Sponsors Link

Kandung Kemih Bermasalah – Ciri – Penyebab – Pengobatan

Sponsors Link

Setiap orang pasti memiliki kekhawatiran yang besar jika terdapat masalah pada kandung kemih mereka. Masalah pada kandung kemih biasanya dikenal dengan sebutan Infeksi Saluran Kemih (ISK). Walaupun infeksi pada saluran ini biasanya tidak menimbulkan gejala, adanya batu pada saluran kemih atau ginjal dapat memperparah keadaan. Hal ini karena infeksi pada saluran kemih dapat juga menyerang organ reproduksi dan organ lainnya. Adapun ciri-ciri penyakit batu ginjal dapat dibaca di sini. Anda juga bisa mendapatkan informasi tentang tanda-tanda batu ginjal.

ads

Masalah saluran kemih ini memang berkaitan dengan ginjal. Karena itulah, penyebab masalah ini biasanya berkaitan dengan kebiasaan kurang minum, terlalu lama duduk dan sebagainya dengan berbagai jenis gejala yang biasa dialami penderitanya. Adapun ciri-ciri kandung kemih bermasalah adalah sebagai berikut:

Ciri-Ciri Kandung Kemih Bermasalah

Ciri-ciri kandung kemih bermasalah terbagi menjadi dua, yaitu:

Pada orang dewasa, penyebab infeksi saluran kemih antara lain:

  1. Timbulnya sensasi nyeri, menyengat atau terbakar saat buang air kecil.
  2. Tubuh mengalami demam tinggi yang lebih dari 38 derajat celcius atau tubuh terasa lemah.
  3. Sering buang air kecil jernih, tetapi urine yang keluar hanya sedikit.
  4. Darah ikut keluar ketika buang air kecil atau menderita penyakit hematuria.
  5. Air seni berwarna lebih pekat, gelap, dan air seni berbau.
  6. Perut atau punggung bagian bawah terasa sakit.
  7. Tubuh menggigil dan tak terkendali.
  8. Merasa mual ingin muntah, bahkan sampai muntah.

Sedangkan pada anak-anak, ciri-ciri kandung kemih bermasalah antara lain:

  1. Sering merasa lemas atau lelah.
  2. Cepat marah.
  3. Nafsu makan anak menurun.
  4. Muntah.
  5. Merasakan sakit saat buang air kecil.

Walaupun semua gejala itu berkaitan dengan infeksi saluran kemih, ada kemungkinan bahwa gejala itu adalah ciri munculnya penyakit lain. Hal ini karena memang terdapat kemiripan gejala pada infeksi saluran kemih dan beberapa penyakit lain. Namun demikian, Anda harus selalu waspada terhadap kemungkinan infeksi ini. Oleh karena itu, jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, maka sebaiknya Anda segera pergi ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Penyebab Kandung Kemih Bermasalah

Adapun penyebab dari infeksi pada saluran kemih adalah karena adanya bakteri yang masuk pada saluran itu melalui uretra. Hal ini selanjutnya menyebabkan bakteri berkembang biak dengan leluasa dan menjalar hingga dapat menyebabkan infeksi ginjal.

Sponsors Link

Berkembangnya bakteri dalam kandung kemih bisa disebabkan karena penderita sering menyisakan urine dalam kandung kemih setiap selesai buang air kecil. Urine yang tersisa sendiri juga bisa disebabkan oleh saluran kemih yang terhambat. Hal ini bisa diakibatkan oleh tumor atau pembesaran prostat pada pria. Adapun ciri-ciri tumor ginjal bisa dibaca di sini.

ads

Selain itu, kehamilan juga bisa memberikan tekanan pada panggul dan kantung kemih sehingga saluran kemih terhambat dalam mengeluarkan seluruh urine. Ciri-ciri penyakit ginjal pada ibu hamil bisa dibaca di sini.

Bakteri penyebab infeksi saluran kemih biasanya adalah E.coli. Selain bakteri tersebut, ada juga beberapa bakteri dan jamur yang bisa menyebabkan infeksi saluran kemih ini, yaitu:

  1. Staphylococcus yang biasa menempel pada kulit.
  2. Proteus dan KlebsiellaEnterococcus yang berasal dari saluran cerna.
  3. Jamur (biasanya jenis Candida).

Infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri lebih sering ditemukan pada wanita. Hal ini karena letak uretra yang berdekatan dengan anus sehingga bakteri pada anus bisa lebih mudah berpindah ke uretra. Selain hal itu, ada juga beberapa hal yang bisa membuat bakteri berpindah pada uretra wanita, antara lain:

  1. Menggunakan pembalut jenis tampon ketika sedang haid.
  2. Berhubungan seksual, baik dengan satu orang yang sama atau pun bergonta-ganti pasangan.
  3. Menggunakan kontrasepsi jenis diafragma.
  4. Menyeka area anus dengan tisu dari arah belakang ke depan setelah buang air besar yang membuat bakteri yang berada di sekitar anus langsung berpindah ke uretra dengan medium tisu. Namun, risiko infeksi karena hal ini dapat dihindari dengan menyeka dari depan ke belakang. Anda mungkin perlu memahami anatomi uretra dan fungsinya untuk memahami hal ini.
  5. Pada masa menopause. Pada masa ini, wanita hanya memproduksi sedikit cairan vagina. Hal ini mengakibatkan bakteri lebih mudah berkembang biak.

Selain kelima hal tersebut, infeksi juga bisa terjadi jika ada luka pada bagian tersebut yang bisa diakibatkan oleh:

  1. Gangguan ginjal atau organ lainnya pada saluran kemih, seperti infeksi dan radang ginjal atau radang prostat.
  2. Penggunaan bahan-bahan kimiawi, seperti sabun atau bubuk talek yang mengandung parfum.
  3. Menderita diabetes. Anda bisa membaca hubungan gagal ginjal dengan diabetes.
  4. Pemasangan kateter. Kateter biasanya dipakai oleh penderita penyakit striktur uretra.

Pengobatan Kandung Kemih Bermasalah

Walaupun ada banyak penyebab infeksi pada kandung kemih, Anda tidak perlu khawatir. Hal ini karena penyakit ini disebabkan oleh bakteri. Penanganan penyakit yang disebabkan oleh bakteri adalah dengan mengonsumsi obat untuk infeksi ginjal di apotik atau antibiotik dengan dosis yang dianjurkan. Hal ini penting agar bakteri tidak menjadi kebal yang mengakibatkan pengobatan menjadi sulit.

Selama pengobatan, ada baiknya jika Anda melakukan hal-hal yang dapat menjadi cara bakteri masuk ke dalam uretra. Hal-hal yang harus dilakukan antara lain:

Sponsors Link

  • Tidak berhubungan seksual. Anda sebaiknya berhenti berhubungan seksual untuk sementara waktu hingga Anda benar-benar sembuh.
  • Tidak mengonsumsi minuman keras.
  • Mengonsumsi sodium bikarbonat atau potasium sitrat bila saat buang air kecil terasa sakit.
  • Mengonsumsi obat pereda rasa sakit, seperti paracetamol atau ibuprofen.

Jika Anda telah mengonsumsi antibiotik dan melakukan keempat hal di atas tetapi tidak membuahkan hasil, maka Anda harus segera menemui dokter kembali.

Sponsors Link
>
, , , , ,