Sponsors Link

Ginjal Sakit Saat Batuk – Penyebab – Pengobatan – Pencegahan

Sponsors Link

Ginjal sakit saat batuk dapat disebabkan oleh beberapa hal. Rasa sakit yang timbul saat batuk bisa terjadi karena adanya peningkatan tekanan pada dada dan perut. Tekanan pada dada dan perut tersebut ditimbulkan untuk merangsang terjadinya batuk dan pengeluaran dahak bila ada.

ads

Batuk sendiri bukanlah penyakit, melainkan reflek proteksi tubuh. Batuk berfungsi untuk mencegah benda asing seperti debu, asap lendir dan partikel bakteri atau virus masuk ke dalam tubuh. Virus dan bakteri adalah faktor yang paling sering menyebabkan batuk. Jika keduanya mengiritasi jalur napas, maka batuk pun muncul.

Bila batuk sering terjadi, maka tekanan juga akan sering terjadi pada sekitar dada dan perut hingga pinggang yang membuat ketiga tempat itu terasa sakit. Jika tekanan itu sangat besar, maka akan terjadi nyeri pada otot di sekitar dada, perut dan punggung. Nah, rasa nyeri pada punggung bawah inilah yang sering dikatakan berhubungan dengan penyakit ginjal. Salah satunya adalah posisi duduk dan berdiri yang salah. Baca juga: macam-macam penyakit ginjal.

Namun, sebenarnya ada banyak penyebab dari rasa sakit di bagian ginjal tersebut.

Penyebab Ginjal Sakit Saat Batuk

Nyeri di sekitar pinggang bawah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain: kelainan tulang punggung, gangguan ginjal, dan sebagainya.

1. Kelainan Tulang Punggung

Salah satu kemungkinan yang menyebabkan rasa sakit di bagian ginjal saat batuk adalah low back pain (LBP). Terjadinya LBP dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: faktor usia, jenis kelamin, aktivitas atau olahraga, pekerjaan dan faktor kelebihan berat badan. Sementara, LBP sendiri bisa disebabkan oleh proses degeneratif (spondilosis, Hernia Nukleus Pulposus, osteoartritis), osteoporotik, kelainan bentuk pada tulang belakang (skoliosis), penyakit peradangan (artritis rheumatoid), gangguan sirkulasi, infeksi, tumor, masalah psikoneurotik, dan lain sebagainya.

2. Gangguan Ginjal

Seperti yang disebutkan di atas, iritasi yang disebabkan oleh benda asing atau partikel bakteri atau virus pada jalur napas dapat menyebabkan batuk. Di dalam tenggorokan, terdapat bakteri yang bernama Streptococcus. Jika bakteri ini terlalu lama mengiritasi tenggorokan tanpa adanya penanganan, maka bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit ginjal atau lambung. Anda juga perlu tahu tentang cara mengobati gagal ginjal.

Ciri-ciri penyakit ginjal yang biasanya timbul akibat batuk, antara lain:

Anda juga perlu mengetahui tentang ciri-ciri penyakit ginjal pada wanita, tanda awal ginjal bermasalah dan gejala awal penyakit ginjal.

Sponsors Link

Pengobatan untuk Ginjal Sakit Saat Batuk

Untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan yang bersifat antiradang nonstretoid. Obat-obatan yang dapat diperoleh di apotek tersebut antara lain ibuprofen, asam mefenamat, asetaminofen, natrium diklofenak, dan sebagainya.

Anda dapat juga mengonsumsi obat-obatan atau madu untuk meredakan batuk yang mengakibatkan nyeri pada ginjal. Jika batuk sudah terlalu parah hingga menyebabkan peningkatan rasa sakit pada bagian pinggang, maka Anda bisa mengonsumsi antibiotik. Konsumsi antibiotik harus sesuai dosis yang diberikan dokter. Hal ini karena ditakutkan jika dosis yang Anda konsumsi terlalu banyak, maka hal ini dapat mengakibatkan bakteri yang menyebabkan batuk tersebut kebal terhadap antibiotik sehingga mengonsumsi antibiotik tidak lagi bisa membunuh bakteri jahat. Baca juga: obat infeksi ginjal di apotik dan jenis obat yang dapat merusak ginjal.

Pencegahan

Rasa sakit saat batuk pada bagian ginjal juga dapat disebabkan oleh bentuk tulang belakang yang kurang sempurna. Maka beberapa hal dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan. Beberapa upaya pencegahan tersebut antara lain:

  1. Memperhatikan posisi tubuh saat berdiri dan duduk. Hindari berdiri dan duduk dengan membungkuk.
  2. Memperbanyak minum air putih untuk menjaga kesehatan ginjal. Baca juga: bahaya kurang minum air putih dan hubungan dehidrasi dengan ginjal.
  3. Tidak mengabaikan rasa ingin buang air kecil. Anda mungkin perlu membaca bahaya menahan kencing terlalu lama.
  4. Melakukan pemanasan sebelum memulai aktivitas apapun, baik bekerja maupun olahraga.
  5. Selalu menjaga postur tubuh ketika hendak mengangkat barang berat. Posisikan tubuh tetap tegap agar tidak menambah regangan dan beban pada tulang belakang.
    Sponsors Link

  6. Jadwalkan olahraga renang atau bersepeda secara rutin. Berenang dapat membantu mengembalikan postur tubuh yang kurang baik. Bersepeda dapat memberikan pengalaman berolahraga tanpa memberikan terlalu banyak tekanan pada tulang punggung dan sekitarnya.
  7. Hindari jenis olahraga yang dapat memberikan beban pada tulang belakang seperti lari dan mengangkat beban yang justru akan memperparah nyeri.
  8. Tidurlah dalam posisi lurus dan terlentang, sebaiknya lakukan di atas kasur/alas yang keras.
  9. Hindari memakan makanan berminyak dan pemicu batuk, seperti makanan yang terlalu manis, terlalu asin, terlalu pedas atau terlalu asam.

Apabila gejala masih belum membaik setelah melakukan pengobatan tersebut, maka Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter untuk menerima pemeriksaan medis. Beberapa pemeriksaan medis yang mungkin antara lain: tes darah, tes urin, atau USG agar dapat mengetahui penyebab mendasar sehingga dapat diberikan penanganan yang tepat.

Sponsors Link
>
, , ,