Sponsors Link

5 Jenis Gangguan Kulit Karena Gagal Ginjal Paling Umum

Sponsors Link

Gagal ginjal adalah kondisi dimana organ ginjal gagal berfungsi dalam mengeluarkan racun dan sisa kotoran dari dalam tubuh. Penderita gagal ginjal nantinya membutuhkan proses hemodialisis untuk mengeluarkan limbah dari dalam tubuh. Apabila organ ginjal berhenti bekerja, maka ini bisa mempengaruhi banyak hal dalam tubuh seperti masalah darah, tulang, saraf dan juga kulit. Selain itu, masalah umum yang disebabkan karena gagal ginjal adalah nafsu makan menurun, kram kaki, sindrom kaki gelisah, dpresi dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak gangguan akibat gagal ginjal kronis, para penderita paling sering mengeluhkan tentang beberapa masalah pada kulit seperti yang akan kami jelaskan berikut ini.

ads
  1. Kulit Kering atau Xerosis

Gangguan kulit karena  gagal ginjal yang pertama adalah kulit kering atau xerosis yang terjadi karena gagal ginjal bisa menyebabkan berubahnya kelenjar keringat dan juga kelenjar minyak sehingga kulit akhirnya berubah menjadi kering. Kondisi kulit yang kering tersebut juga bisa terjadi karena berubahnya metabolisme vitamin A pada penderita gagal ginjal kronik yang juga sangat berhubungan dengan berubahnya volume cairan pada penderita gagal ginjal yang menjalani dialisis.

Kondisi kulit kering ini nantinya bisa berkembang menjadi infeksi dan jika terluka maka proses penyembuhannya berjalan lambat. Selain itu, kondisi kulit yang kering nantinya juga bisa berubah menjadi penyebab gatal gatal atau pruritus sebagai efek samping gagal ginjal.

  1. Acquired Perforating Dermatoses

Perforating disorders terdiri dari perubahan elemen jaringan konektif seperti kolagen atau elastin dimana penekanan papillary dermis dari eliminasi transepitelial terjadi yang juga sering dirasakan penderita gagal ginjal.

  1. Pembengkakan Wajah

Wajah yang membengkak juga menjadi salah satu efek dari tingkatan stadium gagal ginjal yang harus diwaspadai. Pembengkakan di area wajah ini bisa terjadi karena tubuh tidak lagi mampu untuk mengeluarkan cairan bersama dengan urine. Penumpukan cairan tersebut yang akhirnya membuat area wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya seperti kaki dan perut juga terjadi.

  1. Perubahan Warna Kulit

Sebagian besar penderita gagal ginjal juga akan mengalami anemia sehingga tampilan kulit akan terlihat lebih pucat atau kuning agak abu abu yang bisa terjadi karena terlalu tinggi kadar pigmen urine dan juga karotenoid yang menjadi ciri ciri gagal ginjal awal. Pigmen urine umumnya akan keluar bersama dengan urine, akan tetapi ketika pigmen tersebut tidak keluar bersama dengan urine, maka akan membuat pigmen semakin menumpuk yang akhirnya membuat warna kulit ikut berubah.

  1. Timbul Serbuk Putih Pada Kulit

Gangguan kulit karena gagal ginjal berikutnya yang umum terjadi adalah munculnya serbuk putih pada kulit. Nantinya, penderita gagal ginjal akan mengalami munculnya serbuk putih yang disebut dengan uremic frost. Serbuk putih pada kulit ini bisa terjadi karena kristal uremic yang seharusnya keluar bersama dengan keringat, hanya akan menumpuk dan akhirnya terjadi pada wajah dan juga tungkai sebagai efek samping dari ginjal rusak

Sponsors Link

Kenapa Gagal Ginjal Berpengaruh Pada Kulit?

Penderita gangguan ginjal yang menjalani hemodialisis sering mengeluh tentang masalah kulit seperti gatal kulit di area dada, kepala, punggung dan juga anggota badan termasuk wajah. Gangguan kulit ini umumnya akan semakin parah selama atau sesudah perawatan dialisis karena produk limbah yang tidak dibuang oleh darah pada saat dialisis tersebut.

Bagian organ ginjal yang tidak mampu menyeimbangkan kadar kalsium mineral dan juga fosfor dalam darah nantinya juga bisa menyebabkan berbagai gangguan kulit. Tingkat kalsium darah yang rendah nantinya juga memicu empat kelenjar berukuran seperti kacang yang ada di leher dan selangkangan untuk melepaskan hormon paratiroid dan akhirnya menarik kalsium dari tulang belakang menuju darah. Semakin tingginya hormon paratiroid yang dilepaskan tersebut maka gangguan kulit seperti gatal juga akan semakin kronis. 

Sponsors Link

Pengangkatan salah satu kelenjar paratiroid dalam tubuh bisa dilakukan untuk mengatur keseimbangan kalsium dan fosfor dalam darah sehingga gangguan kulit penderita ginjal nantinya bisa berkurang. Ginjal rusak mengakibatkan fosfor menumpuk dalam darah yang juga menyebabkan gangguan kulit. Beberapa obat biasanya juga akan diresepkan oleh dokter untuk mengatasi masalah kulit pada penderita gagal ginjal seperti kalsium asetat, kalsium karbonat atau tantanum karbonat.

Sponsors Link
>
, , , ,