Sponsors Link

Penyebab Kandung Kemih Bengkak dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Ada berbagai gangguan dalam sistem kemih manusia, salah satunya yang menyerang kandung kemih, seperti kandung kemih bengkak. Kandung kemih itu sendiri adalah organ penampung sementara urine sebelum dikeluarkan ke luar tubuh. Pembengkakan pada kandung kemih bisa disebabkan oleh infeksi atau radang. Bisa juga merupakan gejala dari kandung kemih turun. Berikut penjelasannya.

ads
  1. Pembengkakan kandung kemih karena infeksi

Infeksi Kandung Kemih sering disebut juga sebagai cystitis dalam dunia medis. Gangguan ini adalah gangguan bakteri yang menginfeksi di area kandung kemih sehingga menyebabkan kandung kemih bengkak dan merah. Infeksi pada kandung kemih itu sendiri adalah salah satu jenis Penyakit Infeksi Saluran Kemih yang perlu untuk diatasi dengan baik. Karena jika tidak, dapat meningkatkan risiko bakteri naik ke ginjal dan menyebabkan infeksi ginjal atau radang ginjal.

Gejala dari infeksi kandung kemih ini sendiri antara lain:

  • Demam
  • Hematuria
  • Sering buang air
  • Rasa sakit ketika berkemih
  • Air Seni Berbau
  • Urine berwarna keruh
  • Rasa nyeri di perut bawah
  • Kandung kemihbengkak karena infeksi, namun tidak selalu gejala ini terlihat atau dirasakan dengan jelas

Cara mengatasi infeksi kandung kemih ini sendiri adalah dengan menggunakan antibiotik denga tujuan untuk menghentikan aktivitas bakteri dan mematikan bakteri. Namun jenis antibiotik dan juga dosisnya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Selain pengobatan ini, perlu juga melakukan beberapa hal dalam kehidupan sehari-hari dengan tujuan untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah datangnya kembali infeksi kandung kemih.

  1. Pembengkakan kandung kemih karena turun

Kandung kemih turun dalam dunia medis disebut dengan istilah sistokel. Pada kasus ini, kandung kemih akan bergeser posisinya karena dinding penyekat antara vagina dengan kandung kemih menjadi lemah. Salah satu gejala dari kandung kemih yang turun adalah menciptakan benjolan di perut bagian bawah atau di vagina, sehingga sekolah-olah terlihat seperti kandung kemih bengkak.

Beberapa gejala dari kandung kemih turun antara lain:

  • Sulit buang air kecil
  • Muncul benjolan atau seperti pembengkakan di vagina
  • Rasa tidak nyaman atau sakit
  • Inkontinensia stress, atau keluar urine dengan sendirinya ketika tertekan, seperti saat batuk, bersih, berhubungan seksual, atau mengejan, seperti pada kasus Kandung Kemih Bocor
  • Anyang-anyangan, atau rasa tidak tuntas ketika buang air kecil
  • Menderita infeksi kandung kemih berulang
Sponsors Link

Karena merupakan gangguan pada anatomi kandung kemih, maka cara mengatasi penyakit ini tidak dilakukan dengan obat-obatan, melainkan dengan tujuan untuk membantu mengembalikan kandung kemih ke posisi semula. Beberapa cara yang bisa dilakukan misalnya dengan memasang alat penopang seperti cincin di kandung kemih untuk menopangnya sehingga tidak keluar dari posisi semula. Juga bisa dengan melakukan beberapa terapi, seperti:

  • Terapi biofeedback, yang ditujukan untuk memonitor aktivitas otot-otot pada sekitar kandung kemih.
  • Terapi estrogen, yang ditujukan untuk menguatkan otot panggul, terutama bagi penderita yang sudah memasuki masa menopause.
  • Terapi stimulasi listrik, untuk membantu menguatkan otot pada kandung kemih dan di sekitarnya.

Demikianlah beberapa penyebab kandung kemih bengkak dan cara mengatasinya yang direkomendasikan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , ,