Sponsors Link

Lupus Nefritis : Penyebab, Gejala, Pengobatan, Pencegahan

Sponsors Link

Ginjal pada manusia berperan dalam penyaringan limbah dari darah agar limbah tersebut bisa dibuang sebagai air kencing. Namun jika ginjal terganggu, maka proses tersebut akan terganggu, Macam Macam Penyakit Ginjal itu sendiri ada beragam. Salah satunya adalah lupus nefritis. Penyakit ini adalah salah satu jenis radang ginjal yang terjadi karena pengaruh sebuah penyakit yang dinamakan SLE (systemic lupus erythematosus). SLE sejau ini juga dikenal dengan istilah populer penyakit lupus.

ads

Penyakit lupus merupakan salah satu jenis penyakit autoimun. Dalam hal ini, sistem kekebalan tubuh akan sulit mendeteksi mana zat yang buruk dan mana yang baik, maka dari itu jaringan sehat dalam tubuh juga bisa diserang oleh sistem imun tubuh itu sendiri.

Penyebab

Pada dasarnya lupus nefritis seperti yang dijelaskan di atas disebabkan oleh penyakit lupus. Dalam artian, Penyebab Radang Ginjal yang terjadi pada pasien terjadi sebagai akibat dari komplikasi penyakit lupus. Penyakit ini memang seringkali terjadi pada penderita llupus. Bahkan 60 persen dari penderita penyakit lupus akan mengalami penyakit tersebut. Efeknya akan buruk pada ginjal karena fungsi ginjal akan menurun dan terganggu. Gijal tidak akan bisa menyaring zat limbah dalam darah, sehingga bisa menyebabkan risiko gagal ginjal jangka panjang (gagal ginjal kronis). Hal tersebut akan mengharuskan seseorang melakukan proses cuci darah secara teratur. Bahkan untuk kerusakan ginjal yang sudah parah, transplantasi ginjal perlu dilakukan.

Gejala

Penyakit lupus nefritis memiliki gejala yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Gejala Radang Ginjal gangguan pada ginjal lainnya. Beberapa gejala yang kerap kali terjadi antara lain:

  • darah pada urine atau kencing berdarah
  • urine berbuih atau berbusa
  • urine menjadi keruh atau memiliki warna yang lebih gelap dari urine normal
  • rasa ingin buang air kecil yang meningkat di malam hari
  • risiko berat badan bertambah
  • tekanan darah tinggi
  • adanya pembengkakan di bagian kaki karena penumpukan cairan

Kaslifikasi penyakit lupus nefritis dibedakan ke dalam kelas 1 hingga kelas 6. Klasifikasi tersebut berdasarkan Prhimpunan Nefrologi Internasional dan Perhimpunan Patologi Ginjal di tahun 2003 lalu.

Diagnosis

Penyakit ini perlu didiagnosis sejak awal. Untuk mendiagnosisnya, dokter biasanya akan menanyakan beberapa hal kepada pasien, salah satunya mengenai riwayat kesehatan si pasien. Selain itu, pemeriksaan fisik juga bisa dilakukan untuk mengevaluasi gejala dan juga kondisi fisik pasien. Tes yang dimaksud antara lain:

Sponsors Link

  • Tes darah – Tes darah dilakukan untuk melihat kandungan dalam darah, apakah ada zat sisa di dalam darah yang tidak bisa dibuang secara sempurna. Contoh zat sisa tersebut adalah urea dan kreatinin. Kondisi normal akan menunjukkan bahwa zat tersebut tidak ada, sedangkan dalam kondisi ginjal terganggu, darah akan memiliki kandungan urea dan kreatinin.
  • Pemeriksaan urine – Pemeriksaan urine juga bisa dilakukan dan biasanya memiliki tingkat akurasi yang baik. Tes urine ini dilakukan untuk mengidentifikasi apakah terdapat kandungan proten dalam urine atau tidak.
  • Pemeriksaan urine 24 jam – Pemeriksaan ini dilakukan selama kurun waktu 24 jam pada pasien yang biasanya disarankan untuk melakukan perawatan inap. Tujuannya adalah untuk mengetahui kadar protein dalam urine dalam kurun waktu 24 jam tersebut. Jadi, pengambilan sampel urine akan dilakukan beberapa kali dalam kurun waktu 24 jam.
  • Ultrasound – Pemeriksaan dengan metode ultrasound dilakukan dengan tujuan untuk menampilkan kondisi ginjal secara lebih detail. Pemeriksaan ini memanfaatkan gelombang dalam frekuensi tertentu sehingga tim medis bisa melihat kelainan pada ginjal dengan memperhatikan kondisi ginjal.
  • Biopsi ginjal – Pemeriksaan dengan metode biopsi ginjal bisa dibilang menjadi salah satu pemeriksaan yang paling akurat. Hal ini dilakukan dengan cara memasukkan jarum ke dalam ginjal untuk mengambil sampel jaringan ginjal untuk diteliti lebih lanjut.
  • Iothalamate clearance – Pemeriksaan ini memanfaatkan zat radioaktif yang akan dimasukkan ke dalam darah dari proses penyuntikan. Tes ini untuk mengetahui kondisi ginjal dengan cara melihat seberapa cepat zat itu masuk ke dalam urine.
ads

