Sponsors Link

Nephroptosis Atau Ginjal Melayang

Sponsors Link

Ginjal merupakan 2 organ berbentuk seperti kacang yang bertugas untuk menyaring limbah dari darah serta memproduksi urin dalam tubuh. Kedua bagian organ ginjal tersebut ada di dalam rongga perut di kedua sisi tulang belakang di bawah tulang rusuk. Nephrotosis sendiri merupakan kondisi satu atau kedua ginjal jatuh atau turun pada saat berdiri. Kondisi tersebut bisa menyebabkan sakit perut hebat, mual dan muntah ketika berdiri namun juga bisa tidak menimbulkan gejala sama sekali.

ads

Nephroptosis lebih sering dialami wanita dibandingkan dengan pria khususnya wanita yang bertubuh kurus.

Penyebab Nephroptosis

Karena tanda masalah ginjal nephroptosis belum dipahami dengan baik, maka dokter juga tidak yakin dengan penyebab kondisi tersebut. Beberapa dokter percaya jika nephroptosis bisa terjadi karena kondisi apapun yang bisa melemahkan ligamen penahan ginjal. Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa melemahkan ligamen tersebut, seperti:

  • Berat badan menurun mendadak dan dramatis.
  • Sering olahraga intens.
  • Cedera perut atau tulang belakang.
  • Kehamilan atau persalinan.
  • Penyakit infeksi saluran kemih berulang atau batu ginjal.
  • Tekanan darah tinggi.

Gejala Nephroptosis

Intensitas dari gejala nephroptosis bisa bervariasi. Kebanyakan orang yang menderita nephroptosis tidak mengalami gejala atau hanya mengalami gejala ringan saja. Gejala tersebut termasuk perasaan berat di area perut saat berdiri dan lega ketika berbaring.

Akan tetapi, sebagian kecil orang dengan nephroptosis juga memiliki gejala yang parah yang dikenal sebagai krisis Dietl yakni gangguan ginjal berupa ginjal terapung yang menyumbat ureter saluran penghubung ginjal dan kandung kemih dengan gejala seperti:

Nyeri tajam di punggung bagian samping menjalar ke selangkangan.

  • Mual dan muntah.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Muncul benjolan di perut ketika berdiri tegak.
  • Hematuria atau darah dalam urin.
  • Proteinuria yakni protein berlebihan dalam urin.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Riwayat infeksi saluran kemih berulang atau ISK.

Sekitar 70% kasus nephroptosis bisa mempengaruhi ginjal kanan dan 10% hanya berpengaruh pada ginjal kiri dan 20% kasus mempengaruhi kedua ginjal.

Pencegahan Nephroptosis

Para ahli belum dapat menentukan secara pasti tentang penyebab utama salah satu dari macam macam penyakit ginjal ini sehingga masih belum menemukan metode efektif untuk pencegahannya. Namun, ada beberapa hal yang masih bisa dilakukan, seperti:

  • Pastikan tubuh tidak terlalu kurus.
  • Olahraga dengan wajar dan tidak berlebihan.
  • Kontrol tekanan darah dalam batas normal.
  • Cegah terjadinya cedera tulang belakang.

Diagnosa Nephroptosis

Nephroptosis bisa didiagnosis memkai serangkaian studi pencitraan yang bisa memberikan gambaran ginjal yang disebut dengan urogram. Apabila dokter mencurigai seseorang menderita nephroptosis, maka dokter akan menyarankan pemeriksaan urogram tersebut.

Pemeriksaan urogram sendiri harus dilakukan dengan 2 posisi yakni berbaring dan berdiri. Untuk seseorang yang mengalami nephroptosis akan memperlihatkan posisi ginjal yang turun sekitar 5 sentimeter.

Pengobatan Nephroptosis

Nephroptosis masih dianggao sebagai kondisi yang jinak. Perawatan hanya dianjurkan untuk pasien yang memiliki gejala dan berikut beberapa pengobatan yang biasanya akan diberikan:

Sponsors Link

1.Perawatan Konservatif

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi tanda masalah ginjal ini, seperti:

  • Tambah berat badan.
  • Istirahat total dan jangan berdiri untuk waktu yang lama.
  • Pakai korset atau bidai perut dan lakukan latihan perut untuk menguatkan otot perut yang sekaligus juga menjadi tips cara merawat ginjal agar tetap sehat.

Meski begitu, perawatan konservatif ini hanya mempunyai tingkat keberhasilan minim untuk mengelola gejala yang parah. Jika masih belum berhasil, maka pengobatan selanjutnya bisa dilakukan.

2. Nephropexy Laparoskopi

Nephropexy laparoskopi merupakan prosedur operasi di mana ginjal akan kembali di posisikan ke tempat normal untuk mengatasi gejala ginjal sedang bermasalah tersebut. Nephropexy laparoskopi tersebut merupakan perawatan modern minimal invasif yang biasanya butuh waktu selama 45 menit dan membutuhkan perawatan rumah sakit selama 2 hingga 4 hari.

Sponsors Link
>
, , , ,