Sponsors Link

Hubungan Empedu dengan Ginjal yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Sistem metabolisme di dalam tubuh manusia tentu berhubungan satu dengan yang lainnya. Hal ini disebabkan dalam satu tubuh memang ada banyak organ. Namun, sistem metabolisme menyangkut seluruh organ tersebut. Sehingga jika ada kerusakan dalam satu organ saja, seluruh sistem metabolisme tubuh bisa terganggu. Demikian pula dengan organ-organ di Anatomi Saluran Kemih dan ekskresi lainnya, misalnya organ ginjal yang ternyata juga berhubungan dengan organ hati. Lalu bagaimana hubungan empedu dengan ginjal? Berikut beberapa penjelasan mengenai hal ini.

ads

Fungsi Ginjal dan Empedu

Fisiologi Ginjal merupakan organ tubuh yang berperan dalam proses terbentuknya urine dalam tubuh manusia. Ginjal merupakan organ yang akan menjadi penyaring darah dan memisahkan darah dengan zat-zat sisa metabolimse. Zat sisa metabolisme itu nantinya akan dibuang dalam bentuk urine. Selain fungsi utama tersebut, ginjal juga turut berperan dalam proses pembentukan sel darah, keseimbangan cairan dalam tubuh, serta tekanan darah. Sehingga berhubungan juga dengan keseimbangan metabolisme tubuh.

Sedangkan empedu, adalah hasil produksi dari organ hati. Empedu berbentuk cairan berwarna hijau dan akan dihasilkan untuk membantu proses pencernaan. Empedu akan disimpan di kantung empedu dan nantunya akan bekerja dalam membantu kerja enzim pencernaan, sebagai pengemulsi lemak, juga membantu penyerapan lemak. Selain itu empedu juga bekerja sebagai media yang membuang zat sisa dari hati. Sebagaimana diketahui bersama, hati adalah organ untuk merombak sel darah. Sel darah yang sudah mati dan tidak dibutuhkan lagi akan disalurkan oleh empedu menuju saluran pencernaan, sehingga bisa dibuang bersama feses. Atau diteruskan ke ginjal yang akan dibuang nantinya dalam bentuk urine.

Hubungan Ginjal dengan Empedu

Pada dasarnya karena empedu berhubungan langsung dengan hati, maka hubungan empedu dengan ginjal berkaitan pula dengan Hubungan Ginjal dengan Hati. Selain itu, berkaitan dengan fungsi empedu sebagai pengemulsi dan penyerapan lemak, maka hubungan ginjal dengan empedu berhubungan dengan kolesterol di dalam darah.

  1. Gangguan pada empedu dapat mengganggu hati

Seperti yang dijelaskan di atas, empedu adalah cairan yang dihasilkan oleh hati untuk membantu proses pencernaan lemak. Empedu akan disimpan di dalam kantung empedu. Jika terjadi peradangan di saluran empedu, atau yang biasa dikenal dengan nama sirosis billier primer, maka aliran empedu akan bermasalah. Dan jika tidak segera diatasi dengan baik, peradangan tersebut bisa menjalar ke hati dan menyebabkan peradangan di hati.

Organ hati yang mengalami gangguan tentu akan menyebabkan organ ginjal juga terpengaruh. Misalnya jika ada peradangan di hati, maka organ ginjal juga terpengaruh. Hal ini berkaitan dengan fungsi hati yang digunakan untuk merombak darah, sementara ginjal fungsinya untuk menyaring darah itu sendiri.

  1. Berhubungan dengan lemak dan kolesterol

Hubungan empedu dengan ginjal berikutnya berhubungan dengan kolesterol. Seperti yang diketahui bersama, bahwa kolesterol yang terlalu tinggi pada darah bisa memicu beberapa penyakit. Salah satunya adalah menyebabkan gagal ginjal kronis. Dan seperti yang dijelaskan di atas, bahwa empedu berperan dalam proses pencernaan dan penyerapan lemak. Jika seseorang memiliki pola makan yang salah, sehingga menyebabkan terlalu banyak lemak masuk ke dalam tubuh, dan empedu tidak bisa mencerna dengan normal tumpukan lemak yang masuk, maka akan menyebabkan tingkat kolesterol yang banyak pada tubuh.

Sponsors Link

Kolesterol yang tinggi pada tubuh bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Bukan hanya dapat menyebabkan batu empedu saja, melainkan juga bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Jika kandungan kolesterol dalam darah tinggi, maka bisa jadi pembuluh darah juga mendapatkan imbasnya. Dan jika pembuluh darah terganggu, tekanan darah juga terganggu. Sebagaimana orang dengan kolesterol tinggi kebanyakan dikaitkan juga dengan hipertensi.

Sponsors Link

Tekanan darah yang terganggu (hipertensi) akan mempengaruhi organ ginjal. Seperti yang diketahui bahwa ada Hubungan Gagal Ginjal dan Hipertensi yang sagat erat. Ginjal akan bekerja lebih keras untuk memisahkan zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh, sehingga fungsi ginjal akan menurun perlahan-lahan, dan menyebabkan Diagnosa Gagal Ginjal Kronis. Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga pola makan.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai hubungan empedu dengan ginjal yang perlu diketahui. Walau hubungan keduanya tidak begitu erat, akan tetapi jika salah satu mendapatkan gangguan, organ lain juga bisa mendapatkan gangguan. Maka dari itu, menjaga kesehatan seluruh anggota badan perlu dilakukan agar terhindar dari berbagai jenis penyakit. Semoga informasi ini bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Anatomi