Sponsors Link

Kandung Kemih Lemah Pada Pria – Penyebab – Gejala – Pengobatan

Sponsors Link

Kandung kemih adalah organ yang bertugas untuk menampung urine sebelum dikeluarkan oleh tubuh. Seperti halnya organ lain, organ ini juga bisa mengalami kelainan yang menimbulkan suatu penyakit. Penyakit pada kandung kemih bisa dialami baik oleh pria dan wanita. Penyakit ini tidak boleh dianggap remeh karena bisa menyebabkan ketidaknyamanan penderita. Salah satu penyakit kandung kemih yang bisa dialami adalah kandung kemih lemah pada pria.

ads

Kandung kemih lemah pada pria termasuk ciri-ciri kandung kemih bermasalah. Ada banyak penyebab dari kelainan ini. Beberapa penyebab itu bisa berkaitan dengan gejala dari penyakit kandung kemih hiperaktif atau kandung kemih bocor. Kedua penyakit tersebut memiliki satu gejala yang sama, yaitu sering ingin buang air kecil. Bahkan, untuk kasus kandung kemih yang bocor, penderita akan secara tidak sengaja mengeluarkan urine ketika sedang batuk, tertawa, mengejan, mengangkat benda berat dan beberapa kegiatan lain.

Penyakit kandung kemih yang lemah ini tentunya membuat kandung kemih cepat penuh. Hal inilah yang membuat penderita sering ingin buang air kecil. Namun, berbeda dari kedua penyakit yang telah disebutkan, kandung kemih lemah pada pria memiliki penyebab yang tidak dimiliki oleh penyakit pada kandung kemih lainnya, yaitu:

Penyebab Kandung Kemih Lemah pada Pria

  • Infeksi Saluran Kemih

Penyakit infeksi saluran kemih dapat menjadi penyebab lemahnya kandung kemih pria. Beberapa organ yang termasuk dalam saluran kemih adalah ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Jika terjadi penyumbatan pada salah satu organ tersebut, maka infeksi bisa terjadi. Salah satu penyebab terbesar dari penyakit ini adalah adanya batu ginjal. Baca juga: infeksi ginjal.

  • Pengangkatan Kelenjar Prostat

Pengangkatan kelenjar prostat dapat menyebabkan inkontinensia atau kondisi di mana penderita akan terus-menerus merasa ingin buang air kecil. Pengangkatan kelenjar prostat memiliki potensi merusak saraf di pada otot sfingter. Otot sfingter terletak pada pembukaan kandung kemih. Otot ini bertugas untuk mencegah urine keluar dengan sendirinya. Rusaknya atau lemahnya saraf pada otot sfingter dapat melemahkan kandung kemih.

  • Pembesaran Kelenjar Prostat

Pembesaran kelenjar prostat juga dapat menyebabkan inkontinensia. Jika kelenjar prostat membesar, maka uretra akan menyempit. Penyempitan ini mengakibatkan urine keluar dari penis.

  • Usia Tua

Bertambahnya usia bisa menjadi penyebab lemahnya otot yang menopang kandung kemih.

Sponsors Link

  • Penggunaan Obat

Pengunaan narkotika, obat resep dari dokter dan diuretik dapat mengakibatkan kandung kemih lemah sementara sebagai efek samping obat. Hal ini karena ada zat pada obat-obatan yang dapat mengganggu kontraksi otot kandung kemih. Salah satu zat itu adalah zat pseudoefedrine yang sering dijumpai pada obat untuk penyakit influenza.

  • Diabetes

Pria yang telah lama menderita diabetes hingga mengalami masalah neuropati dapat menderita kandung kemih lemah. Baca juga: Hubungan Diabetes dengan Gagal Ginjal Kronik dan Diabetes Insipidus.

ads

  • Gangguan Saraf

Gangguan saraf seperti Parkinson dapat memengaruhi otak dan sistem saraf. Apabila otak dan sistem saraf terganggu, maka otak dan saraf akan kehilangan kendali dalam penguatan kandung kemih. Selain Parkinson, kerusakan sumsum tulang belakang dan penyakit stroke juga bisa berdampak buruk saraf.

  • Pengobatan Radiasi

Pengobatan radiasi biasanya dilakukan pada penderita kanker prostat. Radiasi ini juga dapat memengaruhi lemahnya kandung kemih baik sementara atau pun selamanya.

Baca juga: bahaya menahan kencing terlalu lama.

Gejala Kandung Kemih Lemah

Adapun gejala dari kandung kemih lemah pada pria antara lain:

  1. Terasa panas/ terbakar saat buang air kecil,
  2. Sering ingin buang air kecil,
  3. Air seni berbau busuk, keruh hingga berdarah.

Baca juga: saat buang air kecil keluar darah, sering buang air kecil jernih dan sering kencing dan haus.

Pengobatan Kandung Kemih Lemah Pada Pria

  • Latihan Kegel

Latihan ini dipercaya dapat memperkuat otot-otot yang menyokong kandung kemih dengan cara menebalkan otot-otot yang mengatur uretra dan memperkuat otot panggul. Lakukan latihan ini dengan cara menahan kencing selama 5 detik dan rilekskan selama 5 detik. Ulangi hal ini sampai 5 kali dan lakukan sebanyak 10 sampai 20 kali sehari.

  • Mengonsumsi Obat-obatan

Obat-obatan juga dapat menurunkan frekuensi buang air kecil. Obat jenis ini bekerja dengan cara membuat kandung kemih rileks dan membuatnya dapat menahan kencing dalam waktu yang lebih lama. Obat-obatan yang termasuk dalam kategori ini antara lain: Ditropan, Detrol, dan Enablex.

  • Hindari Makanan dan Minuman yang Mengganggu Kandung Kemih

Menurut sebuah teori, makanan pedas, manis dan asam dan minuman yang mengandung alkohol dan kafein dapat memicu reseptor saraf yang berada dalam kandung kemih secara berlebihan. Makanan dan minuman tersebut juga memicu peningkatan jumlah urine. Anda juga perlu membaca pengaruh kafein pada ginjal.

  • Hindari Obat Pemicu Buang Air Kecil

Jika Anda menerima obat-obatan seperti antihistamin, trisiklik (obat antidepresan) dan obat tekanan darah, tanyakan apakah ada alternatif obat lain. Hal ini karena obat-obatan tersebut dapat mengganggu kontraksi otot di kandung kemih sehingga memperburuk inkontinensia.

Sponsors Link

  • Stimulasi Listrik

Stimulasi listrik dilakukan dengan cara menanam perangkat di bawah kulit pantat bagian atas untuk merangsang saraf sakral yang menghubungkan kandung kemih dan dasar panggul. Kemudian listrik dengan tegangan aman dialirkan untuk mengaktifkan kembali atau memperkuat otot panggul.

  • Operasi

Operasi adalah cara terakhir jika semua cara di atas tidak berhasil. Dokter bedah akan meletakkan sling pendek permanen untuk membantu menutup uretra.

Itulah beberapa penyebab, gejala dan pengobatan untuk penyakit kandung kemih lemah pada pria. Anda sangat disarankan untuk segera mengunjungi dokter jika terjadi salah satu gejala tersebut di atas.

Sponsors Link
>
, , , ,