Sponsors Link

5 Tips Memeriksa Penyakit Ginjal

Sponsors Link

Ginjal yang sehat tentunya sangat penting untuk mengeluarkan kotoran dan juga kelebihan cairan dalam darah. Ciri ciri ginjal sehat juga sangat penting untuk menjaga keseimbangan kimia agar tetap stabil di dalam tubuh. Akan tetapi sayangnya, ada 1 dari 9 orang dewasa yang menderita penyakit ginjal yang mengartikan jika organ ginjal tidak bisa berfungsi secara efektif. Jika masalah ginjal bisa ditemukan sejak awal, maka penyakit ginjal tersebut bisa diobati untuk mencegah perkembangan penyakit yang jauh lebih serius. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memeriksa penyakit ginjal, mengukur fungsi dan juga tes yang bisa anda lakukan seperti beberapa tips berikut ini.

ads
  1. Tes Darah

Tes darah untuk penyakit ginjal sangat penting dilakukan untuk memeriksa penyakit ginjal yang anda alami. Tes darah yang disebut dengan tingkat filtrasi glomerular berguna untuk mengukur berapa banyak darah yang disaring oleh ginjal anda setiap menit. Ini juga sering disebut dengan GFR atau laju filtrasi glomerular yang akan memperlihatkan seberapa baik kerja ginjal anda.

Untuk nilai normal GFR adalah 90 atau lebih dan jika GFR ada di bawah 60, maka menjadi pertanda jika fungsi ginjal sedang mengalami gangguan. Nantinya seorang perawat akan mengambil sampel darah anda pada bagian lengan anda dan mungkin akan meminta anda untuk menghentikan sementara obat jenis apa pun supaya hasil tes bisa sempurna. Obat obatan tersebut diantaranya adalah obat asam lambung, antibiotik dan juga obat obatan kemoterapi.

Risiko tes darah ini terbilang sangat minim dan hanya sedikit kasus saja yang mengalami pendarahan berlebihan, kepala terasa ringan, infeksi dan juga pingsan. Sedangkan beberapa orang lagi juga merasakan nyeri ketika jarum dimasukkan ke dalam lengan.

  1. Tes Urine

Tes urine dilakukan untuk memeriksa protein dalam urin anda yang bisa dijadikan pertanda penyakit ginjal. Pada saat filter ginjal rusak, maka protein bisa bocor dan mengalir bersama urin. Tes ini disebut dengan beberapa nama yang berbeda seperti pemeriksaan proteinuria, albuminuria atau mikroalbuminuria.

  1. Tes Ultrasound

USG ginjal merupakan pemeriksaan non invasif yang bisa memberikan hasil gambar dan nantinya akan digunakan untuk menilai pemeriksaan massa ginjal, bentuk serta lokasi ginjal. Untuk melakukan tes ultrasound ini, anda harus membuat janji di klinik khusus atau pusat medis yang melakukan USG renal. Teknisi nantinya akan menjelaskan prosedur dan anda kemungkinan harus menandatangani formulir persetujuan untuk mengesahkan prosedur.

Biasanya, tidak ada persiapan yang harus dilakukan seperti puasa atau sedasi sebelum USG dan teknisi akan melewati transduser di atas perut anda setelah sebelumnya dioleskan gel pada area yang akan dicitrakan. Transduser sendiri merupakan alat yang menghasilkan gelombang suara memantul pada jaringan tubuh dan membuat gema yang kemudian akan dikirim ke komputer dan diterjemahkan ke gambar ginjal anda.

  1. CT Scan

CT scan yang disebut juga dengan computed tomography ini memakai pewarna kontras untuk menggambarkan bagian organ ginjal anda. CT scan ini juga bisa digunakan untuk melihat kelainan dan juga gangguan pada ginjal anda. Untuk melakukan CT scan ini, anda juga harus membuat janji di klinik khusus atau pusat medis yang melakukan CT ginjal.

Sama seperti tes ultrasound, CT scan ini juga menggunakan pewarna kontras dan anda terlebih dulu harus berpuasa makan dan minum sebelum CT scan dilakukan. Selama pengujian dilakukan, anda akan berbaring di atas meja pemindaian dan sinar X akan diserap tubuh kemudian dikirim ke komputer dan akhirnya mengubah sebuah informasi menjadi gambar. 

Sponsors Link

  1. Biopsi Ginjal

Pemeriksaan macam macam penyakit ginjal berikutnya juga bisa dilakukan dengan menjalani biopsi ginjal di rumah sakit. Sebagian besar biopsi ginjal adalah perkutan yang artinya dari bawah kulit dan biasanya anda akan diberikan obat agar mengantuk namun bukan obat bius sehingga hanya akan mati rasa saja.

  • Dokter kemudian akan memotong kulit dan memasukkan jarum ke permukaan ginjal lalu mengambil sampel.
  • Daerah tersebut nantinya mungkin akan terasa sakit selama beberapa hari dan akan ada darah di dalam urine anda atau penyebab kencing berdarah. Namun jika gejala tersebut masih bertahan, maka segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Tips