Sponsors Link

4 Menu Makanan untuk Sakit Ginjal yang Paling Sehat

Sponsors Link

Ketika seorang mengalami sakit ginjal, baik itu sakit ginjal rusak, batu ginjal atau yang lainnya, maka konsumsi makanannya harus segera dikontrol. Mengkonsumsi makanan secara sembarangan selama sakit ginjal, berpotensi menambah racun-racun di dalam tubuh. Ini disebabkan karena ginjal yang sakit tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik yaitu menyaring racun di dalam tubuh. Jika racun di dalam tubuh sudah menumpuk, maka kondisi uremia atau kondisi ketika kadar urea nitrogen dalam darah mengalami peningkatan kemungkinan besar akan terjadi. Hal ini sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa orang yang bersangkutan.

ads

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu mengontrol apa yang kita makan. Baik ketika sakit ginjal, maupun sebelumnya. Ada banyak menu makanan untuk batu ginjal, menu makanan penderita gagal ginjal , makanan untuk penderita gagal ginjal kronis dan Menu Makanan untuk Sakit Ginjal lainnya yang dapat dijadikan pilihan. Artikel ini akan mencoba menjelaskan beberapa diantaranya.

Menu Makanan untuk Sakit Ginjal

Menu makanan yang baik untuk orang yang punya penyakit ginjal ada beberapa macam, yaitu sayuran, buah-buahan, makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan yang lainnya.

1, Buah-Buahan

Mengkonsumsi buah-buahan juga dapat menjadi pilihan bagi penderita batu ginjal. Pilihan buah untuk batu ginjal yang sehat tentunya harus memiliki kriteria-kriteria tertentu. Diantaranya adalah harus mengandung zat-zat tertentu seperti magnesium, sitrat dan serat. Magnesium pada buah berguna untuk menurunkan tingkat keasaman pada urin, membersihkan ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal.

Kandungan sitrat pada buah juga bermanfaat untuk melarutkan batu ginjal dan menurunkan tingkat keasaman urin. Sedangkan serat berperan dalam menurunkan resiko pembentukan batu ginjal. Selain zat-zat ini, ada juga potasium dan astrigen dalam buah yang dapat berguna bagi ginjal. Potasium dapat mencegah pembentukan batu ginjal, sedangkan astrigen mampu membuang racun dan menurunkan tingkat keasaman urin. Adapun buah-buahan yang memiliki kandungan-kandungan tersebut adalah:

  • Lemon
  • Jeruk
  • Alpukat
  • Pear
  • Semangka
  • Delima
  • Melon
  • Kurma
  • Cranberi
  • Jambu biji
  • Belimbing
  • Kiwi
  • Aprikot
  • Buah ara
  • Blackberi
  • Blueberi
  • Buah kismis
  • Anggur
  • Raspberi
  • Labu kuning dan labu merah

2. Sayur-Sayuran

Sayur-sayuran merupakan salah satu menu makanan untuk penderita batu ginjal yang dapat dijadikan pilihan. Sayuran untuk penderita batu ginjal haruslah sayuran-sayuran yang memiliki kandungan oksalat yang sedikit. Selain kandungan oksalatnya yang rendah, sayur-sayuran yang perlu dikonsumsi juga harus mengandung zat-zat tertentu seperti magnesium dan serat yang berguna untuk melarutkan batu ginjal serta mengurangi kandungan kalsium di dalam urin. Sayur-sayuran yang dianjurkan untuk penderita batu ginjal diantaranya adalah:

  • Kacang polong
  • Timun
  • Kubis
  • Kacang merah
  • Wortel
  • Artichoke
  • Sawi hijau
  • Jelai
  • Gandum hitam
  • Brokoli
  • Selada romaine
  • Asparagus
  • Kembang kol
  • Bawang bombai
  • Labu
  • Paprika
  • Timun jepang
  • Jamur

3. Makanan yang Mengandung Karbohidrat

Pola asupan karbohidrat bagi penderita gagal ginjal harus tetap tercukupi agar tidak terjadi malnutrisi. Malnutrisi adalah sebuah komplikasi umum yang potensial pada kasus gagal ginjal yang biasanya terjadi karena gangguan nafsu dan adanya pembatasan protein pada para pasien. Anjuran dari kebutuhan karbohidrat yang di perlukan para pasien gagal ginjal adalah 35 kkal per kg berat badan per harinya, ini adalah anjuran dari National Kidney Foundation.

Sponsors Link

Sedangkan menu dari karbohidrat yang di anjurkan adalah karbohidrat sederhana seperti : selai, agar-agar, jelly, permen, gula dan madu untuk menambah asupan energi atau berupa suplemen. Sedangkan mengkonsumsi beberpa jenis karbohidrat kompleks sebaiknya di batasi, seperti mengkonsumsi : jangung, nasi, ubi, talas, havermout, pasta atau macaroni dan kentang.

4. Makanan yang Mengandung Sumber Protein

Protein merupakan sumber nutrisi yang patut di perhatikan pada penderita gagal ginjal. Diperlukan sebuah ketepatan dan pengaturan yang stabil dalam pemberian asupan protein bagi penderita gagal ginjal. Akan banyak timbul beberapa dampak negatif seperti edema atau gejala penumpukan cairan, kompilasi dari uremia, dan adanya pemburukan status dari gagal ginjal para pasien jika kebutuhan dari protein mengalami kelebihan dari ketetapan umum yang dia anjurkan.

Sedangkan para pasien akan mengalami dehidrasi, malnutrisi atau kekurangan protein dan akan memperburuk status dari keparahan gagal ginjalnya jika pemberian nutrisi protein terlalu sedikit atau di bawah standar zat asupan yang di tetapkan. Para pasien gagal ginjal tetap pada tahapan predialisis adalah prinsip utama dari diet kebutuhan protein.

Sponsors Link

Agar progresivitas dari penyakit terhambat maka mengurangi dan membatasi asupan protein sangatlah di anjurkan. Sedangkan pada pasien gagal ginjal yang telah pernah melakukan terapi dialisis baik itu dialisis peritoneal atau hemodialisis asupan dari protein justru di wajibkan agar di tambah agar bisa mengimbangi jumlah dari kehilangan protein yang terjadi di saat proses terapi dialisis.

Pemilihan jenis protein yang di berikan pada penderita gagal ginjal adalah sebuah keharusan, karena para penderita gagal ginjal harus di berikan asupan protein yang memiliki kandungan asam amino nonesensial,sesensial dan bernilai biologis yang tinggi. Berikut beberapa jenis protein yang berasal dari hewan yang sebaiknya di batasi konsumsinya : telur, keju, udang, hati, daging kambing, ikan dan ayam. Sedangkan untuk protein yang berasal dari tumbuhan atau nabati yang sebaiknya di batasi adalah : kedelai, kacang hijau, tahu, tenpe, kacang tanah, oncom dan kacang tolo.

Sponsors Link
>
, , , ,