Sponsors Link

Apa Itu Ginjal Tahap Akhir?

Sponsors Link

Ginjal menyaring limbah kotoran dan juga air berlebih dari darah sebagai urin. Penyakit ginjal kronis bisa membuat ginjal tidak berfungsi seiring berjalannya waktu. Ciri ciri penyakit ginjal tahap akhir merupakan tahapan final penyakit ginjal kronis dan menjadi tanda jika ginjal tidak lagi berfungsi untuk kebutuhan hidup seseorang sehari hari..

ads

Penyakit ginjal stadium akhir yang juga disebut dengan ESRD membuat ginjal penderita mengalami penurunan fungsi sampai 10% kemampuan normal dari fungsi ginjal yang berarti ginjal hampir tidak berfungsi atau bahkan tidak berfungsi sama sekali.

Pengukuran Laju Filtrasi Glomerulus [GFR]

Ginjal tahap akhir atau ESRD merupakan tahapan kelima dari perkembangan ciri ciri ginjal kronis yang bisa diuji dengan laku filtrasi glomerulus atau GFR, seperti:

  • Stage 1: Lebih kurang 90 GFR yang menandai jika fungsi ginjal masih normal namun tanda pertama penyakit ginjal sudah terlihat.
  • Stage 2: 60 hingga 90 GFR menandai jika fungsi ginjal sudah mengalami sedikit penurunan.
  • Stage 3A dan 3B: 45 sampai 59 untuk 3A dan 30 hingga 44 untuk 3B yang menandai jika fungsi ginjal sudah terlihat menurun.
  • Stage 4: 15 hingga 29 yang menandai jika fungsi ginjal sudah sangat menurun.
  • Stage 5: Kurang dari 15 dan menjadi tanda dari ESRD yang dikenal dengan gagal ginjal kronis.

Penyebab Ginjal Tahap Akhir

Kebanyakan dari penyaki ginjal akan menyerang nefron yang menjadi uni penyaringan kecil di ginjal. Ini menyebabkan penyaringan darah yang buruh dan pada akhirnya akan mengarah ke gagal ginjal. Ciri ciri gagal ginjal awal tersebut paling sering disebabkan karena diabetes dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Jika anda menderita diabetes, maka tubuh tidak bisa memecah glukosa atau gula dengan baik sehingga kadar glukosa dalam darah tetap tinggi dan akan merusak nefron. Selain itu, jika anda punya hipertensi, maka peningkatan tekanan di pembuluh kecil pada ginjal juga bisa menimbulkan kerusakan yang menyebabkan pembuluh darah tidak melakukan tugas penyaringan darah dengan baik.

Banyak gejala awal penyakit ginjal menyerang nefron yakni unit penyaringan kecil pada ginjal. Ini mengakibatkan penyaringan darah menjadi buruk yang akhirnya mengarah pada ESRD dan paling sering disebabkan karena diabetes dan tekanan darah tinggi.

Jika anda menderita diabetes, maka tubuh tidak bisa memecah glukosa atau gula dengan baik sehingga kadar glukosa dalam darah tetap tinggi. Mempunyai kadar glukosa tinggi dalam darah tersebut bisa merusak nefron anda.

Jika anda mempunyai hipertensi, peningkatan tekanan di pembuluh kecil pada ginjal akan menyebabkan ginjal rusak dan akhirnya mencegah pembuluh darah tidak menyaring darah dengan baik.

Penyebab penyakit ginjal tahap akhir atau ESRD lainnya termasuk:

  • Glomerulonefritis atau radang filter pada ginjal yang disebut dengan glomeruli.
  • Penyumbatan saluran kemih jangka panjang karena batu ginjal, pembesaran prostat atau jenis kanker tertentu.
  • Refluks vesikoureteral pada saat urin mengalir ke ginjal.
  • Kelainan bawaan.

Faktor Risiko Ginjal Tahap Akhir

Ada beberapa orang tertentu yang lebih berisiko tinggi mengalami ESRD seperti beberapa orang yang memiliki:

  • Hipertensi.
  • Diabetes.
  • Kerabat dengan riwayat penyakit ginjal tahap akhir atau ESRD.
  • Penyakit kista ginjal polikistik [PKD]
  • Sindrom alport.
  • Kondisi autoimun tertentu seperti lupus.
  • Pielonefritis.
    Sponsors Link

Gejala Penyakit Ginjal Tahap Akhir

Ada beberapa gejala yang bisa terjadi ketika seseorang terkena penyakit ginjal tahap akhir, beberapa gejala tersebut diantaranya adalah:

  • Tidak bisa buang air kecil berbeda dengan frekuensi buang air kecil normal.
  • Menurunnya buang air kecil.
  • Kelelahan.
  • Sakit kepala.
  • Rasa tidak enak.
  • Gatal gatal dan kulit kering.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit tulang.
  • Selera makan menurun.
  • Berat badan menurun yang tidak bisa dijelaskan.
  • Susah berkonsentrasi dan kebingungan.
  • Sering mimisan.
  • Mudah memar.
  • Mati rasa pada tangan dan kaki.
  • Rasa haus yang terlalu berlebihan.
  • Cegukan.
  • Gangguan tidur seperti apnea tidur obstruktif dan sindrom kaki gelisah [RLS].
  • Libido yang rendah atau impotensi.
  • Edema atau pembengkakan khususnya di tangan dan kaki.

Jika anda memang mengalami salah satu dari beberapa gejala tersebut dan sangat mengganggu khsusnya jika anda tidak bisa buang air kecil atau tidur, sering muntah atau lemah dan tidak bisa melakukan tugas sehari hari, maka segera hubungi dokter.

Sponsors Link
>
, , , , ,