Sponsors Link

Apakah Nyeri Kolik Ginjal?

Sponsors Link

Nyeri kolik ginjal merupakan satu dari macam macam macam penyakit ginjal yang disebabkan batu pada saluran kemih atau urolithiasis. Rasa sakit bisa timbul dari semua bagian saluran kemih yang meliputi area ginjal ke ureter, kandung kemih dan juga uretra. Ukuran batu ginjal sendiri bervariasi yang juga bisa terjadi karena kalsium oksalat atau zat lain seperti asam urat di dalam urin yang kemudian membentuk gumpalan keras seperti batu.

Penyebab Nyeri Kolik Ginjal

Nyeri kolik ginjal bisa terjadi pada saat ada batu yang bersaran di saluran kemih dan pada kebanyakan kasus, nyeri kolik ginjal berasal dari dalam ureter yakni saluran kemih dari ginjal menuju kandung kemih. Batu yang tersangkut tersebut akan melebarkan ureter sehingga rasa nyeri hebat terjadi.

Batu di saluran kemih terjadi pada sekitar 12% pria dan 6% wanita yang bisa meningkat akibat perubahan pola makan dan juga kebiasaan gaya hidup. Sedangkan beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan batu ginjal meliputi:

  • Diet tinggi zat penyebab batu terbentuk seperti protein atau kalsium oksalat.
  • Riwayat keluarga atau kesehatan pernah menderita batu.
  • Dehidrasi akibat tidak cukup minum cairan atau kehilangan banyak cairan lewat keringat, diare atau muntah.
  • Kegemukan atau obesitas.
  • Melakukan operasi bypass lambung sehingga meningkatkan penyerapan kalsium dan zat lain pembentuk batu.
  • Gangguan metabolisme, hiperparatiroidisme, penyakit bawaan serta kondisi lain yang bisa meningkatkan zat pembentuk batu dalam tubuh.
  • Penyakit infeksi saluran kemih.

Gejala Kolik Ginjal

Batu yang masih berukuran kecil mungkin tidak menyebabkan gejala. Akan tetapi untuk ukuran yang besar bisa menyebabkan nyeri kolik ginjal khususnya pada penderita sumbatan ureter. Gejala kolik ginjal yang umum terjadi diantaranya adalah:

  • Rasa sakit hebat di sisi tubuh antara rusuk dan pinggul atau perut bagian bawah yang menyebar ke punggung atau pangkal paha.
  • Mual dan muntah.
  • Nyeri hilang timbul.
  • Saat buang air kecil terasa sakit.
  • Terdapat darah dalam urin dari mulai merah muda, merah atau coklat.
  • Urin berwarna keruh atau bau.
  • Keluar potongan batu kecil pada urin.
  • Buang air kecil banyak atau kurang dibandingkan frekuensi buang air kecil normal.

Pencegahan Nyeri Ginjal Kolik

Agar bisa terhindari dari nyeri ginjal kolik berikutnya, maka ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya batu kemih, seperti:

  • Minum 8 sampai 10 gelas per hari dan kurangi soda terutama yang mengandung asam fosfat.
  • Kurangi makanan banyak mengandung garam.
  • Kurangi makanan mengandung protein seperti ikan dan telur.
  • Kurangi makanan mengandung oksalat tinggi seperti emping, bayam dan kacang kacangan.

Diagnosa Nyeri Kolik Ginjal

Dari European Addociation of Urology [EAU] merekomendasikan tes laboratorium untuk semua pasien yang mengalami nyeri kolik ginjal.

  • Tes sedimen atau dipstik urin untuk memeriksa sel darah dan bakteri atau nutririt dalam urin serta memeriksa pH urin serta melakukan kultur urin jika terdeteksi adanya bakteri.
  • Kadar kreatinin umum sebagai nilai ukur dari fungsi ginjal.
  • Asam urat serum, kalsium terionisasi, dua kalium dan juga natrium.
  • Pemeriksaan sel darah lengkap [CBC].
  • Protein C reaktif

Jika dilakukan penanganan operatif, maka harus dilakukan pemeriksaan koagulatif yang meliputi beberapa pemerikaan yakni waktu tromboplastin parsial teraktivasi [aPTT] dan waktu protrombin [PT] dengan rasio Normalisasi International  INR.

Sedangkan jika tidak ada rencana penanganan yang operatif, maka pemeriksaan kalium natrium, protein C relaktif dan waku pembekuan darah juga tidak perlu dilakukan.

Perawatan Nyeri Kolik Ginjal

Untuk batu yang berukuran kecil atau 80%, maka bisa batu biasanya akan keluar dari tubuh bersama urin dengan sendirinya. Dokter nantinya juga akan merekomendasikan hidrasi yang tepat serta mungkin memberikan resep penghilang rasa sakit untuk membantu mengatasi rasa sakit sambil melihat jika batu sudah keluar atau belum.

Sponsors Link
>
, , , , ,