Sponsors Link

Jenis Operasi Batu Ginjal Beserta Biayanya

Sponsors Link

Batu ginjal merupakan batu yang tersusun dari mineral seperti kalsium yang menggumpal dan mengeras hingga mampu mengganggu kinerja ginjal. Kalsium oksalat merupakan satu dari jenis jenis batu ginjal yang paling umum. Sebenarnya jika batu ginjal memiliki ukuran yang kecil tidak dapat menimbulkan masalah. Masalah baru timbul jika batu ginjal tumbuh menjadi besar hingga dapat mengganggu kinerja ginjal bahkan dapat menyumbat ureter. Penanganan batu ginjal dapat dilakukan dengan banyak cara. Mulai dari mengkonsumsi makanan penghancur batu ginjal, buah buahan penghancur batu ginjal hingga dengan melakukan operasi. Namun jika menjalaninya tetap ada resiko operasi batu ginjal. Meskipun memiliki resiko, cara operasi dianggap cukup ampuh dalam menghilangkan batu ginjal. Operasi batu ginjal ada beragam caranya, berikut akan diuraikan jenis operasi batu ginjal yang penting untuk diketahui.

ads

1. ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)

Operasi batu ginjal dengan metode ESWL adalah metode yang paling umum dilakukan. Metode ini dapat bekerja baik pada batu ginjal berukuran kecil maupun sedang. Prosedurnya tidak memerlukan pembedahaan. Pasien akan disuruh berbaring dan kemudian dokter akan menggunakan sinar-X untuk mengetahui lokasi persis batu ginjal tersebut. Kemudian dokter memaparkan gelombang berfrekuensi tinggi ke dalam ginjal pasien. Gelombang ini dapat menembus kulit dan menghancurkan batu ginjal menjadi ukuran yang lebih kecil lagi.

Selanjutnya dokter memasukan stent ke dalam saluran ureter pasien, sehingga batu ginjal yang telah hancur tersebut dapat dikeluarkan. Metode operasi ESWL biasanya tidak berlangsung lama, hanya sekitar satu jam lamanya. Pasien dapat pulang di hari yang sama dengan operasi tersebut. Namun operasi ESWL tetap memiliki efek samping meskipun jarang sekali terjadi. Diantaranya adalah dapat menimbulkan kram, infeksi, darah pada urin dan penyumbatan pada saluran ureter. Meskipun begitu, metode ESWL tetap dapat dijadikan pilihan karena 99% efektif untuk menghancurkan batu berukuran diameter diatas 20mm.

 2. Ureteroskopi

Serupa dengan metode ESWL, metode ureteroskopi juga tidak memerlukan pembedahan. Cara kerja metode ini adalah dengan menggunakan scope yang kecil dan fleksibel. Dokter akan memasukkan scope ini ke dalam ginjal lewat kandung kemih dan ureter. Jika batu ginjal yang ditemui ukurannya besar, maka lasser akan ditembakkan melalui scope ini agar dapat memecah batu menjadi ukuran yang lebih kecil. Pasien tidak merasakan rasa sakit karena dalam keadaan tidur. Setelah operasi, kemungkinan dokter akan menempatkan stent ke dalam saluran ureter pasien agar urin dapat mengalir dari ginjal menuju kandung kemih. Dalam waktu 4 hingga 10 hari pasien akan kembali kepada dokter untuk mencopot stent ini. Dampak pasca operasi dengan metode ureteroskopi adalah penyempitan saluran ureter, pendarahan dan infeksi.

3. Percutaneous Nephrolithomy (PCNL)

Metode PCNL dapat dijadikan alternatif untuk memecahkan batu ginjal yang ukurannya relatif besar. PCNL juga dapat diandalkan jika pelaksanaan metode ESWL dalam beberapa kasus tidak dapat berjalan lancar, misalnya karena sang pasien menderita obesitas. Metode PCNL dapat dilakukan dengan menggunakan alat berukuran teleskopik bernama nephroscope. Sayatan kecil akan dibuat di belakang tubuh pasien, kemudian alat nephroscope akan dimasukkan melalui sayatan ini hingga ke ginjal. Batu ginjal dapat ditarik menggunakan penyedot yang ada pada alat ini. Dapat juga dihancurkan dengan menggunakan laser yang ada pada alat. Metode PCNL memiliki presentasi keberhasilan hingga 86% pada batu ginjal yang memiliki diameter 21 – 30 mm.

Sponsors Link

4. Operasi Terbuka

Operasi terbuka jarang sekali dilakukan (hanya 1% kasus saja yang memang benar-benar butuh dilakukan operasi terbuka). Kondisi yang memungkinkan dilakukannya operasi terbuka adalah jika ditemukan batu ginjal yang ukurannya sangat besar, batu ginjal yang menyangkut di ureter, menghalangi aliran urin, pasien merasa sangat kesakitan dan keadaan abnormal lainnya. Selama operasi akan dibuat sayatan pada bagian belakang tubuh pasien agar ginjal dan ureter dapat dijangkau, selanjutnya batu ginjal akan dikeluarkan.

5. Electrohydraulic Lithotripsy (EHL)

Metode electrohydraulic lithotripsy ini cukup ampuh untuk menghancurkan batu ginjal yang berukuran kecil. Cara kerjanya adalah dengan menggunakan gelombang yang terbentuk dari tenaga listrik. Dokter menempatkan probe (semacam alat bedahyang fleksibel dekat dengan batu ginjal menggunakan uretereoskop. Selanjutnya fragmen-fragmen batu dapat dihancurkan dengan aliran listrik. Metode ini cocok digunakan untuk menghancurkan batu ginjal yang ada dimanapun di saluran kemih.

Sponsors Link

Biaya Operasi Batu Ginjal

Biaya untuk melakukan operasi batu ginjal tergantung dari rumah sakit dan jenis pelayanan yang dipilih. Namun yang pasti, biaya untuk melakukan operasi batu ginjal tidaklah murah. Kisarannya adalah antara Rp. 7.000.000 hingga Rp.25.000.000 atau diatas Rp7.000.000. Ini belum termasuk biaya obat, maupun biaya rawat inap. Sedangkan biaya untuk melakukan check-up berkisar antara Rp.100.000 sampai Rp.200.000. Jika Anda berobat ke Amerika, angkanya akan lebih fantastis lagi. Dikutip dari NewChoiceHealth.com, rata-rata biaya pengobatan batu ginjal dengan metode ESWL adalah $17,400 atau sekitar Rp. 235.000.000. Ini sudah termasuk biaya obat, jasa dokter dan lainnya.

 Itulah jenis operasi batu ginjal yang penting untuk diketahui. Jenis jenis operasi batu ginjal ini tentu sangat ampuh dalam menyingkirkan segala jenis batu ginjal. Namun efek samping serta mahalnya biaya juga perlu menjadi pertimbangan dalam melakukan operasi.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan