Sponsors Link

8 Cara Mengontrol Risiko Batu Ginjal Wanita

Sponsors Link

Batu ginjal terbentuk dari mineral dan bahan kimia lain yang ada di ginjal dan akan melalui saluran kemih. Terkadang, batu ginjal ini bisa berukuran lebih besar sehingga terjebak dan akhirnya menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Meski pria memang berisiko lebih tinggi mengalami batu ginjal, namun wanita juga terbukti bisa mengalami batu ginjal sama seperti pria. Untuk itu, mengontrol risiko batu ginjal wanita yang kami berikan berikut ini sangat penting untuk dipelajari sehingga bisa mengurangi risiko pengembangan batu ginjal.

ads
  1. Tetap Terhidrasi

Cara mengontrol ciri ciri batu ginjal wanita yang pertama adalah dengan memastikan tubuh tetap terhidrasi. Minum banyak air setidaknya 8 sampai 10 gelas air per hari yang sudah sangat membantu untuk menghilangkan berbagai limbah yang menumpuk dan berkembang menjadi batu ginjal. Hidrasi juga akan menjaga pH urin anda tetap seimbang sehingga bisa mengurangi risiko pembentukan batu ginjal fosfat.

  • Jika anda menjalani gaya hidup yang sangat aktif atau tinggal pada iklim panas, maka pastikan untuk minum lebih banyak air supaya tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
  1. Hindari Minuman Soda

Sebaiknya, anda menghindari minuman soda karena bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Hal ini disebabkan karena kadar gula dan fosfat dalam minuman bersoda cukup tinggi sehingga para wanita sebaiknya mengurangi atau bahkan lebih baik menghindari minuman bersoda tersebut yang juga harus dilakukan untuk mengurangi risiko batu ginjal pada anak.

  1. Seimbangakan Makanan Kaya Kalsium dan Oksalat

Mengontrol batu ginjal selanjutnya juga bisa dilakukan dengan cara menyeimbangkan makanan kaya akan kalsium dan oksalat. Baru ginjal paling umum bisa terbentuk jika anda terlalu banyak mengkonsumsi kalsium atau oksalat sehingga akan terbentuk di dalam sistem ginjal yang disebut dengan penyebab batu kalsium oksalat. Kalsium banyak ditemukan dalam produk susu, sayuran hijau gelap serta protein hewani. Sedangkan oksalat merupakan senyawa yang berasal dari tumbuhan.

Keduanya sebenarnya sehat jika dikonsumsi dalam jumlah yang sedang. Menjaga asupan kalsium dan oksalat diet seimbang ini nantinya akan membuat kalsium dan oksalat saling mengikat di usus sehingga bisa mengurangi jumlah yang diserap oleh ginjal.

  1. Hindari Natrium Berlebihan

Terlalu banyak mengkonsumsi sodium dalam makanan juga bisa meningkatkan jumlah kalsium anda sehingga bisa mengembangkan ciri ciri penyakit batu ginjal. Makanan olahan seperti sup kalengan, hot dog dan makanan cepat saji mengandung kadar natrium tinggi sehingga sebaiknya dihindari.

  1. Kurangi Protein Hewani

Makan terlalu banyak protein hewani juga bisa meningkatkan jumlah kalsium dalam tubuh dan juga asam urat yang nantinya akan menumpuk di ginjal dan berubah menjadi penyebab batu ginjal pada wanita. Meski mengkonsumsi protein hewani bisa meningkatkan risiko batu ginjal lebih besar pada pria dibandingkan wanita, namun supaya aman sebaiknya memang jangan dikonsumsi terlalu berlebihan.

Daging merah, daging organ dan kerang menjadi protein hewani yang bisa meningkatkan risiko batu ginjal karena juga mengandung purin yang tinggi yakni zat yang bisa meningkatkan kandungan asam urat dalam urin.

  1. Pertahankan Berat Badan Sehat

Obesitas juga menjadi faktor risiko serius dalam mengembangkan gejala batu ginjal pada wanita. Menghitung indeks massa tubuh atau BMI anda menjadi titik awal yang baik untuk menentukan apakah berat badan anda seimbang dengan tinggi badan anda. BMI antara 18.5 hingga 24.9 dianggap merupakan angka yang normal sehingga sebaiknya tetap dipertahankan. 

Sponsors Link

  1. Konsumsi Vitamin B6

Setidaknya, vitamin B6 harus dikonsumsi sebanyak 2 mg per hari sehingga bisa menurunkan risiko batu ginjal. Namun pastikan untuk tidak mengkonsumsi vitamin B6 terlalu berlebihan karena bisa menyebabkan masalah lainnya.

  1. Konsumsi Vitamin D

Suplemen vitamin D seringkali dianggap bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Namun dalam penelitian terbaru tidak ditemukan hubungan jelas antara hubungan suplemen vitamin D dengan perkembangan batu dalam rongga ginjal. Untuk mengkonsumsi suplemen vitamin D, sebaiknya bicarakan dengan dokter supaya memperoleh takaran terbaiknya.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Tips