Sponsors Link

Kaliektasis: Penyebab Pembengkakan Ginjal

Sponsors Link

Caliectasis atau kaliektasis merupakan sebuah kondisi yang mempengaruhi kelengkungan bagian organ ginjal. Calyce sendiri merupakan tempat dimulainya pengumpulan urin dan setiap ginjal memiliki 6 sampai 10 calyces yang ada di tepi luar ginjal. Dengan caliectasis atau kaliektasis, maka calyces bisa melebar dan membengkak dengan cairan ekstra. Biasanya ini disebabkan karena kondisi lain yang mempengaruhi ginjal seperti penyakit infeksi saluran kemih. Satu satunya cara untuk mendeteksi kaliektasis bisa dilakukan dengan tes diagnostik dan faktanya umumnya orang dengan kaliektasis tidak mengetahui jika mereka memilikinya sampai diuji sesuatu untuk yang lain.

ads

Gejala Kaliektasis

Kaliektasis sebenarnya tidak menyebabkan gejala apa pun dengan sendirinya. Akan tetapi, anda mungkin bisa memiliki gejala yang berhubungan dengan kondisi yang menjadi penyebab. Gejala umum masalah ginjal diantaranya adalah;

  • Terdapat urin dalam darah atau hematuria.
  • Sakit perut atau nyeri tertekan.
  • Penyebab jarang buang air kecil.
  • Meningkatnya keinginan buang air kecil.
  • Terdapat nanah dalam urin.
  • Urine berbau busuk.
  • Nafsu makan menurun.
  • Volume urin berkurang, berwarna coklat pekat dan bahkan air kencing berbusa.
  • Sesak napas yang terjadi karena cairan tertimbun pada rongga di sekitar paru paru.
  • Perut membuncit.
  • Pada pria, kantong zakar akan membengkak.
  • Pada anak bisa terjadi penurunan desakan darah ketika sedang berdiri.
  • Kelainan pembentukan darah yang meningkatkan risiko pembekuan di dalam pembuluh darah.
  • Adanya peradangan pada susunan perut yang disebabkan karena infeksi perut akibat hilangnya antibodi yang keluar bersamaan dengan urin.
  • Rasa sakit di bagian pinggang, pelupuk mata, kaki dan juga tangan yang bengkak.

Penyebab Kaliektasis

Kaliektasis biasanya terjadi karena masalah yang mempengaruhi ginjal. Beberapa masalah tersebut bisa meliputi:

1. Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan batu urin yang terdapat di dalam ginjal dan banyak ditemui pada kandung kemih. Batu bisa timbul dari pembentukan endapan pada saat urin mengandung terlalu banyak garam yang tidak larut.

2. Penyempitan Kandung Kemih

Khusus penyempitan kandung kemih umumnya lebih sering terjadi pada pria yang mengalami pembesaran prostat. Kelenjar ini terdapat pada sistem reproduksi pria tepat di bawah kandung kemih. Kelenjar tersebut akan mendorong dan menghambat saluran dimana urin seharusnya disalurkan keluar.

3. Infeksi Kandung Kemih

Kandung kemih bisa terinfeksi karena bakteri dan virus yang menjalar. Ketika bakteri atau virus mulai berkembang dalam kandung kemih, maka bisa menyebabkan infeksi ginjal kiri atau kanan sehingga kaliektasis akan terjadi.

Selain ketiga penyebab tersebut, masih ada beberapa masalah lain yang bisa menyebabkan kaliektasis, seperti:

Diagnsosis Kaliektasis

Kaliektasis biasanya sering didiagnosis bersamaan dengan kondisi terkait ginjal lainnya. Dokter pertama tama akan bertanya tentang gejala yang dirasakan. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa apakah ada pembengkakan atau nyeri di sekitar ginjal. Selanjutnya, beberapa tes diagnostik mungkin akan dilakukan seperti:

  • Sistoskopi: Tes memakai kamera yang dimasukkan lewat uretra untuk melihat ginjal dan kandung kemih.
  • Ultrasonografi: Dilakukan untuk mengidentifikasi cairan ekstra atau benda asing di ginjal.
  • Urografi: Tes menggunakan CT scan dan pewarna kontras untuk memberikan tampilan ginjal.
  • Urinalisis: Tes sampel urin.

Perawatan Kaliektasis

Mengobati kaliektasis tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Pilihan pengobatan untuk masalah ginjal yang umum termasuk diantaranya:

  • Antibiotik untuk infeksi.
  • Operasi untuk mengangkat tumor atau batu ginjal.
  • Tabung nefrostomi atau kateter untuk mengalirkan urin.
    Sponsors Link

Komplikasi Kaliektasis

Jika tidak segera diobati, maka kondisi yang menyebabkan kaliektasis tersebut bisa menimbulkan komplikasi termasuk gagal ginjal kronis. Ini bisa terjadi pada saat ginjal rusak tidak bisa diperbaiki kembali. Tergantung dari tingkat kerusakannya, maka pasien mungkin akan membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal. Kaliektasis terkait dengan penyakit infeksi saluran kemih atau obstruksi saluran kemih juga bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ginjal.

Kaliektasis hampir selalu disebabkan karena masalah mendasar yang berhubungan dengan ginjal. Sesudah kondisi tersebut diobati, maka kaliektasis sendiri biasanya akan hilang. Sangat penting untuk memberi tahu dokter tentang gejala yang anda rasakan secepatnya sebab kerusakan ginjal permanen bisa terjadi karena terlambat diobati.

Sponsors Link
>
, , ,