Sponsors Link

Kandung Kemih Hiperaktif : Penyebab, Gejala, Pengobatan

Sponsors Link

Kandung kemih merupakan organ di saluran kemih yang bertugas untuk menampung urine sebelum dikeluarkan oleh tubuh. Kandung kemih juga merangsang rasa ingin buang air kecil jika volume urine sudah mencukupi untuk dibuang. Namun beberapa orang mungkin ada yang mengalami kandung kemih hiperaktif sehingga merasa tidak nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dan itu adalah salah satu Ciri Ciri Kandung Kemih Bermasalah yang perlu diwaspadai. Berikut beberapa penjelasan mengenai hal ini.

ads

Penyebab

Pada dasarnya penyakit kandung kemih overaktif ini sering disebut juga sebagai overacting bladder. Kondisi ini ditandai dengan seringnya seseorang tidak bisa menahan urine. Gangguan ini biasa terjadi pada orang dewasa. Sebenarnya penyebab kandung kemih hiperaktif ini belum sepenuhnya diketahui secara pasti. Akan tetapi, pada kondisi ini Anatomi Kandung Kemih akan menjadi lebih aktif atau terlalu aktif dalam berkontraksi.

Pada orang normal, otot kandung kemih akan berkontraksi atau merenggang secara bertahap, sesuai dengan volume urine yang masuk ke dalamnya. Dan orang-orang normal kebanyakan masih bisa menahan rasa ingin buang air kecil ini untuk sementara waktu. Namun pada penderita kandung kemih overaktif, kontraksi itu tidak lagi berjalan normal dan perlahan. Mereka yang menderita gangguan ini juga kebanyakan tidak bisa menahan buang air kecil. Kondisi ini juga bisa disebabkan karena kandung kemih berkontraksi terlalu awal.

Beberapa orang mengalami kandung kemih terlalu aktif ini setelah mengalami beberapa komplikasi dari penyakit saraf seperti:

  • Cedera tulang belakang
  • Penyakit parkinson
  • Stroke
  • Multiple sclerosis

Selain itu berikut beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan peluang terjadinya penyakit ini.

  • Faktor usia
  • Orang dengan alzheimer

Gejala

Gejala dari kondisi kandung kemih hiperaktif ini antara lain sebagai berikut.

  • Sering merasakan signal ingin buang air kecil yang terjadi secara tiba-tiba sehingga sulit untuk dikontrol.
  • Kandung Kemih Cepat Penuh
  • Mengalami inkontinensia urgansi atau mendadak, yaitu air kencing yang keluar tanpa perintah dari otak setelah rasa ingin buang air kecil muncul.
  • Sering buang air kecil di malam hari, atau yang sering disebut dengan istilah nokturia.
  • Lebih sering buang air kecil daripada orang normal kebanyakan, bahkan bisa lebih dari 8 kali dalam sehari.
  • Sulit tidur atau insomnia karena selalu khawatir akan merasa ingin buang air kecil di malam hari saat tidur lelap. Sehingga tidur menjadi tidak berkualitas.

Itulah beberapa gejala yang sering dialami oleh orang dengan kandung kemih overaktif.

Sponsors Link

Pengobatan

Pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti dari kondisi kandung kemih hiperaktif, karena bisa jadi kondisi tersebut terpengaruh oleh beberapa jenis penyakit yang menyerang ginjal atau saluran kemih. Dokter mungkin akan memeriksa kondisi pasien dengan:

  • Mengetahui riwayat kesehatan pasien
  • Melakukan pemeriksaan fisik
  • Melakukan tes darah dan tes urine untuk mengetahui kandungan=nya
  • Melakukan pemeriksaan neurologis
Sponsors Link

Sedangkan beberapa pengobatan untuk kondisi ini yang kemungkinan akan direkomendaiskan dokter antara lain:

  • Olahraga otot dasar panggul, seperti merekomendasikan untuk melakukan senam kegel. Tujuannya adalah untuk memperkuat otot-otot pada dasar panggul sehingga penderita nantinya diharapkan lebih bisa menahan urine lebih lama dari biasanya. Cara ini adalah salah satu Cara Mengencangkan Otot Kandung Kemih yang bisa dilakukan.
  • Menjaga berat badan, dimana penderita akan direkomendasikan untuk menjaga berat badan ideal. Tujuannya adalah untuk menurunkan gejala yang ada, dimana obesitas bisa juga memperparah kondisi inkontinensia.
  • Mengonsumsi cairan sesuai kadarnya, dengan tujuan untuk mengatur frekuensi buang air kecil pada penderita.
  • Obat-obatan, memberikan beberapa jenis obat-obatan kepada penderita untuk meringankan gejala yang ada. Beberapa obat tersebut ditujukan untuk mengurangi frekuensi dari buang air kecil.
  • Stimulasi saraf, jika penyebabnya adalah kelainan saraf. Tujuannya adalah untuk memperbaiki impuls saraf kandung kemih agar bisa kembali normal.
  • Operasi, bagi orang dengan gangguan yang parah. Tujuannya untuk mengurangi tekanan pada kandung kemih.
  • Hindari kafein dan alkohol, karena kedua minuman tersebut merupakan salah satu jenis minuman yang dapat memperburuk gejala dari kandung kemih yang hiperaktif ini.
  • Menggunakan popok dewasa, seperti kasus Sering Kencing pada Lansia untuk mencegah urine bocor tanpa terkendali. Namun walau sudah menggunakan popok, jangan lupa untuk tetap berusaha buang air kecil di kamar mandi.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai kandung kemih hiperaktif yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat untuk Anda. Jika Anda mengalami hal serupa, maka sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penanganan yang tepat.

Sponsors Link
>
, , , ,