Sponsors Link

9 Cara Mengontrol Spasme Kandung Kemih

Sponsors Link

Semua orang pastinya pernah merasakan adanya tekanan pada kandung kemih cepat penuh sehingga mengetahui jika ingin buang air kecil. Namun untuk seseorang yang menderita spasme kandung kemih yakni tekanan terbentuk secara terus menerus sehingga membuat mereka kesulitan mengatur buang air kecil. Spasme kandung kemih merupakan kontraksi di luar kehendak atau involunter pada otot yang mengontrol kandung kemih. Kontraksi tersebut bisa terjadi tanpa peringatan sehingga menyebabkan dorongan mendadak dan akhirnya mengakibatkan penderita ngompol dan terkadang juga disertai dengan rasa nyeri. Jika anda mengalami masalah ini, masih ada beberapa upaya untuk mengontrol spasme kandung kemih seperti cara cara berikut ini.

ads
  1. Perkuat Otot Panggul

Cara pertama yang bisa anda lakukan untuk mengontrol spasme kandung kemih adalah dengan memperkuat otot panggul. Anda bisa melakukan senam kegel yang juga sering disebut dengan senam dasar panggul. Senam kegel ini bisa membantu untuk menguatkan otot panggul anda yang menopang anatomi saluran kemih. Tidak hanya untuk wanita, namun pria juga harus melakukan senam kegel ini untuk menguatkan otot dasar panggul mereka.

  1. Lakukan Proses Timed Voiding

Timed voiding atau kemih berwaktu juga bisa anda praktekkan selain juga melakukan cara mengencangkan otot kandung kemih. Catat waktu waktu dalam sehari disaat anda mengalami spasme atau mengompol. Buatlah jadwal sepanjang hari untuk berkemih. Pertahankan jadwal tersebut untuk beberapa minggu sebagai cara memastikan anda bisa cukup sering mengosongkan kandung kemih  untuk menghindari spasme dan mengompol.

  1. Pantau Makanan Anda

Makanan tertentu bisa memicu spasme kandung kemih. Untuk itu, perhatikan dengan baik makanan apa saja yang anda konsumsi dan singkirkan makanan yang bisa memicu spasme kandung kemih.

  • Makanan yang terlalu asam seperti tomat dan jeruk serta makanan pedas dikatakan bisa memicu spasme kandung kemih.
  • Coklat serta makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan juga bisa memicu spasme kandung kemih.
  1. Batasi Alkohol atau Kafein

Minuman yang tinggi kandungan kafein seperti teh, kopi dan minuman ringan juga bisa menyebabkan spasme sehingga harus dihindari. Selain itu, minuman yang mengandung asam tinggi seperti jus jeruk juga bisa menyebabkan spasme.

  • Minuman beralkohol dan berkafein bisa menyebabkan kandung kemih cepat penuh dan memicu timbulnya spasme serta ngompol.
  • Minuman yang mengandung jeruk dalam jumlah banyak bisa membuat infeksi kandung kemih dan spasme kandung kemih.
  1. Hindari Mandi Busa

Mandi busa atau bubble bath biasanya menggunakan sabun yang keras serta bahan sabun buih yang dikatakan juga bisa memicu spasme kandung kemih. Bahan pada produk sabun buih dan sabun mandi kemungkinan juga mengandung wewangian atau bahan keras lain yang bisa membuat kandung kemih bermasalah,  kandung kemih iritasi dan menyebabkan spasme.

  1. Pantau Berat Tubuh

Berat tubuh yang terlalu berlebihan juga bisa memberikan tekanan pada kandung kemih sehingga sebaiknya bicarakan dengan dokter untuk menentukan program penurunan berat badan yang sehat untuk membantu mengontrol spasme kandung kemih yang anda alami.

  1. Hentikan Merokok

Selain sangat buruk untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh, merokok juga bisa membuat otot otot kandung kemih teriritasi dan radang kandung kemih.  Batuk kronis yang sering disebut dengan batuk perokok ini disebabkan karena iritasi paru paru akibat merokok yang kemudian juga bisa memicu spasme kandung kemih dan ngompol. Untuk itu, sebaiknya segera hentikan kebiasaan buruk merokok tersebut untuk menjaga kesehatan kandung kemih anda. 

Sponsors Link

  1. Lakukan Akupuntur

Beberapa ahli menyarankan jika melakukan akupuntur khusus untuk kandung kemih juga bisa meredakan spasme kandung kemih dan kandung kemih yang aktif terlalu berlebihan atau sering disebut juga dengan kandung kemih overaktif. Pastikan akupuntur yang anda pilih sudah memiliki izin praktik untuk memastikan anda memperoleh perawatan yang terbaik.

  1. Peranti Stimulasi Elektris

Peranti stimulasi elektris hampir serupa dengan peranti TENS yang bisa digunakan untuk membantu menstimulasi saraf atau otot dengan teratur untuk mencegah spasme dadakan. Peranti ini umumnya dilakukan dengan bedah minor agar bisa menanam peranti yang sebenarnya serta menemukan posisi yang tepat untuk elektroda.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Tips