Sponsors Link

Macam Macam Penyakit Ginjal Bawaan yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Ginjal adalah salah satu organ yang memegang peranan penting dalam tubuh anda khususnya dalam sistem ekskresi manusia. Ginjal mampu membunag zat sisa dari dalam tubuh yang sudah disaring dengan baik keluar tubuh bersama urin. Ginjal juga mampu mengendalikan jumlah air di dalam tubuh yang juga berpengaruh dalam mengatur kadar zat kimia dalam darah serta mengatur tekanan darah pada tubuh agar selalu stabil. Ginjal akan menghasilkan urin yang terbuat dari zat sisa yang dihasilkan oleh proses ekskresi tubuh.

ads

Urin tersebut mengalir keluar ginjal menuju ke tabung yang sempit dengan nama ureter dimana setiap ginjal memiliki satu buah ureter. Dari dalam ureter tersebut, urin nantinya akan terkumpul di kandung kemih dan akan dikeluarkan menuju tabung kecil bernama uretra ketika ureter tersebut sudah penuh. Kelainan yang terjadi pada proses tersebut khususnya pada bagian saluran kemih mampu menimbulkan macam-macam penyakit ginjal.

Pada kenyataannya, penyakit atau gangguan ginjal ini bisa saja didapatkan oleh siapa saja pada usia berapapun. Tak sedikit juga penderita gangguan ginjal yang mendapatkan penyakitnya sejak ia lahir atau bisa dikatakan sebagai macam macam penyakit ginjal bawaan yang merupakan salah satu Kelainan Ginjal yang tidak bisa dihindari. Yang dapat dilakukan penderitanya adalah dengan mengikuti terapi atau langkah-langkah penyembuhan secara telaten dan perlahan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Apa sajakah macam-macam penyakit ginjal bawaan itu? Terdapat banyak sekali macamnya baik yang sering anda dengar maupun yang jarang anda dengar dalam sehari-hari. Untuk itu, dibawah ini akan diulassecara detail terkait macam-macam penyakit ginjal bawaan yang harus diwaspadai:

Uropati Kongenital

Uropati kongenital adalah salah satu kelainan yang berkaitan dengan saluran-saluran yang ada di antara masing-masing saluran kemih dan kandung kemih dalam tubuh. Kelainan yang diderita diantaranya infeksi saluran kemih, klep antara kandung kemih dan saluran kemih yang lemah, serta terdapat sumbatan di saluran kemih atau kandung kemih.

Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan masing-masing kelainan ginjal pada bayi :

A. Infeksi Saluran Kemih. 

Infeksi Saluran Kemih pada Anak adalah salah satu dari macam macam penyakit ginjal bawaan yang sering dialami oleh para balita yang ada di Indonesia karena penyababnya juga sering sekali dialami aau ditemui oleh para ibu hamil yang sedang mengandung. Infeksi ini apabila tidak ditangani dengan baik mampu menyebabkan radang ginjal yang cukup parah dan menganggu balita.

  • Gejala

Gejala dari penyakit ini diantaranya:

  1. Demam pada balita
  2. Pertumbuhan balita yang terganggu
  3. Kejang
  4. Mudah terkena diare
  5. Kesadaran menurun
  6. Anak sering mengompol
Sponsors Link

  • Pengobatan

Namun, para ibu kini tidak perlu khawatir karena terdapat beberapa pengobatan yang ringan dan mudah dilakukan untuk mengobati balitanya yang terkena infeksi saluran kemih ini, diantaranya:

  1. Menghilangkan kuman dan bakteri yang dimiliki oleh balita dengan cara memberikan antibiotik selama 7 hingga 10 hari. Dalam proses pemberian antibiotik, balita biasanya mengalami demam tinggi sehingga diperlukan juga untuk mengonsumsi obat demam
  2. Melakukan kontrol atau konsultasi secara rutin agar bisa memantau keadaan balita anda.
  • Penyebab

Salah satunya untuk dapat memahami lebih lanjut, berikut ini penyebab infeksi saluran kemih pada balita:

  1. Penyakit ini terjadi karena daya tahan tubuh balita yang belum maksimal dan kuat sehingga untuk menangkal aktivitas bakteri dan racun di saluran kemihnya masih belum bisa atau maksimal.
  2. Balita memiliki kelainan anatomik pada saluran kemihnya sehingga balita akan sangat rentan mengalamo infeksi apalagi jika bayi mengalami penyakit refluks vesiko-ureteral, duplikasi ginjal dan ureter, sindrom prune-belly, dan penyakit lainnya.
  3. Adanya ganguan fungsi kontrkasi otot kandung kemih pada balita terutama pada bayi yang menderita unhibited bladder, infrequent voiding dan neurogenic vladder.
ads

Lemahnya klep

Salah satu dari macam macam penyakit ginjal bawaan yang banyak dierita oleh balita di dunia adalah lemahnya klep yang terpasang diantara kandung kemih dan saluran kemih yang mengatur dan mengontrol pembuangan urin secara lancar. Namun, pada kasus ini, klep melemah sehingga proses pembunagan urin tidak terkontrol dengan baik.

  • Gejala

Gejala yang biasanya muncul pada balita anda dan dapat dikenali diantaranya:

  1. Balita sering buang air kecil
  2. Rewel
  3. Demam
  4. Berat badan tidak bertambah
  5. Balita sering menangis dan lemas
  • Penyebab

Penyakit ini biasanyadisebabkan oleh uretra yang stres. Dalam artian, otot-otot yang ada di sekitar uretra kehilangan kekuatannya untuk mampu berfungsi membuka dan menutup secara normal. Hal ini akan menyebabkan bayi anda sangat mudah untuk buang air kecil.

  • Pengobatan

Untuk dapat mengobati penyakit ini pada balita anda, anda dapat melakukan beberapa alternatif dibawah ini:

  1. Menggunakan obat yang sudah diresepkan atau disarankan oleh dokter. Obat ini lebih bekerja untuk merelaks kan kandung kemih balita dan mampu menahan buang air kecil lebih lama lagi.
  2. Operasi bisa dijadikan alternatif terakhir bagi anda yang tak juga mendapati balitanya sehat kembali. Pada operasi ini, dokter akan memasangkan sebuah sling pendek secara permanen dalam tubuh balita anda agar dapat membantu menutup uretra dengan sempurna.

Nefropati Kongenital

Nefropati Kongenital adalah salah satu kelaian pada balita yang menyerang pada area saluran kemih bagian atas sampai ke ginjal. Beberapa penyakit yang mungkin diderita oleh balita anda adalah ginjal yang berukuran lebih kecil, ginjal bengkak, ginjal hanya satu, kista pada ginjal, pertumbuhan ginjal yang tidak sempurna dan hipoplasia.

Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan masing-masing kelainan Nefropati Kongenital pada bayi :

1. Ginjal Bengkak

Ginjal bengkak atau biasa dikenal dengan hidronefrosis adalah suatu kondisi ketika saluran pada ureter terseumbat sehinga urin tidak dapat keluar atau kembali lagi ke ginjal. Kondisi ini bisa saja terjadi di salah satu ginjal maupun kedua ginjal. Tak hanya terjadi pada dewasa, anak hingga balita pun bisa terkena penyakit ini dengan dideteksi lewat USG.

Sponsors Link

  • Gejala 

Gejala yang dapat dirasakan oleh penderita hidronefrosis diantaranya:

  1. Sering buang air kecil
  2. Muntah dan mual
  3. Demam
  4. Nyeri di area perut dan panggul
  5. Nyeri saat buang air kecil
  • Penyabab

Penyebab ginjal bengkak pada bayi saat ini belum diketahui penyebabnya. Namun, dapat diperkirakan karena pada masa akhir kehamilan, bayi akan memproduksi banyak urin sehingga ginjal bengkak. Selain penyebab tersebut, penyebab lain juga bisa dari refluks vesikoureteral yaitu tidak perfungsinya klep atau katup untuk mengontrol aliran urin dari ureter ke kandung kemih tidak normal.

  • Pengobatan

Pengobatan dan perawatan pada bayi tidak terlalu sulit karena kondisi ini akan membaik seiring perkembangan bayi. Namun, bisa juga diberikan  pemeriksaan lanjutan lewat USG, MCUG dan DMSA.

2. Kista Ginjal 

Kista ginjal adalah sebuah kantung cairan yang berbentuk bulat dan terbentuk pada area ginjal dengan diameter kurang dari 2,5 cm. Kista ginjal biasnaya sudah dikenali lewat USG pada saat balita ada di dalam perut ibu. Penyakit ini biasanya disebut dengan  kista ginjal polikistik pada penderita balita.

  • Gejala

Gejala kista ginjal yang dapat diketahui adalah:

  1. Tekanan darah tinggi
  2. Darah dalam urin
  3. Nyeri pada punggung, perut atau sisi tubuh
  • Penyebab

Penyebab kista ginjal pada balita selain keturunan adalah karena kesalahan pembentukan ginjal atau mutasi genetik.

  • Pengobatan

Pengobatan kista ginjal pada balita sangat jarang diperlukan karena bentuk kistanya yang kecil, selama tidak mengganggu dan tidak menyebabkan  infeksi ginjal, maka tidak perlu ada tindakan medis apapun. Kecuali jika kista tersebut membesar sehingga perlu dilakukan operasi.

Itulah tadi diatas macam macam penyakit ginjal bawaan yang mungkin dialami oleh siapapun sejak mereka ada di dalam kandungan. Hal yang terpenting dari artikel ini adalah bagaimana cara mengenali secara dini gejala dan tanda-tanda kelainan pada balita mengingat penyaki ini sangat mudah menyerang siapa saja. Ibu hamil juga perlu menjaga kesehatannya dengan sering mengonsumsi  Makanan yang baik untuk ginjal  dan    minuman pembersih ginjal serta menghidari berbagai macam kebiasaan yang bisa merusak ginjal yang memperburuk keadaan ibu hamil.

Sponsors Link
>
, , , , , , ,
Oleh :