Sponsors Link

Fasia Gerota – Pengertian, Fungsi dan Penyakitnya

Sponsors Link

Ginjal merupakan salah satu organ yang sangat penting bagi tubuh manusia. Karena ginjal berpengaru dan berperan penting bagi tubuh. Ginjal merupakan sepasang organ saluran kemih yang letaknya berada di rongga retroperitoneal pada bagian atas. Bentuk ginjal sendiri mirip degan kacang dengan sisi keceekungannya yang menghadap ke medial.

ads

Anatomi ginjal pun dibedapakan beberapa kelompok. Serta setiap bagian ginjal mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Secara anatomis ginjala terbagi 2 bagian yaitu korteks dan medula ginjal. Korteks ginnjal terletak pada area superfisial dan didalam korteks tersebut terdapat banyaksekali nefron. Dimana nefron merupakan unit fungsional terkecil pada ginjal. Sedangkan medula ginjal letaknya lebih profundus dan terdapat pada duktuli atau saluran kecil yang mengalirkan hasil ultrafiltrasi yang berupa urin menurut Purnomo (2011).

Tidak hanya itu terrnyata ginjal juga terdapat beberapa bagian lainnya contohnya saja yaitu Fasia Gereto. Berikut mengenai bebeapa penjelasan tentang fasia Gerota itu sendir.

Fasia Gerota

Ginjal merupakan organ manusia yang dibungkus oleh jaringan fibrous tipis serta mengkilat yang biasanya disebut dengan kapsula fibrosa ginjal dan mengikat pada parenkim ginjal. Namun diluar kapsula fibrosa ternyata terdapat jaringan lemak yang disebelah luarnya dibatasi oleh adanya fasia gerota. Diantara kapsula fibrosa ginjal dengan kapsul gerota tersebut terdapat rongga parirenal (Purnomo,2011).

Pengertian dari Fasia Gerota ini merupakan jaringan lemak yang berfungsi untuk memmbungkus ginjal dan kalenjar adrenal. Fasia Gerota merupakan salah satu ang berperan penting dalam ginjal. Apabila fasiia gerota ini mengalami masalah maka kemungkinan besar ginjal juga akan mengalami masalah hal yang serupa ataupun lebih.

Beberapa masalah pada ginjal antara lain gagal ginjal stadium 5 , batu saluran kemih, gagal ginjal usia muda , sistinuria , infeksi ginjal dan saluran kemih dan masih banyak lagi masalah pada ginjal yang lainnya. Apabila ginjal mendapati masalah-masalah tersebut maka secara otomatis semua struktur pada organ juga akan terkena masalah. Hal tersebut akan membuat sistem kerja struktur ginjal tidak mampu bekerrja secara optimal begitu juga pada Fasia Gerota.

Fungsi Fasia Gerota

Setiap organ manusia maupun bagian tubuh manusia pastinya memeiliki fungsi tersendiri. Fungsi ginjal secara umum yaitu untuk menyaring darah, menyaring serta membuang limbah seperti racun dan garam berlebih, mengendalikan keseimbangan air dalam tubuh, mengatur tekanan darah, mengatur keseimbangan ph dalam tubuh, mengatur sel darah merah dan lain sebagainya.

Ginjal mempunyai pembungkus yang disebut dengan fasia gerota dan memiliki berbagai peran pada ginjal. Berikut mengenai fungsi dari fasia gerota sendiri :

  • Sebagai pembatas yang menghambat meluasnya pendarahan dari parenkimginjal
  • Mampu mencegah ekstravasasi urin pada saat adanya trauma ginjal
  • Sebagai pembatas untuk menghambat penyebaran infeksi
  • Dapat menghambat penyebaran tumor ginjal ke organ sekitarnya
  • Sebagai pembungkus ginjal dan kelenjar adrenal
  • Melindungi ginjal
Sponsors Link

Fungsi-fungsi tersebut sangat dibutuhkan sekali pada organ ginjal ini. Untuk menjaga fungsi dari fasia gerota maupun menjaga kesehatan ginjal. Sangat diharapkan sekali untuk melakukan pola hidup sehat dengan cara mengkonsumsi makanan sehat dan teratur, serta melakukan olahraga rutin. Apabila kita menjalankan pola hidup sehat maka besar kemungkinan mendapat tubuh sehat dan terbebas dari penyakit sangat tinggi. Dengan melakukan pola hidup sehat maka secara otomatis sistem imunitas didalam tubuh semakin baik dan meninngkat.

