Sponsors Link

Mengapa Garam untuk Penderita Ginjal Harus Dikurangi?

Sponsors Link

Mungkin sering dari kita mendengar beberapa jenis Penyakit Ginjal. Ginjal memang merupakan salah satu organ tubuh yang berperan dalam banyak hal di metabolisme tubuh. Ginjal bertugas untuk memisahkan limbah dari darah dan mengatur cairan pada tubuh. Ginjal juga turut serta berperan dalam memproduksi sel darah merah di sumsum tulang. Sehingga bisa dikatakan fungsinya sangat vital. Jika terganggu, akan muncul berbagai jenis penyakit ginjal. Salah satu pantangan bagi penderita ginjal adalah membatasi konsumsi garam. Mengapa garam untuk penderita ginjal perlu dibatasi? Berikut penjelasannya.

ads

Penyebab Garam Harus Dibatasi pada Penderita Ginjal

Berikut adalah beberapa penyebab mengapa konsumsi garam sebagai Makanan Untuk Penderita Gagal Ginjal Kronis perlu dikurangi.

  1. Garam dapat meningkatkan beban kerja ginjal

Seperti yang diketahui bersama, ginjal adalah organ yang bertugas untuk memisahkan zat sisa dari darah dan mengeluarkannya dalam bentuk urine. Zat-zat yang perlu dibuang oleh ginjal itu adalah zat-zat yang tidak lagi dibutuhkan tubuh. Dan jika zat-zat itu masih berada di dalam tubuh, akan menjadi racun bagi tubuh itu sendiri.

Zat sisa tersebut merupakan hasil dari metabolisme tubuh yang tidak lain juga berasal dari makanan serta minuman yang dikonsumsi manusia. Maka dari itu, pengaturan diet pada penderita ginjal sangat penting, salah satunya adalah diet garam. Hal ini akan bisa menyebabkan beban kerja ginjal lebih ringan, terutama bagi orang-orang yang memang memiliki gangguan pada ginjal, baik itu batu ginjal ataupun gagal ginjal.

  1. Garam dapat memperparah gejala penyakit ginjal

Garam yang merupakan Pantangan Makanan Penderita Ginjal biasanya mengandung senyawa natrium yang besar. Pada manusia normal, senyawa natrium akan berfungsi sebagai elektrolit yang mengatur kadar cairan dalam tubuh. Natrium juga berperan dalam mengikat air agar tubuh tidak terserang dehidrasi. Kelebihan natrium pada tubuh akan dibuang oleh ginjal. Namun pada kasus gagal ginjal, kelebihan natrium tidak bisa dikeluarkan secara normal dari tubuh.

Hal ini menyebabkan ikatan cairan dalam tubuh menjadi lebih dari biasanya, sehingga muncul gejala edema atau penumpukan cairan dalam tubuh. Hal ini jugalah yang berbahaya bagi penderita ginjal. Jika asupan garam tidak dibatasi dan dikonsumsi secara berlebihan, maka potensi untuk edema akan semakin besar. Dan hal ini akan menyebabkan gejala penyakit ginjal semakin parah, misalnya menyebabkan sesak nafas. Ini jugalah yang mempererat Hubungan Sesak Nafas dengan Gagal Ginjal Kronik.

  1. Garam dapat memperparah penyakit ginjal

Jika asupan garam tidak dibatasi dan tetap dikonsumsi secara banyak dan berlebihan, beban kinerja ginjal akan meningkat, dan ini tentu tidak baik bagi penderita penyakit ginjal. Beban kerja ginjal yang meningkat akan perlahan-lahan menyebabkan ginjal mengalami penurunan fungsi, dan dikhawatirkan akan semakin memperparah penyakit ginjal itu sendiri.

Bahkan hal ini sudah tertuang dalam hasil sebuah penelitian yang meneliti kurang lebih 4.000 sampel urine manusia. Hasil penelitian tersebut menjelaskan bahwa mereka yang mengonsumi garam melebihi anjuran (2.400 mg per hari) ternyata memang akan mengalami perkembangan penyakit gagal ginjal kronis yang lebih cepat. Bahkan bisa memicu penderita gagal ginjal terkena penyakit jantung dan juga kematian dini. Sehingga dari hal ini sudah diketahui bahwa garam untuk penderita ginjal yang dikonsumsi secara berlebihan bisa memperparah kondisi ginjal.

Sponsors Link

  1. Garam dapat meningkatkan tekanan darah

Selain karena dapat meningkatkan beban kerja dari ginjal, diet garam untuk penderita ginjal itu juga perlu dilakukan untuk mencegah tingginya tekanan darah. Garam adalah salah satu jenis natrium yang jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan kenaikan tekanan darah. Tekanan darah yang tinggi tentunya tidak hany berdampak pada ketidaknormalan angka pada saat melakukan tensi saja, namun juga bisa menyebabkan ginjal terganggu. Karena memang ada Hubungan Gagal Ginjal dan Hipertensi, dan hubungan itu cukup erat.

Sponsors Link

Contoh Makanan yang Mengandung Tinggi Garam

Mungkin penderita gagal ginjal sudah mulai sadar akan bahaya kelebihan garam bagi tubuh dan ginjalnya. Dan mereka sudah mulai berusaha mengatur asupan garam dalam makanannya agar dikurangi. Akan tetapi, rupanya masih belum banyak yang menyadari bahwa ada beberapa jenis makanan lain yang bisa jadi bisa menambah asupan garam ke tubuh Anda tanpa disadari. Berikut beberapa di antaranya:

  • Kecap asin
  • Makanan asap
  • Makanan dalam kemasan
  • Makanan kaleng
  • Makanan olahan
  • Produk olahan keju
  • Dan masih banyak lagi

Demikianlah penjelasan mengenai mengapa garam untuk penderita ginjal perlu dibatasi, dan beberapa jenis makanan yang perlu dihindari. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Makanan dan Minuman