Sponsors Link

Hubungan Ginjal dengan Hati yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Di dalam tubuh manusia ada beberapa organ tubuh penting atau vital yang mempengaruhi kesehatan manusia. Organ tubuh tersebut di antaranya berasal dari organ-organ eksresi, seperti ginjal dan juga hati. Kedua organ ini memiliki hubungan yang erat. Setelah membahas Hubungan Ginjal dengan Jantung sebelumnya, hubungan ginjal dengan hati juga sering dikaitkan dengan kondisi kesehatan seseorang, dimana jika salah satu dari kedua organ tersebut mengalami gangguan, maka organ lainnya juga akan mengalami gangguan. Benarkah hal tersebut, dan bagaimana mekanismenya? Berikut penjelasannya.

ads

Hubungan Hati dengan Ginjal

  1. Ginjal dan hati sama-sama merupakan organ ekskresi

Tentunya, salah satu hal yang perlu diketahui dari hubungan ginjal dengan hati adalah bahwa keduanya adalah sama-sama berperan sebagai organ tubuh yang berada dalam sistem ekskresi. Sehingga bisa dikatakan keduanya memang saling berhubungan erat. Hubungan keduanya bisa dilihat dari fungsi masing-masing organ yang sama-sama berhubungan dengan darah dan mekanisme pemisahan darah dari zat limbah.

Fisiologi Ginjal sendiri merupakan sebuah organ yang bertugas untuk menyaring darah dari zat-zat sisa atau limbah yang sudah tidak lagi diperlukan oleh tubuh. Sementara itu, hati bertugas untuk merombak darah, yang nantinya akan disalurkan juga ke ginjal, sebelum kemudian disaring oleh ginjal untuk dibuang sebagai urine. Kedua organ ini memang saling bekerja sama dalam pengeluaran zat sisa metabolisme tubuh.

  1. Hati yang terganggu dapat menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal

Hati memiliki banyak fungsi. Hati secara umum berfungsi sebagai pengeluaran zat-zat yang sudah tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh, seperti zat-zat racun ataupun sisa hasil metabolisme dari obat-obatan. Hati juga berfungsi sebagai pengatur keseimbangan sirkulasi darah pada tubuh, seiring dengan fungsinya yang juga untuk merombak darah yang masuk ke organ hati. Apabila hati mengalami gangguan, tentunya organ ginjal juga akan mengalami gangguan, dimana hal ini sering dikenal dengan istilah sindrom hepatorenal.

Hubungan ginjal dengan hati bisa dilihat pada penderita hepatitis misalnya. Yaitu dimana jaringan hati akan mengalami kerusakan. Jaringan hati yang rusak akan digantikan fungsinya oleh sel fibrosis. Akan tetapi, tentu struktur hati tidak bisa seperti hati yang normal, sehingga mengkerut. Dan kondisi ini bisa menyebabkan hipertensi porta. Hipertensi porta bisa merangsang pembuluh darah untuk menyempit, termasuk pembuluh darah yang menuju ke ginjal.

Akibatnya, ginjal akan mengalami kekurangan pasokan darah yang harus disaring. Volume urine pun akan berkurang. Dan jika keadaan ini terus terjadi, maka fungsi ginjal akan menurun dan menyebabkan Penyakit Ginjal. Selain itu zat sisa dalam tubuh tidak bisa dibuang secara normal dan menyebabkan penumpukan racun atau toksin pada tubuh. Hal ini akan semakin memperparah keadaan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai hubungan ginjal dengan hati dari segi fungsinya.

Penyakit Hati yang Menyebabkan Gagal Ginjal

Di atas sudah dijelaskan mengenai sindrom hepatorenal, yaitu sebuah gejala atau sindrom yang disebabkan oleh gagal ginjal akibat komplikasi dari penyakit atau gangguan hati. Sindrom hepatorenal itu sendiri bisa terjadi pada mereka yang memang memiliki gangguan pada organ hati sebelumnya. kondisi ini bisa terjadi pada 10% dari pasien yang dirawat karena gagal hati. Dan tentunya penyakit ini berbahaya, bahkan bisa megancam nyawa.

Sponsors Link

Gejala yang muncul pada sindrom hepatorenal ini sendiri antara lain:

  • Rasa tidak enak badan
  • Mual dan muntah
  • Kelelahan
  • Kulit menjadi kuning
  • Kaki dan perut membengkak
  • Kebingungan atau mengigau
  • Berat badan bertambah
  • Hati dan limpa yang membesar
  • Gemetar
  • Telapak tangan menjadi merah
  • Urine tidak keluar banyak
  • Urine Berwarna Kuning lebih gelap
  • Adanya edema atau penumpukan cairan pada tubuh
  • Dan masih banyak lagi
Sponsors Link

Sindrom hepatorenal ini sendiri bisa terjadi jika seseorang sebelumnya mengalami beberapa penyakit hati di bawah ini:

  • Gagal hati akut – Merupakan sebuah penyakit yang ditandai dengan hati yang tidak bisa berfungsi secara baik akibat adanya kerusakan. Gagal hati akut bisa terjadi pada kurun wakti 8 jam saja setelah penyebabnya mulai muncul.
  • Hepatitis karena alkohol – Sering disebut juga sebagai penyakit hepatitis alkoholik, yang merupakan penyakit hati yang disebabkan oleh konsumsi alkohol yang secara berlebihan dan menjadi kebiasaan jangka panjang. Maka dari itu sangat perlu diketahui Bahaya Alkohol bagi Ginjal dan organ lainnya agar kebiasaan itu bisa dihentikan.
  • Sirosis – Merupakan kondisi kerusakan pada hati yang kronis dan bisa berkembang seiring berjalannya waktu.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai hubungan ginjal dengan hati yang perlu diketahui serta jenis penyakit hati yang dapat menyebabkan gangguan ginjal atau gagal ginjal. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Anatomi