Sponsors Link

4 Komplikasi Hidronefrosis yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Sebagai organ vital di dalam tubuh yang berfungsi untuk menyaring semua kotoran dan limbah dalam darah, ginjal tidak lepas dari ancaman penyakit. Selain batu ginjal, masih ada macam macam penyakit ginjal yang wajib Anda ketahui, salah satunya adalah hidronefrosis.

ads

Bagi Anda yang merasa belum familiar dengan penyakit ini, masyarakat awam biasa menyebutnya dengan ginjal bengkak. Seseorang dikatakan mengidap penyakit ini apabila ditemukan penumpukan urine di dalam organ ginjal. Ada dua macam penyakit hidronefrosis, yaitu hidronefrosis unilateral dan hidronefrosis bilateral. Unilateral adalah ketika hanya satu sisi ginjal saja yang mengalami pembengkakan, ginjal bengkak sebelah kiri atau ginjal bengkak sebelah kanan. Sedangkan hidronefrosis bilateral terjadi ketika kedua sisi ginjal sama-sama mengalami pembengkakan.

Hidronefrosis bukanlah penyakit yang berdiri sendiri, melainkan hasil komplikasi dari penyakit lain yang diderita seseorang atau kondisi tertentu dalam tubuh. Berikut beberapa kondisi dan penyakit yang menjadi penyebab hidronefrosis:

  • Kehamilan
  • Penyakit batu ginjal
  • Penyempitan saluran kemih
  • Pembengkakan pada kelenjar prostat
  • Kanker di sekitar sistem kandung kemih seperti kanker ginjal, kanker ovarium, kanker kandung kemih, dan kanker prostat.

Berdasarkan tingkat keparahannya, hidronefrosis juga dibagi menjadi 4 tingkatan. Pada tingkatan awal, biasanya gejala belum terlihat karena urine juga belum mengisi ginjal. Yang terlihat di sini justru saluran kemih atau uretra yang semakin menyempit.

Jika sudah sangat parah hingga tingkatan terakhir, maka hidronefrosis akan bisa menyebabkan komplikasi penyakit yang lebih parah lagi. Meski hidronefrosis adalah penyakit yang dipicu oleh penyakit lainnya, bukan berarti penyakit ini tidak bisa berkembang dan menyebabkan komplikasi yang lebih parah lagi. Ini dia komplikasi hidronefrosis yang harus diwaspadai.

Komplikasi Hidronefrosis

Penyakit hidronefrosis sebenarnya bisa disembuhkan jika mendapatkan penanganan yang tepat dan gejalanya disadari sejak dini. Penyakit ini memang bukan penyakit yang berdiri sendiri, namun disebabkan oleh beberapa kondisi penderita yang mengalami gangguan kesehatan pada organ di sekitar ginjal.

Apabila hidronefrosis grade 4 terjadi atau dengan kata lain penyakit ini sudah sangat parah, hidronefrosis bisa menyebabkan komplikasi seperti di bawah ini:

1. Penyakit infeksi saluran kemih

Saluran kemih adalah tempat mengalirnya urine yang telah disaring oleh ginjal dan siap dikeluarkan dari tubuh. Penyakit infeksi saluran kemih adalah kondisi dimana organ-organ pada sistem saluran kemih mengalami infeksi. Organ komponen saluran kemih antara lain adalah ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Siapa saja memiliki resiko yang sama untuk terkena penyakit ini. Namun kasus infeksi saluran kemih pada wanita lebih sering terjadi karena wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek dari pria.

Sponsors Link

2. Infeksi ginjal

Berbagai gejala awal penyakit ginjal harus diwaspadai karena kadang penyakit ginjal tidak menunjukkan gejala yang spesifik. Penyebab infeksi ginjal biasanya adalah karena infeksi saluran kemih. Infeksi ini dipicu oleh pertumbuhan bakteri di dalam ginjal seperti bakteri Proteus sp., Pseudomonas sp., E.coli, Klebsiella sp., atau penyakit glomerulonefritis. Penyumbatan pada uretra atau saluran kemih juga merupakan penyebab dari infeksi ginjal. Seperti yang diketahui, hidronefrosis berawal dari penyumbatan saluran kemih.

3. Penyakit uremia

Salah satu gejala dari hidronefrosis adalah menurunnya intensitas buang air kecil karena penyempitan saluran kemih. Semua urine yang seharusnya dikeluarkan oleh tubuh justru berputar balik kembali ke dalam ginjal. Lama kelamaan urine akan memenuhi ginjal dan menyebabkan ginjal bengkak. Jika kondisi ini dibiarkan saja bisa menyebabkan seseorang menderita penyakit uremia.

Sponsors Link

Uremia adalah kondisi ketika ginjal rusak atau ginjal tidak mampu bekerja dengan maksimal. Penurunan fungsi ini juga berakibat langsung pada kinerja ginjal, dimana ginjal sudah tidak mampu menyaring dan membuang semua limbah dan sisa metabolisme di dalam tubuh. Limbah ini kemudian tetap bercampur dengan darah yang beredar ke seluruh tubuh.

4. Gagal ginjal

Gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis adalah komplikasi hidronefrosis yang paling parah. Gagal ginjal dan uremia memiliki hubungan sebab akibat yang erat, sama seperti gagal ginjal dengan hidronefrosis. Apabila ginjal mengalami penurunan fungsi yang terus menerus tanpa penanganan dan pengobatan yang mampu memperbaiki kesehatan ginjal, maka gagal ginjal akan terjadi.

Pada tahap ini tanda tanda ginjal rusak sudah sangat terlihat, antara lain tubuh sudah tidak dapat mengeluarkan urine secara normal, terjadi pembengkakan pada beberapa bagian tubuh seperti tangan dan kaki. Selain itu urine berbusa, menandakan banyaknya kadar protein dalam tubuh dan angka kreatinin dalam darah juga meningkat. Dengan demikian, komplikasi hidronefrosis bisa menjadi penyebab seseorang mengalami gagal ginjal.

Itulah komplikasi yang bisa ditimbulkan oleh penyakit hidronefrosis. Sebelum ginjal terserang penyakit, memang penting untuk menjaga kesehatan ginjal dan kesehatan tubuh secara umum. Karena seperti yang kita ketahui, hidronefrosis tidak melulu disebabkan oleh penyakit ginjal.

Kondisi tertentu seperti kehamilan pun bisa memicu munculnya penyakit ini. Oleh karena itu, wanita hamil harus memeriksakan kandungan dan kesehatannya secara rutin untuk mengantisipasi hal-hal semacam ini. Menjaga kesehatan adalah mutlak sifatnya dan tidak bisa ditawar. Satu penyakit tanpa kita duga menyebabkan penyakit lain yang lebih parah dan semakin susah untuk disembuhkan.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :