Sponsors Link

Glomerulonefritis – Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Sponsors Link

Glomerulunefritis atau orang juga biasa mengenalya dengan GN adalah sebuah penyakit pada organ ginjal manusia yang merupakan bentuk peradangan di area glomerulus. Glomerulus sendiri adalah sebuah struktur ginjal yang dibuat oleh kumpulan pembuluh darah kecil. Pada bagian tersebut, akan mengeluarkan banyak cairan, elektrolit serta zat sisa yang bersifat berlebih dari aliran darah dan dikeluarkan bersamaan dengan urin. Glomerulus yang terganggu akan menyebabkan ginjal akan terganggu bahkan sampai berhenti bekerja seperti normalnya dan mamungkinkan anda mengalami  gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis.

ads

Glomerulunefritis dibagi menjadi dua macam. Tahap ketika berada di level akut hingga berada di level kronis. Yang membedakan adalah jika Glomerulunefritis akut  bentuk serangan dan rasa sakit akibat peradangan dirasakan secara mendadak sedangkan Glomerulunefritis  kronis bentuk serangan dan peradangan tersebut sudah terjadi sejak lama atau jangka panjang dan Glomerulunefritis menjadi mudah kambuh.

Peradangan pada glomerulus ini dapat terjadi dengan sendiri tanpa adanya penyebab atau pemicu dan biasa disebut dengan Glomerulunefritis primer. Namun, penyakit lainnya seperti lupus atau diabetes juga memegang peran penting dalam hal penyeabab timbulnya Glomerulunefritis  ini dan biasa disebut dengan Glomerulunefritis  sekunder. Jika Glomerulunefritis dibiarkan berkepanjangan dan tidak mengonsumsi  makanan pencuci ginjal , ginjal anda dapat mengalami kerusakan yang parah.

Gejala Glomerulunefritis 

Glomerulunefritis sendiri tidak memiliki gejala yang akurat dan selalu sama dengan Glomerulunefritis yang dirasakan oleh setiap orang. Namun, dengan gejala yang dirasakan akan dapat dibedakan apakah Glomerulunefritis  berada di tahap akut atau kronis. Berikut dibawah ini gejala awal yang timbul pada Glomerulunefritis akut:

  • Jarang buang air kecil
  • Urin berwarna gelap atau muncul darah pada urin
  • Kelebihan cairan pada paru-paru dan menyebabkan batuk
  • Bengkak pada area wajah atau edema
  • Tekanan darah tinggi.

Disisi lain, Glomerulonefritis  kronis bisa saja muncul secara perlahan tanpa memiliki gejala apapun yang mengindikasikan Glomerulonefritis  kronis. Namun, dapat juga nampak gejala menyerupai Glomerulonefritis akut yang muncul secara perlahan, seperti:

  • Tekanan darah tinggi
  • Sering buang air kecil pada waktu malam
  • Sakit perut
  • Urin mengandung protein berlebih atau darah
  • Area kaki dan wajah bengkak atau edema
  • Mimisan
  • Urin berbusa atau berbuih akibat protein berlebih

Jika dibiarkan, Glomerulonefritis dapat menimbulkan penyakit gagal ginjal dengan ciri-ciri seperti:

  • Mudah lelah
  • Muncul rasa mual dan sering muntah
  • Kulit gatal dan cenderung kering
  • Napsu makan berkurang
  • Susah tidur atau insomnia
  • Kram otot pada waktu malam

Namun, gagal ginjal dapat perlahan disembuhkan dengan rutin mengonsumsi  makanan sehat untuk ginjal dan  sayuran pembersih ginjal.

Sponsors Link

Penyebab Glomerulunefritis 

Glomerulunefritis yang bersifat akut dapat menjadi salah respon yang diberikan terhadap adanya infeksi seperti infksi strep throat atau biasa dikenal abses gigi. Kondisi seperti dapat disebabkan oleh adanya masalah pada sistem imun yang memiliki reaksi berlebihan terhadap adanya infeksi. Namun, hal tersebut dapat hilang tanpa adanya perawat. Tetapi dapat juga diberikan penanganan langsung dengan tujuan untuk melakukan pencegahan terhadap adanya kerusakan jangan panjang pada ginjal.

Berikut dibawah ini terdapat beberapa penyakit yang diketahui dapat menyebabkan adanya radang ginjal dan pada area glomerulus ginjal dan mampu memicu adanya Glomerulunefritis :

ads
  • Infeksi. Yang dapat berupa:
    • Post-streptococcal glomerulonephritis: Pada kasus ini, Glomerulonefritis berkemungkinan muncul dalam 1-2 minggu setelah terapi pemulihan dari penyakit infeksi strep throat atau infkeis kulit atau impetigo. Untuk melakukan perlawanan terhadap infeksi tersebut, tubuh anda akan menghasilkan antibodi ekstra yang berada di dalam glomerulus dan menyebabkan adanya inflamasi. Pada penderita usia anak, kejadian post-streptococcal glomerulonephritis lebih sering muncul dibandingkan penderita dewasa. Namun, penderita anak lebih mudah sembuh.
    • Infeksi virus : Dapat berupa infeksi virus biasa seperti terkena virus hepatitis B, hepatitis C, dan human immunodeficiency virus atau HIV mampu memicu munculnya glomerulonefritis.
    • Bacterial endocarditis : Terkadang, bakteri mampu menyebar melalui aliran arah dan menetap di jantung. Hal tersebut mampu menyebabkan adanya infeksi pada salah satu atau beberapa katup jantung. Jika itu terjadi, anda akan memiliki resiko tinggi mengalamicacat jantung. Bacterial endocarditis memiliki kaitan erat dengan penyakit glomerulonefritis. Namun, keterkaitan kedua nya masih belum diketahui dengan detail.
  • Penyakit imun seperti:
    • Goodpasture’s syndrome: Merupakan salah satu kelainan terhadap sistem imun pada paru-paru dan bersifat lanka. Penyakit ini mirip dengan pneumonia dan mampu menyebabkan glomerulonefritis serta pendarahan pada paru-paru.
    • Lupus: Adalah salah satu penyakit inflamasi yang bersifat kronis karena menyerang beberapa bagain tubuh seperi sendi, sel darah, kulit, jantung, ginjal dan paru-paru.
    • IgA nephropathy: Adalah munculnya darah pada urin yang disebabkan oleh adanya penyakit glomerular primer yang penyebabnya adalah immunoglobulin A atau IgA yang menumpuk pada area glomerulus,
  • Vaskulitis yang dapat berupa:
    • Wegener’s granulomatosis: Merupakan salah satu jenis penyakit vaskulitis yang menyerang bagian pembuluh darah berukuran kecil dan sedang pada paru-paru dan saluran pencernaan bagian atas serta ginjal.
    • Polyarteritis: Merupakan salah satu jenis penyakit vaskulitis yang menyerang bagian pembuluh darah berukuran kecil dan sedang pada beberapa bagian tubuh seperti ginjal, usus dan jantung.
  • Kondisi lain yang mampu menimbulkan luka pada area glomerulus:
    • Penyakit ginjal diabetik: adalah penyakit yang mudah menyerang soapa saja yang memiliki penyakit diabetes amun diperlukan waktu yang lama seperti tahunan. Harus dilakukan pengendalian tekanan darah dan gula darah dengan baik agar kerusakan ginjal dapat dicegah.
    • Tekanan darah tinggi: Merupakan salah satu penyakit yang mampu mengganggu kemampuan ginjal untuk dapat berfungsi secara normal. Jika hal ini terjadi, ginjal akan mengalami kesulitan dalam mengolah sodium
    • Focal segmental glomerulosclerosis: Memiliki tanda khusus yaitu munculnya macam-macam luka yang memencar pada beberapa area glomerulus dengan penyebab yang tidak diketahui.
    • Melakukan berbagai macam  kebiasaan yang bisa merusak ginjal .

Pengobatan Glomerulunefritis 

Sebelum melakukan pengobatan pada penderita Glomerulonefritis , harus dilakukan beberapa macam tes atau pengujian yang bersifat observasi seperti:

Sponsors Link

  • Tes urin: Pada tes ini, tes urin akan menunjukkan sel darah merah dan silindersel darah merah pda kandungan urin yang merupakan indikator terhadap kemungkinan seseorang mengalami glomerulus. Selain itu, tes ini juga menunjukan hasil pengujian terhadap sel darah putih yang menunjukkan adanya  infeksi ginjal atau inflamasi serta mengetahui peningkatan protein yang menunjukan adanya kerusakan nefron.
  • Tes imaging: Tes ini dilakukan apabila dokter menganalisis adanya kerusakan pada ginjal dengan meminta hasil visualisasi pada ginjal seperti X ray, CT scan atau pemeriksaan ultrasonik.
  • Tes Darah : Tes ini dilakukan untuk mencari informasi terkait kerusakan ginjal dan glomerulus dengan cara melakukan pengukuran zat sisa seperti urea nitrogen darah dan creatinine
  • Biopsi ginjal: Dilakukan dengan cara mengambil bagain kecil ginjal untuk dilakukan pemeriksaan mikroskopik.

Pengobatan yang diterapkan untuk penderita Glomerulonefritis  beragam, diantaranya:

  • Pemberian antibiotik
  • Pemberian obat kortikosteroid dan obat penekan imun dengan tujuan agar peradangan bisa dikendalikan.
  • Pemberian suplemen minyak ikan dan beberapa obat penekan imun ditujukan untuk penderita IgA nephropathy
  • Penerapan Plasmapheresis untuk penderita Goodpasture’s syndrome
  • Terapi tepat untuk penderita gagal ginjal.
  • Mengonsumsi macam-macam makanan yang baik untuk penderita ginjal
  • Mengonsumsi  minuman pembersih ginjal secara alami atau herbal.

Itulah ulasan terkait glomerulonefritis yang dapat anda jadikan tambahan pengetahuan untuk lebih menjaga kesehatan anda. Memelihara kesehatan ginjal adalah bukan lah hal yang sulit karena jika anda melakukannya sejak dahulu dengan cara yang benar. Jangan lupakan untuk selalu mengontrol pola makan dan melakukan olahraga ringan setiap harinya.

Sponsors Link
>
, , , , ,




Oleh :