Sponsors Link

Beberapa Faktor Risiko Kanker Kandung Kemih yang Harus Diketahui

Sponsors Link

Kanker merupakan penyakit yang berasal dari pertumbuhan sel abnormal yang bisa terjadi di semua bagian organ tubuh seperti salah satunya kandung kemih. Kanker kandung kemih dikatakan sebagai penyakit yang unik karena faktor risiko seseorang terkena kanker kandung kemih akan ditentukan dari seberapa banyak air yang sudah dikonsumsi. Tidak hanya menjadi salah satu penyakit mematikan, namun salah satu jenis kanker ini juga bisa berbahaya untuk organ reproduksi.

ads

Apakah Kanker Kandung Kemih?

Kandung kemih merupakan sebuah organ dengan bentuk seperti kantong yang terdiri dari dinding dengan otot fleksibel. Kantong ini berfungsi sebagai tempat menampung urin sebelum nantinya akan dikeluarkan dari dalam tubuh. Sel abnormal yang tumbuh dan menyebar tersebut kemudian akan berubah menjadi kanker pada kandung kemih dan inilah yang menjadi awal pembentukan kanker kandung kemih. Sel kanker pada kandung kemih tersebut juga bisa tumbuh kembali. Akan tetapi dalam setiap perkembangan sel kanker baik yang kambuh atau baru lebih sulit untuk di deteksi.

Gejala Kanker Kandung Kemih

Umumnya kasus kanker kandung kemih akan terdiagnosis ketika sudah bertambah serius dan mulai menyebar. Ada beberapa gejala yang harus diwaspadai dan sesegera mungkin diperiksakan ke dokter. Beberapa gejala tersebut diantaranya adalah:

  • Warna urine berubah menjadi pink, oranye atau urine berwarna merah karena darah sudah bercampur dengan urin dengan frekuensi sering sekitar beberapa kali dalam hitungan minggu atau bulan.
  • Terjadi gangguan ketika buang air kecil seperti nyeri atau aliran urine yang terlihat lemah.
  • Ingin buang air kecil meski kandung kemih belum terasa penuh.

Sementara untuk kanker kandung kemih dalam tahap parah, maka akan ada beberapa gejala lain yang mungkin terjadi, seperti:

  • Tidak bisa buang air kecil
  • Terasa nyeri di pinggang akan tetapi hanya di salah satu bagian seperti hanya kiri atau kanan saja.
  • Nafsu makan menurun drastis
  • Kelelahan yang diikuti juga dengan rasa lemah
  • Terjadi edema atau pembengkakan di area kaki seperti kandung kemih bocor
  • Terasa nyeri di bagian tulang.

Kanker kandung kemih terkadang memiliki gejala yang serupa dengan gangguan kesehatan lainnya. Namun dengan mewaspadai beberapa gejala menjadi sangat penting agar bisa mengatasi kanker kandung kemih tersebut sedini mungkin. Untuk itu, segera berkonsultasi dengan dokter apabila anda mengalami beberapa gejala diatas.

Penyebab Kanker Kandung Kemih

Sebagian besar dari sel abnomral yang bisa menjadi kanker kandung kemih, akan mulai bertumbuh di bagian dinding kandung kemih dan awalnya bisa disebabkan karena infeksi kandung kemih. Dengan berjalannya waktu, kanker pada kandung kemih nantinya bisa semakin menyebar ke dalam atau keluar dari kandung kemih yang kemudian akan mengenai organ atau jaringan yang ada di sekitarnya khususnya saluran urin atau ureter. Namun, sel kanker kandung kemih juga ada yang tidak menyebar dan hanya berada di lapisan dalam dinding kandung kemih saja.

Faktor Risiko Kanker Kandung Kemih

Faktor risiko kanker kandung kemih sendiri terbagi menjadi 2 yakni faktor risiko kanker kandung kemih yang bisa diubah dan yang tidak bisa diubah.

Faktor Risiko yang Bisa Diubah

Yang dimaksud dengan faktor risiko kanker kandung kemih yang bisa diubah adalah menghentikan kontaminasi tubuh dengan beberapa hal yang bisa memicu kanker tersebut dan biasanya disebabkan karena kebiasaan.

  1. Merokok

Kebiasaan buruk seperti merokok menjadi salah satu pemicu dari segala jenis kanker termasuk kanker kandung kemih dan kanker ginjal. Paparan zat racun dalam rokok akan meningkatkan risiko kanker 3 kali lebih tinggi dan setidaknya 50% dari perempuan atau pria yang merokok akan mengalami kanker kandung kemih.

  1. Paparan Zat Kimia

Paparan zat kimia seperti yang terjadi pada para pekerja pabrik dengan bahan kimia seperti benzidine dan beta–naphthylamine di industri ban, penata rambut, tekstil dan juga supir truk akan memiliki risiko kanker kandung kemih yang lebih tinggi dan juga penyebab kanker ginjal.

  1. Bahan Obat

Mengkonsumsi obat diabetes yang mengandung pioglitazone sekitar lebih dari 1 tahun serta mengkonsumsi suplemen makanan yang mengandung aristolochic juga bisa meningkatkan risiko kanker kandung kemih dan juga gangguan ginjal

Sponsors Link

Faktor Risiko Tidak Bisa Diubah

Sedangkan untuk beberapa faktor risiko kanker kandung kemih yang tidak bisa diubah mengartikan gangguan atau masalah yang terjadi di dalam tubuh dan tidak bisa diubah, dicegah atau dihentikan.

  1. Usia dan Jenis Kelamin

Seperti jenis kanker lainnya, seseorang yang sudah berusia lebih tua akan lebih berisiko terkena kanker kandung kemih. Sementara dari jenis kelamin, pria lebih berisiko terkena kanker kandung kemih dibandingkan dengan wanita sehingga menjadi salah satu masalah kandung kemih pria yang fatal.

  1. Iritasi atau Infeksi

Ketika pernah mengalami iritasi atau infeksi sistem urin dalam waktu yang cukup lama, maka juga bisa meningkatkan risiko kanker kandung kemih. Penyakit infeksi cacing Schistosomia bisa menyebabkan kerusakan kandung kemih yang kemudian bisa memicu kanker.

Sponsors Link
>
, , ,