Sponsors Link

Hiperkalkemia: Pengertian, Gejala dan Penyebabnya

Sponsors Link

Fungsi utama ginjal adalah untuk menyaring zat-zat racun yang tidak diperlukan oleh tubuh. Adakalanya ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik. Saat itulah penyakit-penyakit ginjal mulai bermunculan misalnya ginjal rusak dan gagal ginjal. Penyakit-penyakit tersebut bisa muncul karena beberapa sebab. Penyabab ginjal rusak diantaranya dapat disebabkan oleh obat-obatan, alkohol dan sebagainya. Ginjal rusak juga dapat menimbulkan kondisi medis yang dinamakan uremia atau tingginya kadar natrium urea dalam darah. Sedangkan penyebab batu ginjal pada pria diantaranya dehidrasi dan mengkonsumsi makanan-makanan tertentu yang tinggi gula, sodium dan kalsium. Mengkonsumsi makanan yang tinggi kalsium ataupun vitamin D secara berlebihan dapat menyebabkan kondisi tertentu yang dinamakan hiperkalkemia. Dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai Hiperkalkemia.

ads

Apa Itu Hiperkalkemia?

Hiperkalkemia adalah kondisi ketika kadar kalsium yang ada di dalam darah jauh dari garis normal. Meskipun kalsium pada dasarnya baik untuk kesehatan tulang, sel serta otot, namun jika Anda terlalu banyak kalsium maka akan berdampak pada tubuh manusia berupa pembentukkan batu ginjal, melemahnya tulang serta mengganggu kerja jantung dan otak.

Gejala Hiperkalkemia

Hiperkalkemia tidak dapat dirasakan gejalanya jika tingkat keparahannya rendah. Namun jika sudah parah, gejala-gejala ini akan nampak. Gejala-gejala hiperkalkemia diantaranya adalah berupa:

  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Rasa haus yang luar biasanya (terkait dengan ginjal)
  • Sering buang air kecil (terkait dengan ginjal)
  • Mual (terkait dengan lambung)
  • Hilangnya nafsu makan (terkait dengan lambung)
  • Sembelit (terkait dengan lambung)
  • Muntah (terkait dengan lambung)
  • Detak jantung yang abnormal
  • Keram (terkait dengan otot)
  • Lemas (terkait dengan otot)

Penyebab Hiperkalkemia

Hiperkalkemia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya:

1. Kerja Kelenjar Parathyroid yang Berlebihan

Penyebab paling umum dari hiperkalkemia adalah karena hasil dari kerja kelenjar Parathyroid yang berlebihan, yang dapat timbul dari tumor kecil yang jinak atau tumor lainnya yang lebih besar.

2. Kanker

Kanker payudara, kanker paru-paru dan juga kanker pembuluh darah dapat meningkatkan resiko terkena kondisi hiperkalkemia. Penyebaran kanker (metafisis) lewat tulang juga meningkatkan resiko.

3. Faktor Keturunan

Kelainan genetik yang langka seperti hypocalciuric hypercalcemia dapat meningkatkan kadar kalsium di dalam darah karena reseptor kalsium yang cacat di dalam tubuh. Keadaan seperti ini tidak menimbulkan gejala ataupun komplikasi terhadap hiperkalkemia.

4. Ketidakmampuan dalam Bergerak (Immobility)

Orang yang punya penyakit yang mengharuskannya untuk tidur ataupun duduk di tempat yang sama sepanjang hari dapat beresiko terkena hiperkalkemia. Seiring berjalannya waktu tulang yang tidak bergerak akan melepaskan kalsium ke darah.

Sponsors Link

5. Dehidrasi yang Parah

Penyebab umum dari hiperkalkemia ringan atau sementara adalah dehidrasi. Kurangnya cairan di dalam darah dapat meningkatkan konsentrasi kalsium.

6. Obat-Obatan

Obat-obatan tertentu seperti lithium, yang biasa digunakan untuk mengobati pasien penderita bipolar dapat meningkatkan pelepasan hormon prathyroid.

7. Suplemen

Mengkonsumsi vitamin D berlebihan dapat meningkatkan kadar kalsium di dalam darah di atas garis normal.

Sponsors Link

 8. Penyakit Lainnya

Penyakit-penyakit tertentu seperti tuberkolosis dan sarkoidosis dapat meningkatkan vitamin D dalam darah, yang akan merangsang saluran usus untuk menyerap lebih banyak kalsium.

Itulah penjelasan mengenai hiperkalkemia yang perlu diketahui. Pada dasarnya, hiperkalkemia adalah suatu kondisi medis ketika kadar kalsium di dalam darah berada di atas garis normal. Jika terbilang ringan, hiperkalkemia tidak harus diobati, namun tetap terus diawasi perkembangannya. Jika sudah parah, ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan. Misalnya dengan mengkonsumsi obat calcimimetic, yaitu obat yang biasa digunakan untuk mengendalikan kerja kelenjar parathyroid yang berlebihan.

Sponsors Link
>
, ,