Sponsors Link

8 Gejala Ginjal Sedang Bermasalah yang Berbahaya

Sponsors Link

Dari Center for Disease Control and Prevention atau CDC dikatakan jika 1 dari 10 orang dewasa atau sekitar lebih dari 20 juta orang mengalami gagal ginjal kronis. Ginjal merupakan orang kecil dalam tubuh yang mempunyai tugas besar yakni untuk menyaring racun dalam tubuh setiap hari. Ginjal harus menyaring sekitar 20 sampai 150 liter darah agar bisa menghasilkan 1 sampai 2 liter urine yang terdiri dari zat tidak berguna dan juga cairan berlebih. Masing masing organ ginjal mempunyai sejuta penyaring kecil yang disebut dengan nefron dimana dalam keadaan normal, manusia akan terlahir dengan dua ginjal yang berbentuk seperti kacang merah dan terletak pada kiri dan kanan bawah tulang iga. Ada beberapa gejala ginjal sedang bermasalah yang harus segera diperiksakan ke dokter sebelum semakin bertambah parah dan beberapa diantaranya akan kami jelaskan berikut ini.

ads
  1. Perubahan Pada Warna Kencing

Berubahnya warna urin menjadi gejala ginjal sedang bermasalah yang paling utama. Beberapa perubahan urine berikut ini harus diwaspadai dan segera diperiksakan ke dokter agar tidak semakin parah.

  • Kencing atau air seni berbusa.
  • Berubahnya tekanan aliran kencing saat buang air kecil.
  • Terjadi berbagai gangguan ketika buang air kecil.
  • Warna kencing berubah menjadi gelap yang diikuti juga dengan frekuensi buang air kecil jarang atau sedikit sedikit.
  • Warna kencing yang terlihat pucat dengan frekuensi buang air kecil banyak.
  • Sering buang air kecil malam hari bahkan saat tidur di malam hari.
  1. Pembengkakan Berlebihan

Ginjal bertugas untuk menyaring cairan dalam tubuh. Akan tetapi ketika cairan tersebut tidak bisa disaring dengan baik, maka bisa menyebabkan pembengkakan khususnya pada area tangan dan kaki. Di sisi berbeda, urine mengandung protein adalah tanda jelas jika ginjal sedang bermasalah dan tidak bisa menyaring dengan baik. Apabila ini terjadi, maka penyaring pada ginjal akan membiarkan protein bercampur dengan urine. Seseorang dengan gangguan ginjal bisa mengalami pembengkakan pada mata atau disebut dengan puffy eyes yang disebabkan karena terlalu banyak protein dalam urine dan pembengkakan juga bisa terjadi pada area persendian.

  1. Sesak Nafas

Saat ginjal bekerja terlalu keras dan menyebabkan ginjal rusak, maka cairan akan menumpuk pada ginjal yang bahkan juga terjadi pada jaringan tubuh lain seperti paru paru. Menumpuknya cairan pada paru paru akhirnya menyebabkan penderita mengalami sesak nafas dan kurangnya oksigen dalam darah bisa membuat tubuh kesulitan berfungsi secara maksimal dan nafas jadi terengah engah.

  1. Kemerahan Pada Kulit

Saat racun memenuhi tubuh, maka akan terjadi beberapa proses untuk menghilangkan penumpukan racun tersebut. Salah satu cara yang dilakukan tubuh adalah lewat pori pori kulit sehingga akan timbul kemerahan, gatal dan juga kering pada kulit. Untuk mengurangi gejala tanda masalah ginjal tersebut, krim kulit dan juga salep bisa digunakan namun tidak menyembuhkan masalah yang terjadi pada organ ginjal.

  1. Mulut Terasa Besi

Rasa tidak enak yang terjadi pada mulut atau lidah juga menjadi tanda jika bagian organ ginjal sedang bermasalah. Tubuh yang dipenuhi dengan racun membuat penderita bisa merasakannya secara langsung yakni terasa seperti besi pada area mulut yang nantinya juga bisa menyebabkan bau tidak sedap pada nafas atau halitosis dan juga penurunan nafsu makan.

  1. Pusing dan Kurang Konsentrasi

Ketika ginjal tidak bisa menyaring racun secara baik, maka oksigen akan susah dialirkan ke seluruh tubuh khususnya ke otak. Ini nantinya bisa memicu beberapa gejala seperti pusing, tidak bisa berkonsentrasi, memiliki penurunan daya ingat dan kepala yang terasa seperti kliyengan. 

Sponsors Link

  1. Nyeri Pinggang

Nyeri pada bagian punggung belakang atau nyeri pinggang juga bisa terjadi ketika ciri ciri ginjal bermasalah sedang terjadi atau terjadi infeksi pada organ di sekitarnya. Nyeri ini bisa terjadi karena adanya batu ginjal dan juga penyakit infeksi saluran kemih.

  1. Lemas

Untuk orang yang sehat, organ ginjal akan memproduksi erythropoietin atau EPO yang bisa meningkatkan sel darah merah dalam darah. Sel darah merah ini nantinya akan membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Namun ketika EPO berkurang pada ginjal bermasalah, maka akan membuat kadar oksigen jadi berkurang dan membuat tubuh penderita terasa lemas. Lemas kronis juga bisa menjadi pertanda anemia sehingga sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika tubuh atau otot sering terasa lemas tanpa ada sebab yang jelas.

Sponsors Link
>
, , ,