Sponsors Link

7 Mitos Tentang Ginjal Kronis yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Ginjal merupakan salah satu organ penting di dalam tubuh yang bertugas untuk membuang limbah dan racun dari tubuh dalam bentuk urine. Sebagai organ yang penting, mungkin belum banyak masyarakat yang memahami mengenai anatomi ginjal serta berbagai penyakit yang berkaitan dengan ginjal. Sehingga mungkin masih banyak mitos tentang ginjal yang beredar di masyarakat. Berikut beberapa penjelasannya.

ads
  1. Penyakit ginjal adalah penyakit langka

Mitos pertama yang beredar adalah mengenai kelangkaan Penyakit Ginjal. Mungkin masih banyak orang yang berpikir bahwa penyakit ginjal jarang terjadi. Namun perlu diketahui bahwa setiap tahunnya jumlah pengidap gagal ginjal kronis meningkat. Penyebabnya kebanyakan berhubungan dengan diabetes dan hipertensi serta riwayat keluarga. Bahkan di Indonesia sendiri, sekitar 54% kematian disebabkan oleh penyakit kronis, yang termasuk di dalamnya adalah penyakit ginjal kronis.

  1. Penyakit ginjal bisa disadari sejak fase awal

Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa jika terjadi penyakit ginjal, seseorang bisa mengetahuinya sejak penyakit masih berada di fase awal. Namun sayangnya, kebanyakan penderita penyakit ginjal tidak menyadarinya sejak awal. Hal ini dikarenakan Gejala Gagal Ginjal kronis biasanya baru nampak ketika seseorang kondisinya sudah cukup parah atau gagal ginjal sudah masuk stadium lanjut.

  1. Uji penyakit ginjal mahal dan prosesnya panjang

Mitos tentang ginjal berikutnya adalah mengenai pengujian atau pemeriksaan untuk penyakit ginjal. Banyak orang yang mungkin berpikir bahwa pengujian akan membutuhkan biaya mahal dan proses yang panjang. Padahal beberapa tes laboratorium sederhana bisa membantu pengujian penyakit ginjal, misalnya dengan Tes Urine Penyakit Ginjal dan Tes Darah untuk Penyakit Ginjal.

  1. Hidup penderita ginjal tidak bisa bertahan lama

Seseorang yang menderita penyakit ginjal sebenarnya masih memiliki harapan hidup jika mereka mau melakukan pengobatan dan terapi secara tepat waktu dan disiplin. Bahkan cuci darah dikatakan dapat membuat seorang penderita gagal ginjal hidup hingga puluhan tahun asalkan pola hidupnya juga tepat dan menjauhi kegiatan berat. Apalagi jika transplantasi ginjal sudah dilakukan dan cocok, maka harapan hidupnya akan lebih lama lagi.

  1. Penyakit ginjal tidak bisa dicegah

Ini adalah mitos yang mungkin sempat juga Anda pikirkan. Namun pada dasarnya Pencegahan Gagal Ginjal kronis bisa dilakukan, khususnya bagi orang-orang yang memang memiliki risiko penyakit yang tinggi. Misalnya dengan melakukan pola hidup sehat, menjaga keseimbangan gula darah, tekanan darah, bijak dalam konsumsi obat, dan sebagainya.

Sponsors Link

  1. Penyebab gagal ginjal tidak diketahui

Penderita gagal ginjal bisa diketahui faktor risiko atau penyebabnya. Karena pemeriksaan pada pasien yang dilakukan secara menyeluruh akan dapat membuat dokter mengetahui apa penyebab penyakit ginjal. Misalnya diabetes atau tekanan darah tinggi atau kelainan ginjal bawaan, dan sebagainya.

  1. Satu-satunya pengobatan ginjal adalah dialisis

Sebenarnya tidak semua penderita penyakit ginjal membutuhkan dialisis atau cuci darah. Karena kapan cuci darah harus dilakukan semuanya memiliki persyaratan tertentu yang ditentukan oleh dokter. Sehingga sebenarnya pengobatan ginjal bukan hanya dialisis. Masih ada metode lain sepeti memperbaiki pola makan dan jenis makanan. Apalagi jika penyakit ginjal berhasil dideteksi sejak awal.

Demiianlah beberapa penjelasan mengenai mitos tentang ginjal kronis yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , ,