Sponsors Link

Pengertian Nefrostomi – Manfaat – Hasil  – Komplikasi

Sponsors Link

Nefrostomi merupakan proses bedah memotong ginjal yang umumnya dilakukan sebagai bagian dari prosedur bedah terbuka lebih rumit seperti nefrolitotomi radial dan juga nefrolitotomi anatrofik yang biasanya juga dilakukan untuk mengangkat batu ginjal. Beberapa tahun yang lalu sebelum terapi gelombang kejut dan juga teknik bedah minim invasif dipakai dalam bidang urologi, batu pada saluran kemih biasanya akan diatasi dengan operasi terbuka. Akan tetapi sekarang ini bedah terbuka untuk mengangkat batu kemih hanya dilakukan jika kasusnya kompleks, kasus agresif atau saat prosedur endoskopi gagal dan juga gejala yang dirasakan pasien belum hilang. Berikut ini akan kami berikan ulasan tentang manfaat dan juga hasil yang bisa didapatkan dari prosedur nefrostomi sebagai tambahan informasi anda.

ads

Manfaat Nefrostomi

Dengan semakin majunya dunia teknologi kesehatan, hanya ada beberapa indikasi yang butuh bedah terbuka untuk pasien yang memperlihatkan ciri ciri batu ginjal. Bedah terbuka bisa dilakukan untuk mengangkat batu ginjal berukuran besar dan lebih kompleks yang biasanya terbentuk pada ureter dan juga ginjal. Penderita batu ginjal tanduk rusa atau staghorn calculi juga bisa menjalani bedah terbuka sebab umumnya lebih membutuhkan pengobatan lebih banyak untuk membersihkan semua batu pada saluran kemih.

Dalam kasus ini, bedah terbuka nantinya bisa dipersingkat dalam hal perawatan rumah sakit dan juga mempercepat proses pemulihan khususnya bagi pasien yang juga memiliki kelainan fisiologi dan morbiditas lainnya seperti sepsis dan juga organ ginjal rusak yang hampir tidak berfungsi. Dalam kondisi ini, pasien juga membutuhkan pengobatan lebih agresif. Sementara untuk pasien yang memiliki risiko tinggi penurunan fungsi ginjal secara drastis, maka satu kali operasi terbuka dengan bius total bisa lebih efektif dibandingkan dengan pengobatan yang dilakukan berkali kali.

Bedah terbuka ini juga bisa lebih bermanfaat untuk pasien dengan batu ginjal atau kelainan anatomi berhubungan dengan saluran kemih yang biasanya mengakibatkan terbentuknya batu kemih seperti penyakit infeksi saluran kemih. Sedangkan untuk pasien dengan kelainan bawaan tertentu, maka bedah terbuka juga lebih dianjurkan dibandingkan pengobatan tidak invasif seperti pasien dengan ginjal tapal kuda atau ektopik. Pengangkatan batu dan juga perbaikan masalah anatomi nantinya bisa menyembuhkan penyakit sekaligus juga mencegah terbentuknya batu di kemudian hari. 

Sponsors Link

Cara Kerja Nefrostomi

Nefrostomi bisa dilakukan untuk menjangkau parenkim ginjal yang biasanya menjadi bagian dari prosedur lain yang lebih rumit dalam mengangkat penyebab batu ginjal kalsium oksalat seperti nefrolitotomi radial, anatrofik, pielolitotomi dan juga pyelonephrolithotomy. Sebagian besar bedah terbuka untuk ginjal dilakukan dengan cara  membuka sayatan flank dimana dalam membuat sayatan ini, pasien akan diminta untuk berbaring di meja khusus yang memiliki lipatan pada bagian tengah.

Pasien nantinya akan menghadap ke samping berlawanan dengan arah ginjal yang sakit. Tubuh pasien kemudian akan ditekuk dengan mengangkat bagian tengah meja. Sayatan miring kemudian akan dibuat diatas rusuk urutan ke-11 atau ke-12 dan diseksi diluar peritoneum kemudian akan dilanjutkan sampai ginjal dan ureter bisa terlihat.

Nefrostomi akan dilakukan dengan membuat sayatan tajam diatas kapsul ginjal kemudian dokter bedah akan melakukan diseksi tumpul di parenkim ginjal untuk meminimalisir cedera di arteri kecil ginjal. Batu atau kista ginjal kemudian akan diambil dengan perlahan memakai forcep khusus dan kemudian irigasi dilakukan untuk memastikan semua batu sudah terangkat. Dokter lalu akan membuat jahitan dekat parenkim dan pembuluh darah yang berdarah akan diikat dengan jahitan lalu kapsul ginjal ditutup dengan jahitan krom atau monofilamen. Tergantung dari jenis operasinya, cincin atau tabung nefrostomi juga bisa dipasang dan tabung drainase akan digunakan untuk beberapa hari. 

Sponsors Link

Komplikasi Nefrostomi

Nefrostomi bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti infeksi khususnya jika tubuh pasien sudah terserang infeksi sebelum operasi dilakukan. Memotong ginjal ini tidak hanya bisa berbahaya untuk parenkim namun juga berbahaya untuk arteri terminal. Untuk itu, bagian tubuh yang akan mendapatkan darah dari arteri bisa mengalami atrofi dan menyebabkan kondisi ginjal semakin memburuk yang akhirnya memperlihatkan tanda tanda ginjal rusak. Pendarahan dan hemoragi juga bisa terjadi ketika pembedahan dilakukan dan umumnya akan dikendalikan dengan mengikat parenkim renalis memakai jahitan. Sedangkan untuk beberapa kasus, kerusakan parah di parenkim serta pembuluh darah bisa menyebabkan pembedahan yang jauh lebih sulit seperti heminefrektomi atau nefrektomi.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan