Sponsors Link

8 Manfaat Buah Salak untuk Ginjal yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Buah salak sering menjadi pilihan terakhir untuk dikonsumsi sebagai buah. Hal ini berkaitan dengan tekstur kulitnya yang keras dan bisa melukai tangan jika tidak hati-hati saat mengupas. Walaupun demikian, buah ini memiliki rasa yang cukup manis dengan rasa asam dan sebah. Tekstur dagingnya juga cukup keras dan renyah dan sering dijadikan obat alami untuk mengatasi diare.

ads

Buah salak ini adalah buah lokal yang berasal dari spesies pohon palem dan tumbuh di Sumatra dan Jawa. Buah ini termasuk family Arcaceae. Selain tumbuh di Sumatra dan Jawa, buah ini ternyata juga dibudidayakan di daerah lain, seperti Bali, Maluku dan Lombok, bahkan hingga Malaysia dan Thailand.

Selain baik untuk mengatasi diare, buah yang memiliki daging berwarna putih kekuningan ini juga dapat membantu mencegah penyakit ginjal. Bagaimana bisa? Berikut penjelasannya. (Baca juga: macam-macam penyakit ginjal, penyebab penyakit ginjal dan cara mengatasi penyakit ginjal.

Manfaat Buah Salak Untuk Ginjal dan Tubuh

Sebagaimana buah-buahan pada umumnya, buah salak memiliki bermacam-macam kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, diantaranya adalah betakaroten, vitamin C, protein, karbohidrat serat, zat besi, kalsium dan fosfor. Karena kandungan-kandungan tersebut, salak bermanfaat untuk ginjal dan tubuh, diantaranya adalah:

1. Baik Untuk Pencernaan.

Salak memiliki banyak kandungan. Salah satu kandungan tersebut adalah tannin. Tanin adalah zat yang dapat menyembuhkan diare. Jika salak dikonsumsi dengan lapisan putih tipis dan transparan yang melindungi daging salak, maka hal itu dapat membantu mencegah sembelit. Selain itu, buah salak juga mengandung serat pectin yang dapat melindungi perut dari tegangan oksidatif.

2. Meningkatkan Daya Ingat

Salak memiliki kandungan aktif, seperti potasium dan betakaroten. Kedua zat ini berperan dalam melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Jika darah mengalir ke otak dengan lancar, maka otak dapat bekerja maksimal sehingga bisa meningkatkan daya ingat.

3. Mengatur Kadar Gula dalam Darah

Karbohidrat biasanya sangat dihindari oleh penderita diabetes. Hal ini karena karbohidrat mengandung banyak gula sehingga dapat meningkatkan kadar gula dalam darah yang bisa memicu diabetes. Namun, kandungan serat dalam salak membuat gula dikeluarkan ke dalam darah sedikit demi sedikit. Selain itu, salak juga mengandung pterostilbene. Zat ini berfungsi untuk menurunkan gula darah sehingga baik bagi penderita diabetes. (Baca juga: hubungan gagal ginjal dengan diabetes dan kenapa dibetes menyebabkan gagal ginjal.)

4. Mencegah Penyakit Kanker dan Penuaan Dini

Vitamin A, C dan betakaroten adalah zat-zat alami yang dapat mencegah terbentuknya sel-sel kanker dalam tubuh. Vitamin C juga berperan untuk meningkatkan sistem imun kulit sehingga penyakit menular tidak mudah masuk. Orang yang sangat stress, sering terpapar polusi dan terkena penyakit flu atau penyakit lain yang berkaitan dengan virus, disarankan untuk menambah asupan vitamin C untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Selain itu, ketiga zat tersebut juga berperan aktif dalam mengeluarkan zat-zat racun dari dalam tubuh dan membantu pembentukan sel-sel baru sehingga dapat mencegah penuaan dini.

Sponsors Link

5. Menambah Stamina dan Energi

Kandungan karbohidrat dalam buah salak berperan dalam menambah energi dalam tubuh kita. Tubuh akan mengubah karbohidrat menjadi gula dan insulin akan mengubah gula menjadi energi. Dengan adanya serat, energi yang berasal dari karbohidrat tidak akan digunakan sekaligus begitu karbohidrat telah berubah menjadi energi, tetapi akan dikeluarkan sedikit demi sedikit. Hal ini akan membuat kita dapat beraktivitas lebih lama tanpa lelah.

6. Menjaga Kesehatan Jantung

Salak juga mengandung potasium. Zat ini dapat mengurangi tekanan darah sehingga mencegah terjadinya serangan jantung. Zat ini bekerja dengan cara menurunkan tekanan pada pembuluh darah dan arteri sehingga menurunkan ketegangan pada kardiovaskular.

7. Membantu Menghancurkan Batu Ginjal

Potasium dalam salak tidak hanya berfungsi untuk mengurangi tekanan darah saja, tetapi juga membantu menghancurkan batu ginjal. Zat ini dapat menghancurkan batu pada ginjal dan mengeluarkannya dalam bentuk butiran sebesar pasir bersama urine. Anda juga perlu membaca jenis-jenis batu ginjalpenyebab ginjal batupenyebab batu ginjal pada wanitaciri-ciri penyakit ginjaltanda-tanda batu ginjalgejala batu ginjal pada pria, penanganan batu ginjalcara mengobati batu ginjal, dan cara mengeluarkan batu ginjal secara alami.

Sponsors Link

8. Membantu Memelihara Penglihatan

Tidak hanya buah wortel atau tomat saja yang mengandung vitamin A, tetapi juga salak. Salak mengandung vitamin A yang dapat membantu memelihara penglihatan. Namun, sebenarnya vitamin A hanya membantu memperjelas penglihatan di saat gelap, sedangkan miopia berkaitan dengan ketidakmampuan otot untuk menegang. Oleh karena itu, penderita miopia membutuhkan banyak buah-buahan yang kaya vitamin dan mineral untuk terapi pengobatannya.

Selain itu, kandungan betakaroten dalam salak tidak hanya berfungsi sebagai zat anti kanker saja, tetapi juga baik untuk mata. Betakaroten dapat mengurangi risiko penurunan penglihatan pusat sehingga baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan mata. Zat ini juga dapat memperlambat pembentukan katarak di usia muda.

Itulah beberapa manfaat dan kandungan buah salak yang baik untuk kesehatan ginjal dan tubuh. Anda disarankan untuk mengonsumsi buah yang kaya nutrisi ini setiap hari untuk mencegah timbulnya berbagai macam penyakit dan juga mencegah terjadinya penyakit ginjal. Selain itu, kandungan potasiumnya juga baik untuk menyembuhkan penyakit batu ginjal.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Buah Buahan