Sponsors Link

6 Penyebab Gangguan Ginjal Anuria

Sponsors Link

Air kencing atau urine adalah produk buangan dari dalam tubuh manusia yang penting. Pada saat tubuh tidak bisa memproduksi urine atau jumlahnya terlalu sedikit, maka ini bisa menyebabkan masalah pada kesehatan anda. Gangguan ginjal anuria merupakan kondisi tubuh ketika tidak bisa mengeluarkan urine atau air kencing dan harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Supaya bisa lebih jelas, silahkan simak ulasan dari kami berikut ini.

ads

Apakah Anuria?

Gangguan ginjal anuria merupakan kondisi ketika ginjal berhenti memproduksi urine yang umumnya terjadi karena adanya gangguan pada ginjal. Air kencing atau urine sendiri merupakan hasil dari penyaringan serta pembuangan limbah tubuh yang sudah tidak diperlukan lagi.

Dalam kondisi normal, orang dewasa bisa menghasilkan antara 1.000 sampai 2.000 ml urine per hari. Sedangkan untuk seseorang yang mengalami anuria hanya bisa memproduksi kurang dari 500 ml urine per hari.

Sebelum seseorang bisa mengalami anuria, maka terlebih dulu biasanya akan mengalami fase oluguria yakni kondisi di mana jumlah urine sedikit dan belum sampai tahap parah seperti anuria. Sedangkan anuria menjadi pertanda ganguan akut atau kronis yang terjadi pada bagian organ ginjal.

Jika anuria ini tidak segera ditangani dengan benar, maka bisa menimbulkan komplikasi yang mengancam nyawa yakni menyebabkan ginjal rusak permanen dan tentunya akan sangat fatal.

Penyebab Anuria

Penyebab dari anuria adalah masalah yang berhubungan dengan organ ginjal, akan tetapi juga bisa disebabkan karena masalah pada jantung meski kasusnya jarang diketahui. Masalah yang terjadi pada ginjal sendiri bisa disebabkan karena banyak hal yang kemudian menyebabkan anuria atau tidak bisa kencing. Berikut ini adalah beberapa penyebab anuria yang biasa terjadi.

1. Diabetes

Gula darah yang terlalu tinggi pada penderita diabetes bisa menyebabkan diabetes ketoasidosis dan bisa menyebabkan pembuluh darah yang ada di ginjal mengalami kerusakan. Kondisi tersebut nantinya bisa menyebabkan gagal ginjal akut.

2. Batu Ginjal

Batu ginjal bisa menyebabkan penyumbatan pada ginjal atau ureter yakni saluran yang menjadi penghubung antara ginjal dengan kandung kemih. Jika ini terjadi, maka bisa menyebabkan urine tidak bisa dibuang dari dalam tubuh.

3. Gagal Ginjal

Pada saat gagal ginjal terjadi, maka fungsi ginjal juga akan berhenti dan ginjal tidak lagi bisa untuk menyaring dan menghasilkan urine.

4. Tekanan Darah Tinggi

Kondisi tekanan darah tinggi yang tak terkendali juga bisa menyebabkan rusaknya pembuluh darah pada ginjal. Semakin lama, kondisi tersebut bisa menyebabkan tanda tanda ginjal rusak dan anuria terjadi.

5. Tumor

Tumor yang tumbuh di sekitar ginjal bisa menyebabkan penyumbatan. Jika hal ini terjadi, maka juga bisa menjadi penghambat keluarnya urine dari dalam tubuh.

6. Gagal Jantung

Jika seseorang mengalami gagal jantung, maka organ jantung tersebut tidak dapat memompa darah dalam jumlah yang cukup ke semua tubuh. Akhirnya tubuh akan mengira jika darah kekurangan cairan dan kemudian ginjal akan mengompensasinya dengan cara berhenti memproduksi urine untuk memberikan cairan tambahan pada tubuh.

Gejala Anuria

Sebenarnya, anuria atau kondisi tidak bisa buang air kecil merupakan gejala itu sendiri. Untuk itu, gejala yang lain juga akan mengikuti anuria di dalam tubuh anda. Apabila ciri ciri penyakit ginjal terjadi, maka akan ada beberapa gejala yang timbul, seperti:

  • Pusing.
  • Sesak nafas.
  • Susah untuk berkonsentrasi.
  • Area kaki bengkak khususnya di bagian telapak kaki dan pergelangan.
  • Timbul rasa nyeri di bagian pinggang samping.
  • Kelelahan.
  • Mual dan muntah.
    Sponsors Link

Sedangkan untuk gejala yang terjadi ketika gagal jantung diantaranya adalah:

  • Mual.
  • Pusing atau kelelahan.
  • Sesak napas.
  • Kaki membengkak.
  • Nafsu makan menurun.
  • Batuk.
  • Denyut jantung cepat.

Untuk beberapa gejala yang bisa terjadi pada penderita ketoasidosis diabetek diantaranya adalah:

  • Mulut kering.
  • Muntah.
  • Haus yang terlalu berlebihan.
  • Perut terasa nyeri.
  • Diare.
  • Napas berbau khas seperti bau keton.
  • Kelelahan.
  • Nafsu makan menurun.

Untuk anda yang mengalami beberapa gejala tersebut disertai dengan anuria, maka segera hubungi dokter untuk memperoleh perawatan secepatnya.

Sponsors Link
>
, , , ,