Sponsors Link

5 Gejala Kandung Kemih Hiperaktif yang Perlu Diketahui

Sponsors Link

Kandung kemih merupakan salah satu organ dalam Anatomi Saluran Kemih yang bertugas untuk menyimpan urine sebelum dikeluarkan dari tubuh. Saat kandung kemih terisi dengan urine, maka akan muncul rasa ingin buang air kecil. Namun ada beberapa orang yang mengalami gangguan kesehatan sehingga frekuensi buang air kecil terganggu. Salah satunya disebabkan oleh kandung kemih hiperaktif. Berikut beberapa gejala kandung kemih hiperaktif yang perlu diketahui.

ads
  1. Frekuensi buang air kecil yang sering

Salah satu gejala dari kandung kemih yang hiperaktif adalah frekuensi buang air kecil yang sangat sering, bahkan melebihi frekuensi buang air kecil normal. Bisa saja penderita kandung kemih hiperaktif buang air kecil lebih dari 8 kali, bahkan lebih dari 10 kali per hari. Jika muncul gejala ini, ada baiknya segera mencari tahu penyebabnya.

  1. Rasa ingin buang air kecil yang mendadak

Gejala kandung kemih hiperaktif lainnya adalah sering muncul rasa ingin buang air kecil yang mendadak atau tiba-tiba. Sehingga urine sangat sulit untuk ditahan. Dalam kondisi yang normal, biasanya rasa ingin buang air kecil tidak muncul secara mendadak. Selain itu, orang yang normal biasanya akan memiliki kemampuan untuk menahan rasa ingin buang air kecil itu untuk beberapa saat. Namun pada kondisi kandung kemih hiperaktif juga dalam kondisi Kandung Kemih Neurogenik, rasa ingin buang air kecil ini sering datang tiba-tiba dan tidak bisa ditahan.

  1. Tidak bisa menahan air kecil

Gejala kandung Kandung Kemih Hiperaktif berikutnya adalah tidak bisa menahan air kecil. Gejala ini sering terjadi kepada lansia, sehingga mereka membutuhkan popok dewasa untuk mengatasi hal ini. Namun, itu tidak terjadi pada lansia saja, melainkan juga bisa terjadi pada penderita kandung kemih hiperaktif. Jika orang normal memiliki kemampuan untuk mengatur kapan ia harus buang air, maka tidak demikian dengan orang yang mengalami kandung kemih hiperaktif atau Kandung Kemih Bocor. Seringkali penderita akan mengompol tanpa bisa menahan keinginan buang air kecilnya.

  1. Bangun malam hari untuk buang air kecil

Permasalahan Anatomi Kandung Kemih hiperaktif tidak hanya terjadi di siang hari, namun di malam hari juga bisa terjadi masalah tersebut. Orang dengan kandung kemih hiperaktif biasanya akan sering bangun di malam hari untuk buang air kecil, atau karena rasa ingin buang air kecil yang sering terjadi secara tiba-tiba. Tentunya kondisi ini akan sangat mengganggu, karena kualitas tidur menjadi berkurang.

Sponsors Link

  1. Insomnia

Insomnia juga bisa menjadi sebuah gejala kandung kemih hiperaktif yang umum terjadi. Penyebab insomnia adalah rasa was-was kalau-kalau nanti di malam hari saat tidur muncul rasa ingin buang air kecil. Dengan demikian, kualitas tidur akan terganggu karena hal tersebut. Bahkan di malam hari, buang air kecil juga bisa terjadi lebih dari tiga kali, sehingga penderita akan lebih sulit tidur dan mengalami insomnia.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai gejala kandung kemih hiperaktif yang perlu diketahui. Jika beberapa gejala di atas terjadi kepada Anda, cobalah berkonsultasi dengan dokter karena penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup dan mungkin menyebabkan stress. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,