Sponsors Link

Hubungan Sesak Nafas dengan Gagal Ginjal Kronik? Ini Jawabannya

Sponsors Link

Ginjal merupakan organ tubuh yang bertugas untuk menyaring darah dan juga mengatur keseimbangan cairan pada tubuh. Ginjal juga turut berperan dalam proses produksi sel darah merah. Jenis penyakit ginjal memang beragam. Satu penyakit ginjal yang berbahaya adalah Gagal Ginjal Kronis. Penyakit ini merupakan jenis penurunan fungsi ginjal secara bertahap dan menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal. Penyebabnya bisa karena penyakit jangka panjang atau karena Kebiasaan yang Bisa Merusak Ginjal. Penderita gagal ginjal kronik sering juga mengalami beberapa gejala. Salah satunya adalah sesak nafas. Apa hubungan sesak nafas dengan gagal ginjal kronik? Berikut beberapa penjelasannya.

ads

Penyebab Sesak Nafas pada Gagal Ginjal Kronik

Jika ginjal mengalami penurunan fungsi dan berujung pada kerusakan permanen, maka metabolisme dalam tubuh tidak akan seimbang. Berikut ini di antaranya penyebab sesak nafas pada penderita gagal ginjal kronis.

  1. Penumpukan cairan pada paru-paru

Salah satu hubungan sesak nafas dengan gagal ginjal kronik adalah disebabkan oleh cairan atau edema dalam tubuh. Penumpukan cairan adalah salah satu Gejala Awal Penyakit Ginjal kronik yang kerap kali terjadi. Terutama pada kasus gagal ginjal yang tingkat kerusakan ginjalnya sudah cukup parah. Ginjal adalah organ tubuh yang berperan dalam mengatur kadar cairan dalam tubuh. Jika ginjal mengalami gangguan atau kerusakan fungsi, maka fungsi ginjal tidak lagi bisa mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

Akibatnya, jumlah cairan yang dikeluarkan dan cairan yang ada di dalam tubuh tidak seimbang. Hal ini yang memicu penumpukan cairan di dalam tubuh. Penumpukan cairan ini kebanyakan menghasilkan pembengkakan, terutama di organ tubuh bagian bawah seperti kaki. Akan tetapi, jika Ginjal Rusak sudah dalam tahap akhir, cairan yang menumpuk bisa jadi di organ tubuh lain yang juga vital, seperti paru-paru.

Penumpukan cairan pada paru-paru inilah yang menyebabkan penderita sering sesak nafas, yaitu karena ruang di paru-paru yang seharusnya digunakan untuk ruang udara, menjadi berisi cairan.

  1. Kelebihan kreatinin dalam darah

Hubungan sesak nafas dengan gagal ginjal kronik lainnya berkaitan dengan kadar kreatinin di dalam darah. Saat fungsi ginjal menurun, ginjal akan kesulitan membuang urine, sehingga akan ada penumpukan zat-zat sisa metabolisme dalam darah. Kreatinin ini akan kembali mengalir bersama darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, darah akan mengalami penurunan fungsi juga karena adanya kelebihan kadar limbah di dalamnya.

Penurunan fungsi darah ini akan berefek pada penurunan kemampuan darah untuk mengikat oksigen. Jika kondisi ini terus berlangsung, maka penderita gagal ginjal kronik akan mengalami sesak nafas, karena oksigen dalam darah lebih sulit diedarkan secara maksimal ke seluruh tubuh.

Sponsors Link

  1. Kondisi anemia pada gagal ginjal kronis

Hubungan sesak nafas dengan gagal ginjal kronik lainnya adalah berkaitan dengan anemia atau kekurangan sel darah merah. Seperti yang dijelaskan di atas, ginjal juga turut berperan serta dalam proses pembentukan sel darah merah di dalam tubuh. Jika ginjal terganggu, maka proses pembentukan sel darah merah di sumsum tulang juga akan ikut terganggu. Akibatnya, sel darah merah yang dihasilkan jumlahnya akan menurun. Hal ini menyebabkan anemia.

Karena sel darah merah memiliki fungsi untuk menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh, maka jika sel darah menurun jumlahnya, tentu jumlah oksigen yang bisa dihantarkan ke seluruh tubuh juga berkurang. Hal ini jugalah yang menyebabkan penderita gagal ginjal kronis tidak bisa bernafas secara normal dan mengalami sesak nafas.

Itulah beberapa hubungan antara sesak nafas dengan gagal ginjal kronis yang perlu diketahui. Kondisi ini memang akan sangat menyiksa sehingga perlu dilakukan penanganan khusus.

Sponsors Link

Mengatasi Sesak Nafas pada Gagal Ginjal Kronik

Sebenarnya tidak ada cara yang bisa mengatasi gejala sesak nafas pada gagal ginjal kronik. Akan tetapi, ada beberapa hal yang bisa mengurangi gejalanya dan memang perlu dilakukan sesuai rekomendasi dokter secara medis, yaitu cuci darah. Cuci darah atau Proses Hemodialisis adalah proses menyaring darah yang tidak bisa dilakukan oleh ginjal yang rusak. Dengan cara ini, darah yang bersih akan meningkatkan kinerjanya dalam menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Dengan demikian gejala sesak nafas bisa diatasi.

Selain itu, ada juga metode punksi pleura atau water seal drainage yang bisa membantu mengurangi cairan atau edema pada paru-paru. Akan tetapi, proses ini sama dengan cuci darah, yang hanya bisa menyebabkan gejala mereda sementara saja. Sementara, jika ginjal masih bermasalah, edema akan kembali terjadi dan darah akan kembali kotor.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai hubungan sesak nafas dengan gagal ginjal kronik yang perlu diketahui. Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , , ,