Sponsors Link

Kandung Kemih Turun Setelah Melahirkan – Gejala – Penyebab – Pengobatan

Sponsors Link

Kandung kemih adalah tempat penyimpanan urine. Kandung kemih turun atau biasa disebut Sistokel adalah kelainan yang biasa ditemukan pada wanita setelah melahirkan. Hal ini terjadi ketika kandung kemih jatuh ke vagina.

ads

Sebenarnya, dinding bagian depan vagina berfungsi untuk menyokong kandung kemih. Namun, jika dinding ini melemah, maka Sistokel pun bisa terjadi. Lemahnya dinding bagian depan vagina ini sendiri bisa diakibatkan oleh banyak hal, salah satunya adalah kehamilan. Selain kehamilan, faktor usia, melahirkan dan operasi pada panggul juga dapat melemahkan dinding depan vagina.

Kandung kemih turun setelah melahirkan dapat menyebabkan berbagai masalah kecil hingga besar. Beberapa masalah tersebut antara lain: kesulitan buang air kecil, rasa tidak nyaman, dan inkontinensia stres atau urin keluar setiap kali batuk, bersin, atau mengejan. Beberapa hal di atas mungkin berkaitan dengan saat buang air kecil terasa sakit dan saat buang air kecil terasa panas. Anda juga perlu tahu tentang kandung kemih bocor.

Selain masalah di atas, Sistokel juga bisa menyebabkan organ tubuh lain jatuh ke vagina. Beberapa organ tubuh yang bisa jatuh ke vagina adalah rahim, usus kecil, dan rektum.

Kandung kemih turun dibagi menjadi 4 tingkat yang dibedakan berdasarkan sejauh mana kandung kemih jatuh ke vagina.

  1. Level 1 (ringan): Sebagian kecil kandung kemih turun ke vagina.
  2. Level 2 (sedang): Kandung kemih turun mendekati sampai menyentuh bukaan vagina.
  3. Level 3 (parah): Sebagian kandung kemih sudah keluar dari tubuh melalui bukaan vagina.
  4. Level 4 (komplit): Seluruh kandung kemih sudah berada di luar vagina. Hal ini biasanya juga diiringi dengan turunnya organ tubuh lain seperti rahim, rektum, dan usus kecil.

Karena alasan di atas, Anda perlu mengetahui ciri-ciri kandung kemih bermasalah.

Gejala Kandung Kemih Turun

Penyebab kandung kemih turun setelah melahirkan yang paling sering terjadi adalah:

  1. Panggul dan perut bagian bawah terasa nyeri atau tidak nyaman saat duduk
  2. Ada jaringan yang keluar dari vagina (biasanya berdarah dan terasa sakit saat ditekan)
  3. Terdapat benjolan di vagina
  4. Merasa kesulitan saat buang air kecil. Anda mungkin perlu membaca artikel tentang penyebab jarang buang air kecil dan banyak minum tapi jarang kencing
  5. Buang air kecil tidak tuntas
  6. Inkontinensia stres (urin keluar saat bersin, batuk, mengejan, tertawa, mengangkat, dll.)
  7. Sering mengalami infeksi saluran kemih. Anda perlu mempelajari penyebab infeksi saluran kemih dan tanda-tanda infeksi saluran kemih
  8. Berhubungan seks terasa sakit
  9. Mengeluarkan urin saat berhubungan seks
  10. Rasa nyeri pada punggung bagian bawah
  11. Aliran urin yang tersendat
  12. Tidak bisa menahan buang air besar
    Sponsors Link

Beberapa ciri kandung kemih turun setelah melahirkan tersebut hanyalah sebagian dari seluruh gejala kandung kemih turun yang bisa muncul. Untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap mengenai gejala sistokel, Anda bisa menghubungi dokter.

Penyebab Sistokel

Sistokel biasanya disebabkan oleh berbagai faktor yang bisa membuat otot dasar panggul dan ligamen yang menyokong kandung kemih, uretra, rahim dan rektum lemah. Faktor-faktor ini menyebabkan otot dasar panggul terlepas dari ligamen atau tulang panggul yang menjadi tempat menempelnya otot tersebut. Beberapa hal yang bisa membuat otot panggul lemah antara lain:

ads

  1. Hamil dan melahirkan. Selama proses melahirkan normal, ada tekanan besar pada otot vagina yang menopang kandung kemih wanita. Hal ini dapat merusak saraf dan menyebabkan otot dasar panggul tegang hingga menjadi lemah.
  2. Usia tua. Semakin tua usia seseorang, otot di tubuhnya semakin lemah, termasuk otot dasar panggul.
  3. Menopause. Estrogen adalah hormon yang membantu menjaga kekuatan dan kesehatan jaringan vagina. Namun, hormon ini tidak lagi diproduksi setelah wanita memasuki masa menopause.
  4. Pernah menjalani operasi pada panggul, seperti pengangkatan rahim, yang dapat melemahkan otot dasar panggul. Namun, seiring dengan kemajuan pada teknik pembedahan, risiko ini menjadi semakin kecil.
  5. Meningkatnya tekanan dalam perut. Beberapa hal lain yang dapat meningkatkan tekanan dalam perut adalah kelebihan berat badan, mengangkat beban berat, batuk kronis dan sembelit.

Pengobatan Kandung Kemih Turun Setelah Melahirkan

Untuk penderita sistokel level 1, biasanya dokter hanya menyarankan penderita untuk tidak terlalu mengejak atau mengangkat barang yang terlalu berat. Untuk penderita sistokel level yang lebih tinggi, dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor sebelum melakukan penanganan. Faktor-faktor tersebut antara lain faktor usia, kesehatan fisik, pengobatan yang dipilih dan tingkat keparahan.

Terdapat 3 metode pengobatan yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Tanpa Operasi

  • Pemasangan Pesarium

Pesarium ditempatkan di dalam vagina yang berfungsi untuk mengembalikan posisi kandung kemih. Pesarium perlu dilepas dan dibersihkan secara rutin untuk mencegah infeksi. Namun, beberapa wanita yang menggunakan cara ini merasa bahwa pesarium tidak nyaman digunakan atau mudah jatuh.

  • Penggantian estrogen

Estrogen adalah hormon wanita yang dapat membantu menjaga kekuatan dan kesehatan jaringan vagina.

2. Dengan Operasi

Operasi ini dapat mengembalikan kandung kemih ke posisi semula. Letak kandung kemih dikembalikan ke posisi semula dengan menyayat dinding vagina. Lalu, dilakukan penutupan pada area yang mengalami penurunan dan dilakukan penguatan pada dinding vagina. Anda mungkin perlu membaca jenis operasi batu ginjal. Anda juga perlu mengetahui efek samping operasi laser batu ginjal dan efek samping operasi pengangkatan ginjal.

3. Terapi

  • Stimulasi Listrik

Terapi ini dilakukan dengan cara meletakkan alat pada otot vagina atau otot panggul yang lemah. Alat ini digunakan untuk mengalirkan listrik dan membuat otot berkontraksi sehingga otot bisa menguat. Ada juga alat stimulasi listrik untuk merangsang saraf secara magnetik yang diletakkan di luar vagina.

  • Biofeedback

Terapi ini dilakukan dengan cara menyensor otot di vagina dan dasar panggul. Dokter akan memonitor kontraksi otot selama penderita melakukan olahraga yang disesuaikan dengan kondisi otot di daerah tersebut.

Sponsors Link

  • Senam Kegel

Senam untuk menguatkan otot panggul ini dilakukan untuk menerapi sistokel ringan hingga sedang.

Pencegahan Kandung Kemih Turun Setelah Melahirkan

  1. Jaga berat badan tetap ideal untuk menghindari obesitas.
  2. Konsumsi makanan tinggi serat dan perbanyak minum air putih untuk mencegah sembelit. Anda bisa membaca bahaya kurang minum air putih bagi ginjal.
  3. Jangan mengejan saat buang air besar.
  4. Segera periksakan diri ke dokter jika sering mengalami sembelit untuk mencegah kandung kemih turun.

Walaupun pengobatan kandung kemih turun tidak sampai harus melakukan pengangkatan organ tersebut, timbulnya penyakit ini perlu diwaspadai dengan cara mencegah dan berperilaku hidup sehat.

Sponsors Link
>
, , , , ,