Pengobatan

Penyakit lupus nefritis bisa diobati dengan penyesuaian terhadap tipe dari penyakit lupus itu sendiri. Namun, beberapa pengobatan dari penyakit ini yang peling umum dilakukan antara lain:

  • Obat kortikosteroid – Penggunaan obat jenis ini bisa membantu mengurangi peradangan pada ginjal. Obat ini adalah salah satu jenis obat antiinflamasi. Pemberian obat kortikosteroid ini adalah dilakukan hingga kondisi pasien membaik. Penggunaan obat ini tidak bisa dilakukan dalam jangka panjang karena bisa memberikan bahaya dan efek samping yang perlu dihindari. Maka dari itu penggunaan obat ini tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus sesuai dengan rekomendasi dan pengawasan dokter.
  • Obat imunosupresan – Obat jenis ini adalah salah satu obat yang sering diberikan kepada pasien kanker dengan tujuan untuk mencegah penolakan pada prosedur operasi transplantasi organ. Kinerja obat ini adalah untuk menghalangi aktivitas sistem imun yang bisa merusak ginjal, padahal ginjal adalah jaringan yang sehat.
  • Obat lainnya – Ada beberapa obat yang direkomendasikan pada pasien lupus nefritis untuk mengurangi gejala atau mencegah parahnya penyakit tersebut, seperti obat untuk mencegah penggumpalan darah atau obat untuk mengatur tekanan darah dalam tubuh.

Penyakit ini memang perlu ditangani dengan baik. Jika tidak, beberapa komplikasi serius bisa saja terjadi kepada pasien. Hal tersebut akan membuat seseorang perlu melakukan sejumlah pengobatan sebagai berikut:

  • Cuci darah – Prosedur cuci darah diperlukan pada pasien yang telah mengalami gangguan ginjal seperti gagal ginjal. Tujuan Cuci Darah adalah untuk membuang zat limbah sisa metabolisme pada tubuh serta untuk menjaga keseimbangan kadar mineral dalam darah. Selain itu cuci darah juga bisa bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah.
  • Transplantasi ginjal – Jika kerusakan ginjal akibat penyakit ini sudah sangat parah, maka bisa jadi dokter akan memberikan rekomendasi untuk melakukan transplantasi ginjal, yaitu penggantian ginjal yang rusak dengan ginjal yang lebih sehat. Namun biaya transplantasi ginjal tidaklah murah.

Pencegahan

Satu-satunya cara untuk mencegah datangnya penyakit, termasuk lupus nefritis ini dalah dengan melakukan pola hidup sehat. Berikut beberapa hal yang direkomendasikan:

Sponsors Link

  • Mengonsumsi banyak air putih
  • Melakukan olahraga secara teratur
  • Menghindari rokok dan alkohol
  • Mengecek tekanan darah secara rutin
  • Mengurangi makanan yang mengandung garam
  • Mengurangi makanan yang meningkatkan kolesterol
  • Menghindari penggunaan obat-obatan secara berlebihan
  • Menghindari Pantangan Makanan Penderita Ginjal

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai penyakit lupus nefritis. Jika ada gejala dari penyakit ini yang sudah mulai terasa, apalagi untuk penderita penyakit lupus, maka ada baiknya segera konsultasikan diri ke dokter. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , ,