Sponsors Link

Gagal Ginjal Setelah Melahirkan sebagai Komplikasi Persalinan

Sponsors Link

Gagal ginjal merupakan sebuah penyakit dimana fungsi ginjal tidak bekerja secara normal sehingga metabolisme tubuh terganggu. Gagal ginjal tentu berbahaya karena bisa menyebabkan berbagai gejala dari yang ringan hingga yang berat. Jika ginjal tetap tidak berfungsi, maka Bahaya Penyakit Ginjal Pada Ibu Hamil bisa menyebabkan kematian. Demikian pula dengan gagal ginjal setelah melahirkan.

ads

Gagal Ginjal Mendadak dalam Kehamilan dan Persalinan

Salah satu komplikasi dari kehamilan, persalinan, dan masa nifas adalah gagal ginjal mendadak atau yang juga dikenal dengan acute renal failure. Komplikasi ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan bahkan kematian. Namun kejadian gagal ginjal setelah melahirkan ini hanua 1 berbanding 1300-1500. Berikut beberapa patologi yang mendasari kelainan ini.

  • Nekrosis tubular akut

Nekrosis tubular akut terjadi jika sumsum ginjal yang mengalami kerusakan. Tidak hanya gagal ginjal pasca melahirkan yang bisa terjadi. Pada ibu hamil muda pun juga bisa terjadi komplikasi gagal ginjal mendadak ini. Seringkali hal ini terjadi pada kehamilan 12 hingga 18 minggu. Penyebab Gagal Ginjal Pada Ibu Hamil seringkali disebabkan oleh abortus septik akibat bakteri. Lama kelamaan hal itu akan menjadi nekrosis tubular akut. Namun jika kerusakannya belum terlalu luas, maka hal ini bisa disembuhkan dalam 10 hingga 14 hari dengan pengobatan yang tepat.

  • Nekrosis kortikal bilateral

Nekrosis kortikal bilateral terjadi jika kedua ginjal mengalami gangguan. Untuk patologi yang satu ini seringkali dihubungkan dengan kehamilan itu sendiri. Misalnya ibu hamil yang mengalami eklampsia atau preeklampsia serta solusio plasenta. Selain itu permasalahan pada air ketuban, kematian janin dalam kandungan, danhal-hal yang bisa meningkatkan risiko pendarahan pada ibu hamil dan melahirkan juga bisa memicu nekrosis kortikal bilateral.

Gagal Ginjal Mendadak dalam Masa Nifas

Sedangkan gagal ginjal setelah melahirkan (nifas) penyebabnya sering tidak diketahui. Kondisi ini disebut sebagai sindrom ginjal idiopatik postpartum. Penanganan untuk masalah ini adalah pemberian tranfusi darah atau infuse serta melakukan beberapa hal untuk mencapai keseimbangan elektrolit. Jika terjadi kasus yang cukup mengkhawatirkan, mungkin Proses Hemodialisis atau cuci darah perlu dilakukan.

Faktor Risiko

Berikut beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan potensi terkena gagal ginjal mendadak pada ibu hamil hingga masa nifas:

  • Retensi urine pada ibu hamil
  • Ureter wanita yang pendek dan posisinya berdekatan dengan organ-organ reporduksi sehingga meningkatkan risiko Infeksi Ginjal Pada Ibu Hamil
  • Adanya trauma pada masa persalinan, terutama di bagian dasar kandung kemih
Sponsors Link

Pencegahan

Pencegahan untuk gagal ginjal selama masa kehamilan hingga setelah melahirkan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Memeriksakan kehamilan secara berkala untuk mengetahui kondisi tubuh ibu dan janin.
  • Mempersiapkan masa persalinan dengan baik, baik untuk ibu hamil maupun untuk tim medis.
  • Segera mengatasi infeksi, syok, dan pendarahan jika terjadi kepada ibu hamil atau ibu melahirkan.

Demikianlah beberapa hal mengenai gagal ginjal setelah melahirkan dan pada masa kehamilan yang perlu diketahui. Untuk mencegah komplikasi tersebut, jaga selalu kesehatan Anda pada masa kehamilan hingga persalinan. Ketahui juga beberapa Pengaruh Gagal Ginjal Terhadap Kehamilan. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , ,