Sponsors Link

Hubungan Gagal Ginjal dan Hipertensi yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Hubungan antara gagal ginjal dan hipertensi adalah hubungan sebab akibat yang tidak bisa dipisahkan. Penderita hipertensi beresiko mengalami gagal ginjal sebagai hasil dari komplikasi tersebut. Sedangkan penderita gagal ginjal sudah pasti menderita hipertensi. Pada penyakit gagal ginjal kronis, hipertensi menjadi salah satu penyebab utamanya selain diabetes.

ads

Apa itu hipertensi?

Seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darahnya berada di atas standar normal, yakni 120/80 mmhg. Hipertensi terjadi ketika darah yang mengalir pada pembuluh darah bersih atau arteri mengalami peningkatan hingga menekan dinding-dinding arteri. Naiknya tekanan darah berakibat langsung pada organ vital lain seperti ginjal, jantung, sistem saraf, dan otak. Tidak ada gejala yang spesifik pada penyakit ini, dan itulah mengapa penderita hipertensi baru terdeteksi penyakitnya setelah kondisinya semakin parah. Pada beberapa kasus, seseorang baru mengetahui dirinya terkena hipertensi setelah menderita gagal ginjal.

Apa itu gagal ginjal?

Gagal ginjal adalah sebuah kondisi dimana ginjal mengalami kerusakan dan semakin lama tidak bisa lagi menjalankan fungsinya dengan baik. Ginjal yang sudah rusak tidak akan mampu lagi menyaring cairan dan limbah sisa-sisa makanan yang masuk ke dalam tubuh. Fungsi ini sangat vital bagi manusia dan tidak bisa digantikan oleh organ yang lainnya. Ada banyak faktor penyebab gagal ginjal di antaranya: hipertensi, diabetes, infeksi ginjal, kelainan sistem imun, dan masih banyak lagi faktor yang lain.

Faktor resiko gagal ginjal

Penyakit gagal ginjal disebabkan oleh banyak faktor. Berikut faktor-faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang menderita gagal ginjal:

  • Penderita diabetes
  • Penderita hipertensi yang menahun
  • Mengalami infeksi pada ginjal
  • Perokok berat dan suka minuman beralkohol
  • Suka meminum jamu tradisional yang meninggalkan residu pada ginjal.
  • Pola makan tidak sehat
  • Tidak suka berolahraga
  • Stress yang berkepanjangan

Hubungan Gagal Ginjal dan Hipertensi

Hipertensi menjadi penyebab utama penyakit gagal ginjal selain diabetes. Dapat dipastikan bahwa hubungan gagal ginjal dan hipertensi memang sangat erat.

1. Penderita gagal ginjal sudah pasti terkena hipertensi

Gagal ginjal bukanlah penyakit yang mudah menjangkit siapa saja. Selalu ada kondisi kronis yang menyebabkan ginjal seseorang rusak dan tidak bisa lagi menjalankan fungsi dengan baik. Salah satu kondisi tersebut adalah hipertensi. Tekanan darah yang tinggi dari waktu ke waktu mengganggu keseimbangan kerja organ ginjal hingga berujung pada kerusakan ginjal.

Tanda tanda ginjal rusak adalah adanya busa dalam urine. Urine yang berbusa mengindikasikan adanya protein yang tercampur dengan urine. Protein seharusnya tersaring oleh ginjal. Lolosnya protein hingga tercampur bersama urine menandakan ginjal mulai gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Sponsors Link

2. Tekanan darah tinggi merusak pembuluh darah kapiler ginjal

Ketika tekanan darah meningkat, efeknya langsung terasa oleh organ lain pada tubuh. Derasnya aliran darah tidak hanya melukai dan menekan dinding arteri yang dilewatinya, tetapi juga mengganggu keseimbangan kerja jantung, sistem saraf, otak, dan ginjal. Beberapa komplikasi yang bisa menyerang penderita hipertensi adalah gagal jantung, serangan stroke, dan gagal ginjal.

Mengapa bisa demikian? Ginjal adalah organ tubuh yang berukuran kecil bahkan bisa lebih kecil dari jantung. Oleh karena itu, organ ginjal dipenuhi oleh pembuluh darah kecil atau pembuluh darah kapiler. Karena ukuran pembuluh darah yang kecil, ginjal tidak dapat menerima aliran darah dengan jumlah besar dalam waktu yang bersamaan. Akibatnya pembuluh darah kapiler dalam ginjal mengalami kerusakan.

ads

3. Suplai oksigen dan darah bersih ke ginjal berkurang karena hipertensi

Setelah pembuluh darah kapiler dalam ginjal mengalami kerusakan karena tekanan darah yang terlalu tinggi, ginjal tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Ginjal dikatakan mengalami kerusakan karena tidak bisa menyaraing darah kotor dan zat sisa makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Di dalam ginjal terdapat sistem penyaringan yang terdiri dari jutaan saraf nefron. Nefron inilah yang menjalankan fungsi vital ginjal untuk menyaring kotoran dalam tubuh. Untuk bisa berfungsi dengan baik, nefron membutuhkan asupan oksigen dan darah bersih yang cukup dari ginjal. Bagian yang bertugas memberikan suplai ini adalah pembuluh darah kapiler ginjal. Karena pembuluh darah kapiler mengalami kerusakan akibat tekanan darah tinggi, suplai oksigen dan darah bersih menuju nefron juga terganggu. Inilah mengapa hubungan gagal ginjal dan hipertensi sangat erat.

4. Naiknya tekanan darah bisa menyebabkan gagal ginjal

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penderita gagal ginjal pasti memiliki hipertensi. Ginjal yang rusak dan tidak lagi bisa menjalankan fungsinya akan menganggu keseimbangan di dalam tubuh. Fungsi ginjal adalah menyaring darah yang kotor bersama dengan zat-zat sisa makanan. Tidak ada organ lain yang bisa menggantikan fungsi ini. Jika ginjal sudah mengalami kerusakan, cara yang banyak ditempuh adalah cuci darah. Gagal ginjal memang menjadi penyebab cuci darah yang utama.

Tanda awal ginjal bermasalah adalah gejala dari penyakit gagal ginjal. Salah satunya adalah berkurangnya jumlah urine yang dikeluarkan oleh tubuh, padahal Anda selalu merasa ingin kencing setiap saat. Beberapa bagian tubuh juga mulai membengkak karena terjadi penumpukan cairan yang tidak bisa disaring oleh ginjal.

5. Kerusakan ginjal memicu naiknya tekanan darah

Penyakit gagal ginjal memang disebabkan oleh hipertensi. Seseorang tidak akan menderita gagal ginjal kecuali memiliki riwayat hipertensi sebelumnya. Baik atau tidaknya fungsi ginjal memang tergantung pada kecukupan suplai darah bersih, nutrisi, dan oksigen yang masuk ke sistem nefron ginjal. Sistem nefron bertugas untuk menyaring semua zat-zat sisa yang tidak diperlukan oleh tubuh. Namun hipertensi mengganggu keseimbangan kerja ginjal hingga asupan oksigen dan nutrisi ke sistem nefron tidak bisa berjalan dengan baik.

Jika kondisi ini berlangsung terus menerus bisa menyebabkan penyakit gagal ginjal. Kerusakan pada ginjal akan memicu peningkatan produksi hormon renin dalam darah. Hormon ini akan merangsang naiknya tekanan darah secara signifikan. Karena ginjal telah rusak, keseimbangan kadar air dan garam pada tubuh juga akan ikut terganggu sehingga memicu naiknya tekanan darah. Dengan penjelasan tersebut, hubungan gagal ginjal dan hipertensi semakin erat bukan?

6. Penumpukan cairan pada tubuh menyebabkan tekanan darah naik

Ketika ginjal mengalami kerusakan, organ tersebut kehilangan kemampuan untuk membuang limbah dan cairan sisa melalui urine. Akibatnya, cairan yang tidak mampu disaring oleh ginjal menumpuk di seluruh bagian tubuh sehingga menyebabkan tubuh membengkak karena cairan. Jika cairan yang menumpuk ini tidak segera dibuang dan justru terus meningkat jumlahnya, hal tersebut bisa membuat tekanan darah naik dengan cepat. Naiknya tekanan darah menimbulkan kerusakan yang lebih parah pada ginjal. Ginjal dan darah kemudian menciptakan siklus berbahaya yang tidak pernah berakhir.

Sponsors Link

Itulah hubungan gagal ginjal dan hipertensi yang harus Anda ketahui. Kedua penyakit ini memang termasuk penyakit yang sangat serius karena menyerang dua organ vital yang fungsinya tidak bisa digantikan oleh organ yang lainnya. Gejala awal penyakit ini juga tidak nampak dengan jelas sehingga pada banyak kasus seseorang menyadari terkena hipertensi dan gagal ginjal saat kondisinya sudah parah. Gejala yang kemudian muncul adalah pembengkakan pada tubuh, mual dan muntah yang hebat serta kehilangan nafsu makan. Akan tetapi jika gejala ini muncul hal tersebut mengindikasikan ginjal yang sudah terlanjur rusak.

Agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk gagal ginjal dan hipertensi, menjaga kesehatan tubuh adalah hal yang sangat penting. Terapkan pola hidup sehat dengan mencukupi kebutuhan gizi harian dengan tepat. Konsumsi protein yang sehat diimbangi dengan serat dari buah dan sayur serta olahraga secara rutin. Jangan sampai tubuh Anda terjangkit penyakit apapun, terlebih penyakit serius seperti gagal ginjal dan hipertensi yang bisa mengancam nyawa Anda.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :