Sponsors Link

5 Masalah Saluran Ginjal dan Kemih Sesudah Bedah

Sponsors Link

Masalah saluran ginjal dan kemih sesudah bedah memang umum terjadi. Namun untungnya, sebagian besar masalah ini terbilang ringan dan bisa sembuh dengan cepat beberapa hari sesudah operasi. Komplikasi yang lebih parah seperti faktor penyebab gagal ginjal mungkin bisa terjadi selama periode pemulihan namun jauh lebih kecil kemungkinannya bisa terjadi.

Umumnya, ciri ciri ginjal bermasalah yang lebih parah terlihat pada pasien yang butuh perawatan lebih lama sesudah operasi khususnya mereka yang butuh perawatan intensif pada hari dan minggu sesudah prosedur. Untuk sebagian besar, penyakit infeksi saluran kemih menjadi sumber iritasi namun bukan masalah utama dalam kesehatan jangka panjang.

Masalah Sesudah Operasi

Saluran kemih dimulai dari mulai bagian organ ginjal dan berakhir pada saat urin keluar dari tubuh. Masalah seperti infeksi bisa berkembang dan berdampak pada semua area saluran kemih sehingga masalah saluran ginjal dan kemih sesudah bedah memang umum terjadi.

Dalam banyak kasus, satu area spesifik merupakan masalah seperti infeksi kandung kemih namun beberapa masalah bisa menyebar atau mempengaruhi banyak area. Anda bisa melihatkan ketika infeksi saluran kemih dimulai pada ginjal namun menyebar ke kandung kemih yang kemudian menyebabkan infeksi pada dua area tersebut. Beberapa masalah umum tersebut meliputi:

1. Infeksi Saluran Kemih

Penyakit infeksi saluran kemih atau ISK adalah infeksi yang terjadi pada satu atau kedua ginjal, ureter, kandung kemih atau uretra yang merupakan salah satu komplikasi paling umum sesudah operasi. Untungnya, infeksi saluran kemih umumnya bisa diobati dengan cepat dan mudah dengan antibiotik.

2. Retensi urin

Retensi urin merupakan kondisi yang berkisar pada tingkat keparahan dari ketidaknyamanan kecil sampai sangat serius. Pasien tidak lagi merasakan keinginan untuk buang air kecil atau tidak bisa buang air kecil sepenuhnya atau sama sekali sesudah operasi. Ini juga disebut dengan kandung kemih neurogenik atau disfungsi kandung kemih neurogenik.

Dalam kasus kecil, pasien tidak lagi merasa perlu untuk buang air kecil namun mampu buang air kecil ketika mereka ingin. Mereka tidak akan mengalami sensasi yang memerintahkan mereka untuk pergi ke kamar mandi namun bisa dilakukan tanpa kesulitan. Hal ini bisa menyebabkan infeksi saluran kemih sebab menahan urin lebih lama bisa menyebakan ISK.

3. Output Urin Rendah

Output urin rendah berarti tubuh memproduksi urin lebih sedikit dari yang diharapkan. Output urin dipantau secara ketat sesudah operasi sebab output urin merupakan indikasi yang baik tentang bagaimana tubuh pulih dar operasi.

Dalam kebanyakan kasus, output utin yang rendah kurang dari frekuensi buang air kecil normal bisa dengan cepat dan mudah ditingkatkan dengan cara minum cairan atau menerima lebih banyak cairan dalam infus. Apabila intervensi sederhana tersebut tidak berhasil, maka rencana perawatan yang lebih lanjut mungkin akan dibutuhkan.

4. Cedera Ginjal Akut

Cedera ginjal akut merupakan kondisi medis yang terjadi sangat cepat dalam waktu kurang dari 7 hari dan bisa menyebabkan fungsi ginjal bekerja kurang efisien. Ini juga dikenal sebagai gagal ginjal akut dan kondisi ini umumnya ditemukan dengan kerja darah yang menunjukkan tingkat kreatinin dalam darah meningkat dan seringkali reversibel.

Idealnya, pasien akan diberikan lebih banyak cairan dan ini memungkinkan ginjal bekerja lebih baik. Namun beberapa cedera ginjal akut lebih serius dan butuh perawatan khusus oleh ahli nefrologi spesialis ginjal dan berpotensi melakukan pengujian lebih lanjut untuk menentukan sumber masalah.

5. Gagal Ginjal

Ada dua jenis utama gagal ginjal yakni gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Gagal ginjal merupakan nama pada saat ginjal tidak bisa menyaring darah dengan baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

  • Gagal ginjal akut: Hasil jangka panjang gagal ginjal akut seringkali baik, bisa terjadi tiba tiba dan dengan perawatan tepat maka kerusakan ginjal bisa diminimalisir. Penyebabnya sangat sederhana seperti tekanan darah rendah dan bisa ditingkatkan dengan meningkatkan kadar tekanan darah.
  • Gagal ginjal kronis: Juga dikenal dengan insufisiensi ginjal kronis yakni kondisi yang sangat serius dan bisa berkembang selama beberapa tahun di mana fungsi ginjal akan memburuk selama beberapa bulan, bertahun tahun dan terkadang puluhan tahun.
Sponsors Link
>
, , , ,