Selain mengetahui tentang fasia gerota kita juga diharapkan mengetahui beberapa pengetahuan mengenai sumsum ginjal , hubungan empedu dengan ginjal , anatomi kandung kemih , fisiologi ginjal dan lain sebagainya. Apabila kita mengetahui pengetahuan tersebut maka kita juga dapat mengetahu cara yang tepat untuk menjaga kesehatan ginjal kita.

Penyakit Ginjal yang Mempengaruhi Fasia Gerota

ads

Penyakit Ginjal akan mempengaruhi beberapa organ baik sruktur dari ginjal maupun organ sekitar yang terdapat di ginjal. Salah satunya yang akan terganggu pada struktur ginjal aitu pada fasia gerota. Berikut beberapa penyakit ginjal yang mampu mempengaruhi fasia gerota seseorang :

1. Nefritis

Nefritis merupakan salah satu penyakit ginjal yang dapat mempengaruhi fungsi dari fasia gerota. Penyakit ini bisa terjadi karena adanya virus dan bakteri yang menyerang ginjal. Bakteri tersebut yang mampu menyerang ginjal adalah Streptococcus. Bakteri tersebut dapat merusak glomerulus dikarenakan glomerulus alergi terhadap racun yang dikeluarkan oleh bakteri.

2.Penyakit Ginjal Polikistik

Ginjal Polikistik disebabkan karena adanya kista yang berisi ciran. Penyebab seseorang terkena kondisi ini adalah faktor keturunan serta mutasi gen. Biasanya seseorang yang terkena penyakit ini akan mengalami beberapa gejala seperti nyeri punggung, hiperensi, adanya kandungan protein didalam urin serta menyebabkan kemunduran fungsi ginjal. Untuk mengetahui penyakit ini diperlukan beberapa pemeriksaan seperti CT Scan.

3. Batu Ginjal

Batu Ginjal merupakan salah satu penyakit ginjal yang dapat berpengaruh pada fasia gerota. Batu ginjal ini terjadi karena adanya endapan dari kalsium , garam, mineral, serta benda organik lainnya. Dari endapan tersebutlah yang nantinya mengendap sehingga membentuk batu yang biasa disebut dengan batu ginjal. Tanda dan gejala kondisi ini antara lain sulit melakukan buang air kecil , rasa nyari bagian punggung , serta terjadinya pembengkakan pada anggota tubuh.

4. Gagal Ginjal Kronis

Gagal ginjal kronis merupakan kondisi ginjal yang menghilangnya fungsi ginjal baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian. Biasnya kondisi ginjal akan menurun secara pelan-pelan dan bertahap. Diagnoa gagal ginjal kronis perlunya melakukan beberapa pemeriksaan seperti CT Sca atau yang lainnya. Gagal ginjal ini merupakan salah satu yang akan berdampak pada fungsi fasia gerota dan secara otomatis fungsi organ lainnya juga akan terganggu.

5. Glomerulonephritis

Glomerulonephritis merupakan kondisi rusaknya pada bagian glomeruli. Dimana pada ginjal glomeuli merupakan penyaring kecil serta digunakan untuk membuang cairan berlebih. sampah serta elektrolit melalui darah. Kerusakan yang terjadi pada glomeruli ini dapat menyebabkan keluarnya darah serta protein didalam urin. Gjala yang ditimbulkan oleh kondisi ini antara lain yaitu tekanan darah pada tubuh tinggi, anemia,  urun berbusa , pembengkakan pada bagian tubuh tertentu serta ditemukan adanya rasa nyeri pada punggung. Penyebab peyakit ini contohnya yaitu karena adanya komplikasi penyekit, penyakit lupus serta diabetes.

Penjelasan diatas merupakan beberapa hal mengenai fasia gerota mulai dari pengertian , fungsi-fungsi fasia gerota sendiri serta beberapa kondisi penyakit ginjal yang dapat mengakibatkan fasia gerota terganggu. Untuk iti sangat dianjurkan sekali untuk menjaga kesehatan tubuh khususnya menjaga organ ginjal. Melalui pemeriksaan secara dini pun juga sangat diperlukan.

Sponsors Link
>
, ,
Oleh :
Kategori : Anatomi