Sponsors Link

Apa Saja Nutrisi Untuk Anak Dengan Penyakit Ginjal yang Harus Dipenuhi?

Sponsors Link

Berat badan yang buruk dan juga pertumbuhan merupakan beberapa masalah utama yang sering dialami anak dengan gagal ginjal kronis sehingga pola makan tidak dibatasi kecuali jika memang dibutuhkan. Anak anak biasanya mulai tumbuh dengan cepat saat memasuki usia dua tahun di awal kehidupannya sehingga jika gagal ginjal terjadi pada usia dini, maka bisa menyebabkan pertumbuhan anak juga terganggu. Tujuan dari memberikan nutrisi untuk anak dengan penyakit ginjal kronis adalah agar pertumbuhan normal bisa ditingkatkan sekaligus menjaga kesehatan anak. Pada saat ginjal tidak bisa bekerja dengan normal, maka kotoran dari sisa makanan juga tidak akan terbuang. Dokter serta agli gizi nantinya akan memantau perkembangan anak apabila terlihat masalah yang kemudian juga dilanjutkan dengan memberikan diet terbaik untuk anak dengan macam macam penyakit ginjal.

ads

Apakah Diet Khusus Dibutuhkan?

Diet yang dilakukan harus bisa memenuhi nutrisi untuk anak dengan dengan penyakit gagal ginjal kronik. Ahli gizi profesional nantinya akan membantu dalam membuat daftar makanan yang bisa memenuhi nutrisi anak. Ahli gizi juga akan memberikan saran serta konseling pribadi untuk mempertimbangkan makanan yang disukai dan tidak disukai oleh anak. Sedangkan untuk perubahan diet akan tergantung dari beberapa faktor seperti:

  • Apabila anak sedang menjalani dialisis atau sejenis dialisis seperti hemodialisis atau dialisis peritoneal.
  • Berdasarkan seberapa baik kerja dari organ ginjal pada anak.
  • Apabila anak memiliki transplantasi ginjal.

Ahli gizi juga akan membantu orang tua dan anak agar bisa memahami alasan dari perubahan yang memang dibutuhkan dan bagaimana perubahan tersebut dibentuk sehingga sangat penting orang tua bekerja sama dengan ahli gizi. Nafsu makan anak kemungkinan juga akan berubah karena gangguan ginjal tersebut sehingga pemahaman dan kesabaran sangat penting agar asupan gizi terbaik bisa benar benar dilakukan. Ada beberapa jenis nutrisi yang biasanya akan terpengaruh ketika seorang anak mengalami ciri ciri ginjal bermasalah seperti:

  • Kalori cairan
  • Fosfor protein
  • Sodium kalium

Menyeimbangkan berbagai jenis nutrisi dalam diet sehat memang cukup membingungkan khususnya di awal diet. Namun sebenarnya, tidak semua jenis nutrisi harus di rubah secara sekaligus untuk mengatasi tanda tanda ginjal rusak. Namun ketika fungsi ginjal mengalami penurunan, maka pola makan harus di rubah lebih lanjut.

Perubahan Diet Sebelum Dialisis

Sebelum dialisis dilakukan, maka ada beberapa perubahan diet yang juga penting dilakukan anak. Fosfor umumnya tidak boleh dikonsumsi berlebihan sehingga asupan produk susu harus dikurangi. Nafsu makan anak juga sering menurun sehingga sudah menjadi tugas anak untuk mendorong anak agar makan dengan baik. Sementara untuk bayi lebih memerlukan formula khusus untuk meningkatkan kalori dan terkadang jumlah cairan pada anak juga terbatas.

Pemberian makanan enteral tambahan yakni lewat tabung mungkin juga dibutuhkan untuk membantu anak dengan penyakit ginjal kronis dan menambah berat badan dengan tepat sebab gangguan ginjal pada anak terkadang tidak bisa menemukan jenis makanan yang disukai anak anak. 

Sponsors Link

Diet Untuk Dialisis Peritoneal

Dengan melakukan dialisis pertioneal, maka anak harus makan lebih banyak protein namun membatasi fosfor. Namun karena sebagian besar makanan tinggi protein seperti daging dan produk susu juga tinggi fosfor, maka ahli gizi akan membantu untuk menemukan makanan terbaik untuk dikonsumsi sebagai makanan pasien dialisis ginjal. Umumnya, membatasi natrium, kalium atau cairan tidak dibutuhkan namun suplemen vitamin khusus sangat dibutuhkan orang dengan dialisis termasuk anak anak. Untuk formula bayi, biasanya membutuhkan protein tambahan atau kalori yang lebih banyak.

Anak anak dengan dialisis peritoneal biasanya juga tidak mempunyai nafsu makan yang baik karena penumpukan cairan dalam perut membuat anak anak merasa selalu kenyang. Ahli gizi kemungkinan akan memberi saran untuk mengkonsumsi protein tinggi, suplemen mengandung kalori tinggi dan juga mengkonsumsi cemilan secara teratur. 

Sponsors Link

Pantangan Hemodialisis

Untuk pasien yang menjalani proses hemodialisis termasuk anak anak, maka ada beberapa jenis pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi. Beberapa pantangan tersebut diantaranya adalah:

  • Cairan dengan suhu ruangan
  • Natrium seperti makanan kaleng, garam, makanan kemasan dan makanan olahan.
  • Kalium seperti dalam buah dan sayur sayuran
  • Fosfor seperti dalam daging dan produk susu.

Sponsors Link
>
, , ,