Sponsors Link

Apa Saja Fungsi Epinefrin dan Norepinefrin Pada Ginjal?

Sponsors Link

Epinefrin atau adrenalin dan juga norepiphrine atau noradrenalin yang juga dikenal sebagai neurotransmitter masuk dalam kelas kimia katekolamin yang berasal dari tirosin. Kedua kimia ini merupakan pengatur fokus mental, perhatian, gairah dan juga kognisi manusia yang harus dijaga agar macam macam penyakit ginjal tidak terjadi. Kedua neurotransmitter ini mempunyai tugas yang sama dalam semua reseptor yakni α dan β. Untuk itulah, efek di semua jaringan tubuh menjadi agak serupa meski berbeda dalam struktur kimia. Lalu, apa saja fungsi epinefrin dan norepinefrin pada ginjal?, berikut penjelasan selengkapnya untuk anda.

ads

Apakah Epinefrin?

Seperti halnya neurotransmitter dan juga hormon, epinefrin memiliki fungsi yang hampir serupa dengan seluruh jaringan tubuh untuk mencegah gangguan ginjal. Fungsinya akan sangat bervariasi berdasarkan dari jenis jaringan dan juga ekspresi jaringan reseptor adregenik. Sebagai contoh, tingkat epinefrin yang tinggi akan mengakibatkan relaksasi otot polos pada saluran pernapasan namun penyebab kontraksi otot polos yang melapisi kebanyakan arteriol.

Epinefrin ini berfungsi untuk mengikat berbagai reseptor adrenergenik. Epinefrin adalah agonis nonselektif dari semua reseptor adrenergenik termasuk juga subtipe utama yakni α1, α2, β1, β2, β3. Epinefrin yang mengikat reseptor tersebut akan memicu perubahan metabolik yang kemudian akan bersama sama menimbulkan asam lemak serta glukosa darah yang juga meningkat sekaligus menyediakan substrat untuk memproduksi energi dalam sel seluruh tubuh.

Apakah Norepinefrin?

Norepinefrin adalah katekolamon dengan peran ganda yakni hormon dan juga neurotransmitter yang bertanggung jawab terhadap konsentrasi kewaspadaan yang juga berbeda dengan sebagian besar hormon serupa dengan kimianya yakni dopamin yang bertugas dalam kewaspadaan kognitif.

Tubuh yang memproduksi atau dipengaruhi dengan norepinefrin digambarkan sebagai noradrenergik dimana fungsi penting norepinefrin adalah sebagai neurotransmitter yang akan dilepaskan neuron simpatik agar bisa mempengaruhi organ jantung dan jika terganggu bisa menyebabkan ciri ciri penyakit ginjal.

Apa Fungsi Epinefrin dan Norepinefrin Pada Ginjal?

Fungsi epinefrin dan norepinefrin pada ginjal nantinya akan dilepaskan medula adrenal dan juga sistem saraf. Ini merupakan hormon yang pada situasi darurat akan dilepaskan pada saat tubuh mengalami tekanan ekstrim. Selama stress terjadi, maka akan banyak energi tubuh yang akan dipakai untuk melawan bahaya, ciri ciri ginjal bermasalah atau gangguan tersebut.

Nantinya, fungsi ginjal akan dihentikan sementara waktu oleh eponefrin dan juga norepinefrin dimana beberapa hormon tersebut berfungsi secara langsung di otot polos pembuluh darah dan jika terjadi terlalu lama maka ciri ciri penyakit ginjal bisa terjadi. Sesudah arteriol aferen menjadi terbatas, maka aliran darah dalam nefron ginjal akan terhenti. Beberapa hormon tersebut juga akan memicu sistem renin angiotensin aldosteron yakni sistem hormon yang mengatur ketidakseimbangan tekanan darah dan juga air atau cairan.

Meningkatnya norepinefrin di sistem saraf simpatik akan meningkatkan kontraksi dalam organ jantung. Norepinefrin juga menjadi dasar dari respon darurat yang bersama epinefrin akan langsung meningkatkan denyut dari jantung, meningkatkan pelepasan glukosa dan menyimpan energi sekaligus meningkatkan aliran darah ke otot rangka. 

Sponsors Link

Pada saat norepinefrin ini bekerja sebagai obat, maka tekanan darah akan meningkat dengan cara meningkatkan tonus pembuluh darah lewat aktivasi reseptor α-adrenergik. Norepinefrin disintesis dari dopamin β-hidroksilase dalam butiran sekresi dari sel kromafin meduler akan dilepaskan dari medula adrenal ke dalam darah yang berguna sebagai hormon. Ini juga menjadi bagian dari neurotransmitter pada sistem dan simpatik sistem saraf pusat dimana akan dilepaskan dari neuron noradrenergik pada lokus coeruleus.

Jika dilihat secara ringkas, maka fungsi epinefrin dan norepinefrin pada ginjal diantaranya adalah: 

Sponsors Link

  • Epinefrin yang dihasilkan medula adrenal akan mengakibatkan relaksasi otot polos pada saluran napas atau kontraksi otot polos pada arteriol dan hal ini akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah pada ginjal sehingga tanda tanda ginjal rusak terjadi dan menghambat aliran darah menuju nefron.
  • Norepinefrin yang diproduksi medula adrenal yakni hormon stres yang akan meningkatkan tekanan darah, glukosa dan juga denyut jantung dari sumber energi pada ginjal dan akhirnya menyebabkan penyempitan otot polos yang kemudian membuat aliran ke nefron akan terhambat dan menyebabkan gejala awal penyakit ginjal.
  • Epinefrin dan juga norepinefrin nantinya akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang berkaitan dengan ginjal dan akhirnya akan menghambat aliran menuju nefron.

Sponsors Link
>
, , ,
Oleh :
Kategori : Anatomi