Sponsors Link

Cara Untuk Menjadi Pendonor Ginjal

Sponsors Link

Menyumbangkan ginjal yang kita miliki tentunya merupakan kegiatan yang baik dan bisa menyelamatkan hidup seseorang. Namun, kegiatan ini juga bukan tanpa risiko sebab sebelumnya anda juga harus melakukan penelitian secara menyeluruh untuk memastikan jika anda memang benar benar yakin untuk menyumbangkan ginjal anda. Untuk itu, ada serangkaian tes medis yang harus anda lakukan untuk mengetahui jika anda sudah memenuhi syarat donor ginjal. Apabila semua tes sudah sesuai, maka anda bisa berbicara dengan dokter mengenai operasi yang harus dilakukan. Supaya lebih jelas, berikut akan kami jelaskan tentang beberapa cara menjadi pendonor ginjal yang bisa anda lakukan.

ads
  1. Putuskan Pada Siapa Anda Ingin Menyumbang

Anda bisa memilih kepada siapa ginjal akan disumbangkan secara siapa ginjal yang anda miliki akan disumbangkan untuk mengatasi ginjal rusak yang mereka derita. Anda juga bisa memilih untuk menyumbangkan ginjal pada orang asing atau partisipasi dalam donasi pertukaran yang dipasangkan yang berarti anda akan menyumbangkan ginjal pada orang asing dengan syarat.

Beberapa pusat transplantasi ginjal  memungkinan anda untuk menjadi pendonor ginjal yang artinya anda bisa memulai rantai donasi dengan cara menyumbangkan ginjal anda pada orang lain. Saat anda menyumbangkan ginjal anda dan orang tersebut juga akan menyumbangkan miliknya begitu pun seterusnya.

  1. Hubungi Pusat Transplantasi

Sesudah anda memutuskan ingin menyumbangkan ginjal, maka anda bisa menghubungi pusat transplantasi ginjal untuk memulai aplikasi anda. Pusat transplantasi juga harus memiliki perawat untuk menjawab semua pertanyaan anda sekaligus membantu anda untuk memutuskan apakah donasi benar benar tepat untuk anda.

Jika anda ingin menyumbangkan ginjal pada orang tertentu, maka anda harus menghubungi pusat transplantasi yang sudah menyetujui untuk melakukan transplantasi. Jika orang tersebut belum disetujui, maka anda juga tidak bisa melanjutkan untuk menyumbangkan ginjal anda.

  1. Jalani Tes Darah

Untuk menjadi pendonor darah selanjutnya, anda juga harus menjalani tes darah untuk menentukan apakah anda cocok atau tidak yang berbeda dengan tes darah untuk penyakit ginjal. Pemeriksaan awal akan melibatkan tes darah sederhana. Jika anda memiliki golongan darah yang cocok untuk menyumbangkan pada individu tertentu.

  • Jika anda memiliki golongan darah A, maka bisa mendonorkan pada golongan darah A atau O. Jika memiliki golongan darah B, maka bisa menyumbangkan pada golongan darah B dan O. Jika memiliki golongan darah AB, maka bisa mendonorkan pada golongan darah O saja.
  • Selain itu, antibodi dalam darah anda juga harus kompitabel dengan penerima. Secara umum, jika semakin banyak antibodi yang dimiliki penerima, maka akan semakin sulit untuk menemukan kecocokkan. Dokter nantinya juga akan mempertimbangkan pencocokan antigen namun anda tidak perlu menjadi pasangan yang tepat untuk disumbangkan.
  1. Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Untuk menyumbangkan ginjal selanjutnya, anda juga harus cukup sehat untuk bisa melakukan operasi dan untuk menjalani cara hidup sehat dengan satu ginjal. Anda juga setidaknya memiliki risiko rendah untuk mengembangkan masalah ginjal di kehidupan kemudian.

  • Dokter kemungkinan juga akan melakukan tes urin, tes darah, urin, rontgen, CT angiogram dan juga EKG untuk memeriksa kesehatan anda dengan menyeluruh sekaligus mencari kelainan pada ginjal anda.
  • Untuk beberapa kondisi tertentu seperti penyakit hati atau diabetes, maka anda akan didiskualifikasi untuk menyumbangkan ginjal anda. 
    Sponsors Link

  1. Tanyakan Tentang Operasi

Tanyakan juga pada dokter jenis operasi apa yang akan anda jalani. Biasanya, akan ada dua operasi berbeda yang akan dilakukan yakni pengangkatan insisi terbuka dan juga prosedur laparoskopi. Prosedur laparoskopi sendiri jauh lebih invasif sehingga berarti lebih sedikit risiko dan waktu pemulihan yang juga lebih cepat.

Prosedur laparoskopi dilakukan dengan membuat sayatan besar dan instrumen panjang nantinya akan dimasukkan ke dalam lubang sayatan tersebut. Prosedur laparoskopi mungkin tidak dilakukan untuk semua pasien tergantung dari riwayat operasi dan juga anatomi ginjal masing masing orang dan apakah bisa diakses serta dihapus dengan instrumen laparoskopi saja.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :
Kategori : Tips