Sponsors Link

Hidronefrosis Bilateral – Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Sponsors Link

Fungsi utama organ ginjal di dalam tubuh adalah membuang racun dan zat-zat sisa metabolisme yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Pembuangan ini dilakukan melalui urine yang dikeluarkan oleh tubuh, sedangkan penyaringan zat yang kotor dilakukan dalam darah.

ads

Tidak heran jika keberadaan organ yang satu ini sangat vital bagi setiap orang. Agar ginjal terhindar dari serangan berbagai penyakit, lakukan cara merawat ginjal agar tetap sehat dan cara merawat ginjal lain yang bisa dilakukan. Kesehatan ginjal memang harus dijaga dengan baik, bukan karena ia adalah organ penting yang tidak tergantikan saja, tetapi ginjal juga sangat rentan terserang berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah hidronefrosis.

Secara harfiah, hidronefrosis berarti air di dalam ginjal. Penyakit tersebut juga dikenal dengan nama ginjal bengkak. Salah satu kondisi yang menjadi penyebab ginjal bengkak adalah penumpukan urine di dalam ginjal yang tidak bisa dikeluarkan. Namun penyakit ini bukanlah penyakit yang berdiri sendiri, namun penyakit yang disebabkan oleh penyakit lain atau komplikasi dari penyakit tertentu di dalam tubuh seseorang.

Jenis-jenis Hidronefrosis

Pembengkakan pada ginjal bisa terjadi pada salah satu sisinya saja atau pada keduanya. Ini dia jenis hidronefrosis yang bisa menyerang seseorang:

  • Hidronefrosis unilateral. Adalah pembengkakan yang terjadi pada salah satu sisi ginjal saja, sebelah kanan atau sebelah kiri.
  • Hidronefrosis bilateral. Yaitu ketikan pembengkakan pada ginjal terjadi pada kedua sisi ginjal yang dimiliki manusia, sebelah kanan dan kiri.

Kedua jenis hidronefrosis tersebut sebenarnya bukan termasuk jenis penyakit yang parah dan bisa sembuh dengan cepat jika segera diobati. Tetapi penyakit ini jika dibiarkan saja bisa mengakibatkan penyakit lain seperti menjadi penyakit infeksi saluran kemih, penyakit uremia, infeksi ginjal, atau bahkan gagal ginjal kronis sekalipun.

Penyebab Hidronefrosis Bilateral

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, hidronefrosis muncul karena adanya penyakit lain atau kondisi tertentu pada si penderita. Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan hidronefrosis bilateral antara lain adalah:

  • Penyumbatan saluran kemih. Penyumbatan ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti kelainan pada saluran kemih, infeksi atau gangguan yang menyerang saluran kemih seseorang.
  • Kehamilan. Hidronefrosis bilateral umum diderita oleh wanita yang sedang hamil. Kondisi rahim yang terus membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan membuat organ-organ yang ada di sekitarnya menjadi tertekan. Hidronefrosis terjadi jika rahim menekan ureter atau saluran kemih sehingga menyebabkan urine tidak bisa dikeluarkan.
  • Batu ginjal. Penyakit batu ginjal bisa menyebabkan hidronefrosis bilateral apabila muncul pada saluran kemih. Jika demikian, maka jalan keluar urine otomatis tersumbat oleh batu ginjal.
  • Saluran kemih menyempit. Penyempitan yang terjadi pada saluran kemih seseorang bisa disebabkan oleh infeksi yang terjadi pada saluran kemih, operasi, atau karena pengobatan dengan teknik radiasi seperti kemoterapi.
  • Prostat membengkak. Selain menjadi penyebab infeksi ginjal, prostat yang membengkak bisa menyebabkan hidronefrosis juga. Kasus ini banyak ditemui pada pria berusia 50 tahun ke atas.
  • Kanker. Penyakit kanker yang menyerang tubuh seperti kanker ginjal, kanker ovarium, kanker kandung kemih, dan kanker prostat yang terjadi di sekitar area ginjal dan kandung kemih bisa memicu pembengkakan ginjal.
    Sponsors Link

Gejala Hidronefrosis Bilateral

Penyakit hidronefrosis biasanya tidak menunjukkan gejala yang signifikan di awal kemuculannya. Bahan sering tidak terasa, dan ketika mulai muncul gejala yang berat penyakit ternyata sudah parah. Ini dia gejala hidronefrosis bilateral yang harus Anda waspadai.

  1. Adanya benjolan besar di dalam perut yang menyebabkan perut membesar.
  2. Nyeri yang hebat pada punggung bagian bawah.
  3. Nyeri pada kedua sisi tubuh.
  4. Mual dan muntah, yang mengakibatkan nafsu makan menurun.
  5. Demam tinggi.
  6. Sering menggigil.
  7. Urine berwarna merah atau berdarah.
  8. Sering nyeri saat buang air kecil, yang juga merupakan ciri ciri infeksi saluran kemih.
  9. Intensitas buang air kecil meningkat.

Jika Anda menemukan gejala-gejala tersebut di atas pada diri Anda atau pada orang di sekitar Anda, segera periksakan diri ke dokter agar mendapat perawat yang tepat.

Sponsors Link

Cara Mengatasi Hidronefrosis Bilateral

Hidronefrosis sebenarnya mudah disembuhkan apabila diketahui kemunculannya sejak awal. Dokter akan bisa menemukan cara mengatasi hidronefrosis bilateral yang tepat, sesuai dengan kondisi yang memicu munculnya penyakit ini. Cara mengatasi hdronefrosis yang tepat adalah dengan menghilangkan penyumbatan yang terjadi. Ini dia beberapa metode mengatasi hidronefrosis yang bisa dilakukan:

  1. Memasang kateter pada ginjal akan urine bisa dikeluarkan dari dalam ginjal dengan cepat dan aman.
  2. Jika kondisi penderita sudah parah dan ginjal rusak permanen, tidak ada pilihan lain selain dilakukan operasi pengangkatan ginjal.

Cara mengatasi hidronefrosis juga harus disesuaikan dengan kondisi atau penyakit yang menyebabkan pembengkakan pada ginjal, seperti:

  1. Jika penderita mengalami infeksi ginjal dan saluran kemih, maka pemberian antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi adalah cara yang tepat.
  2. Jika penderita mengalami kanker prostat atau pembengkakan pada prostat, maka operasi perlu dilakukan untuk menyembuhkan penyakit yang ada di dalam prostat.
  3. Jika penderita mengalami kanker yang menyerang organ di sekitar saluran kemih, maka sel kanker perlu dibunuh dengan operasi atau kemoterapi.

Itulah penjelasan mengenai hidronefrosis bilateral. Semoga bermanfaat ya!

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :