Sponsors Link

Hubungan Ginjal dengan Jantung yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang bisa dikatakan vital dan penting. Ginjal bekerja tidak hanya sebagai organ yang memproduksi urine untuk dibuang saja, melainkan juga berpengaruh terhadap keseluruhan metabolisme tubuh yang ada. Ginjal juga berperan dalam proses produksi sel darah merah, sehingga memang memiliki hubungan yang erat dengan darah, pembuluh darah, serta jantung itu sendiri. Lalu apa saja hubungan ginjal dengan jantung yang perlu diketahui dan diwaspadai bagi penderita gagal ginjal? Berikut penjelasannya.

ads
  1. Gagal ginjal sebabkan penyakit jantung

Hal yang pertama kali perlu disadari oleh para Penyakit Ginjal kronis adalah bahwa gagal ginjal tidak hanya menyebabkan ginjal rusak, melainkan juga organ tubuh lainnya, termasuk jantung. Bahkan dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa sekitar 70% penderita gagal ginjal mengalami kematian bukan karena organ ginjalnya yang rusak, melainkan karena gangguan pada jantungnya, yang tentu saja dipengaruhi oleh kerusakan ginjal itu sendiri. Sehingga bisa dikatakan, bahwa hubungan ginjal dengan jantung memang sangat erat.

  1. Edema bisa mengisi organ jantung

Salah satu gejala dari penyakit gagal ginjal adalah edema atau adanya penumpukan cairan pada tubuh. Hal ini terjadi jika cairan yang masuk ke tubuh lebih banyak daripada cairan yang bisa dikeluarkan oleh ginjal. Ini jugalah yang menjadi penyebab penderita Gagal Ginjal Tidak Boleh Banyak Minum terlalu banyak air.

Jika cairan dalam tubuh berlebihan, maka akan bisa menyebabkan pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Kita juga mengenal gejala sesak nafas pada penderita gagal ginjal, yang disebabkan oleh cairan mulai mengisi organ paru-paru. Ternyata hal serupa bisa terjadi pada organ jantung. Jika jantung banjir akan cairan, tentu saja akan muncul berbagai gangguan kesehatan.

  1. Tekanan darah tinggi juga mempengaruhi jantung

Hubungan ginjal dengan jantung berikutnya berhubungan dengan tekanan darah. Seperti yang diketahui bersama, Hipertensi Sekunder bisa juga muncul karena penyakit gagal ginjal. Gagal ginjal ini memang bisa meningkatkan tekanan darah. Jika hal ini terus berlanjut, maka tentunya jantung akan bekerja lebih keras dari kondisi normal. Dan ini bisa mempengaruhi kinerja jantung maupun pembuluh darah.

  1. Anemia juga mempengaruhi jantung

Di artikel Hubungan Anemia dengan Ginjal dijelaskan juga bahwa anemia juga merupakan salah satu gejala dari gagal ginjal kronis yang kerap kali terjadi. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Namun, ginjal yang telah rusak tidak akan bisa membantu produksi sel darah merah di sumsum tulang karena tidak bisa memproduksi hormon EPO yang membantu sumsum tulang. Sehingga sel darah merah jumlahnya akan terus berkurang.

Jika kondisi anemia itu tidak segera di atasi, maka sel darah merah tidak akan bisa memenuhi oksigen dan nutrisi di seluruh tubuh, sehingga kinerja organ tubuh harus lebih pelan dari biasanya, termasuk jantung, karena tidak adanya energi. Akan tetapi, jantung tetap membutuhkan energi untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada otot-otot jantung.

Sponsors Link

  1. Limbah pada darah dapat mempengaruhi jantung

Selain karena anemia dan tekanan darah tinggi, hubungan ginjal dengan jantung juga berhubungan erat dengan zat limbah pada darah. Ginjal yang tidak bisa menyaring darah dan memisahkan limbah dari darah menyebabkan darah yang beredar ke seluruh tubuh tetap bergabung dengan limbah tersebut (darah kotor). Darah yang kotor ini akan mempengaruhi kondisi pembuluh darah dan juga jantung, misalnya menyebabkan pembengkakan pada jantung, atau meningkatkan kolesterol yang bisa menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah. Hal inilah yang perlu diwaspadai oleh penderita gagal ginjal kronis agar tetap melakukan cuci darah sesuai dengan rekomendasi dokter.

Sponsors Link

  1. Gagal jantung juga menyebabkan gagal ginjal

Jika di atas sudah dibahas mengenai pengaruh gagal ginjal terhadap jantung, maka sebaliknya, penyakit pada jantung juga bisa menyebabkan penyakit pada ginjal, termasuk gagal ginjal. Misalnya jika jantung mengalami penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan gagal jantung, maka jumlah darah akan menurun. Penurunan jumlah darah yang menuju ke ginjal juga lama kelamaan akan menyebabkan ginjal rusak karena tidak bisa menyaring darah dengan normal.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai hubungan ginjal dengan jantung yang perlu diketahui. Dapat disimpulkan bahwa kedua organ ini memang berhubungan dengan erat, sehingga kesehatan kedua organ harus dijaga dengan baik. Salah satunya adalah dengan melakukan pola makan dan pola hidup yang sehat dan mengonsumsi Makanan Sehat untuk Ginjal dan Jantung. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Anatomi