Sponsors Link

Hubungan Dehidrasi dengan Ginjal yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Ginjal merupakan organ tubuh yang vital di dalam tubuh tepatnya di Anatomi Saluran Kemih. Ginjal yang terganggu bisa menyebabkan seseorang terganggu metabolisme tubuhnya secara keseluruhan. Hal ini dikarenakan ginjal berhubungan langsung dengan darah dan sistem pembuangan. Jika muncul berbagai penyakit ginjal, maka zat-zat yang seharusnya dibuang dari tubuh tidak bisa dibuang. Dan ini akan menjadi racun bagi tubuh. Salah satu cara menjaga kesehatan ginjal adalah dengan minum cairan yang cukup setiap harinya agar tidak dehidrasi. Lalu apa hubungan dehidrasi dengan ginjal? Berikut penjelasannya.

ads

Tentang Dehidrasi

Sebelum membahas mengenai hubungan antara dehidrasi dengan ginjal, ada baiknya mengetahui telebih dahulu tentang dehidrasi. Dehidrasi itu sendiri merupakan kondisi dimana tubuh kekurangan cairan, sehingga metabolisme terganggu. Air itu sendiri adalah komponen yang mengisi lebih dari 2/3 tubuh manusia sehat. Jika kadar air pada tubuh berkurang banyak, maka akan muncul dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan rasa haus pada seseorang.

Hubungan Ginjal dengan Dehidrasi

Seperti yang dijelaskan di atas, ginjal adalah salah satu organ yang berperan penting pada tubuh. Organ ginjal bertugas untuk memproduksi air kencing atau urine dan berkaitan langsung dengan cairan di dalam tubuh, sehingga asupan cairan akan sangat berhubungan dengan organ ini. Berikut beberapa hubungan dehidrasi dengan ginjal yang perlu diketahui.

  1. Ginjal turut serta merangsang rasa haus pada manusia

Seperti yang dijelaskan di atas, salah satu tanda dari dehidrasi adalah munculnya rasa haus. Ternyata rasa haus pada manusia ini muncul juga berhubungan dengan kinerja dari ginjal itu sendiri. Saat tubuh kehilangan cairan, dalam artian, saat jumlah cairan yang dikeluakan tubuh lebih banyak daripada pemasukannya, volume darah akan menurun dan tekanan darah juga menurun.

Perubahan pada darah dan tekanan darah ini akan menstimulasi organ ginjal untuk melepaskan hormon renin. Fungsi Renin Pada Ginjal salah satunya akan memicu pembentukan atau peningkatan impuls saraf di hipotalamus, sehingga pusat rasa haus di hipotalamus akan terangsang. Kondisi ini akan menyebabkan seseorang merasakan haus.

Rasa haus itu sendiri juga ditandai dengan rasa kekeringan di mulut, sehingga membuat seseorang ingin minum. Akan tetapi, ada juga beberapa orang yang memiliki gangguan terhadap sensasi haus tersebut, sehingga mungkin mereka tidak merasakan haus, padahal sebenarnya tubuh mereka membutuhkan cairan yang lebih banyak.

  1. Ginjal turut serta mengatur frekuensi atau volume kehilangan air

Sebagai organ pembuangan, ginjal sudah diciptakan secara sempurna. Organ ini ternyata juga berperan dalam proses pengaturan kehilangan air dari tubuh manusia. Saat tubuh dehidrasi, maka air seni akan berkurang. Kondisi ini dipengaruhi pleh keberadaan beberapa hormon pada ginjal, seperti aldosteron, angiotensin, dan juga atrial natriuretic peptide. Sebaliknya, saat tubuh terlalu banyak minum atau terlalu banyak terisi cairan, ketiga hormon itu juga akan membuat air urine meningkat, dengan warna urine yang biasanya lebih bening.

Sponsors Link

  1. Dehidrasi dapat menyebabkan gangguan ginjal

Hubungan dehidrasi dengan ginjal selanjutnya adalah bahwa seseorang yang teralalu sering dehidrasi bisa menyebabkan gangguan ginjal. Misalnya jika seseorang memang memiliki kebiasaan minum sedikit cairan setiap harinya. Seperti yang diketahui bersama, tubuh seseorang membutuhkan air yang cukup untuk metabolisme di dalam tubuh. Jika seseorang dehidrasi, maka darah dan tekanan darah akan terganggu.

Dan hal ini juga akan mempengaruhi kinerja ginjal menjadi lebih berat. Jika kondisi tersebut terjadi secara bertahun-tahun, maka seseorang bisa saja terkena gangguan ginjal, seperti batu ginjal, atau bahkan gagal ginjal. Sehingga bisa dikatakan dehidrasi adalah salah satu faktor Penyebab Ginjal Rusak yang perlu dicegah. Hal ini juga lah yang menyebabkan seseorang harus tetap menjaga asupan cairan setap harinya secara cukup, agar kesehatan ginjal tetap terjaga.

Sponsors Link

  1. Penyakit ginjal dapat menyebabkan dehidrasi

Selain itu, hubungan dehidrasi dengan ginjal lainnya adalah penyakit ginjal dapat menyebabkan seseorang menderita dehidrasi akut. Seperti misalnya pada penyakit Diabetes Insipidus, atau diabetes tipe 1. Pada penyakit ini, si penderita akan terus menerus merasa kehausan, karena memang ada kelainan di bagian hormon tertentu pada tubuhnya yang tidak bisa mengatur keseimbangan cairan.

Akibatnya penderita akan terlalu sering mengeluarkan urine, sehingga kebutuhan cairan pada tubuh si penderita akan sangat banyak. Bahkan penderita diabetes insipidus harus mengonsumsi hingga 20 liter air per harinya.

Itulah beberapa penjelasan mengenai hubungan dehidrasi dengan ginjal yang perlu diketahui sebagai informasi mengenai anatomi dan juga Fisiologi Ginjal. Semoga artikel ini bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Anatomi