Sponsors Link

Ensefalopati Uremikum : Penyebab, Gejala, dan Penanganan

Sponsors Link

Berbagai gangguan ginjal bisa saja terjadi kepada manusia, terutama jika memiliki gaya hidup tidak sehat atau memiliki riwayat hipertensi dan diabetes. Gangguan ginjal sebenarnya adalah gangguan yang perlu diwaspadai, mengingat ginjal adalah organ tubuh yang cukup penting bagi tubuh. Sehingga gangguan ginjal memang sering kali bisa menyebabkan komplikasi. Salah satu komplikasi akibat gangguan ginjal adalah Ensefalopati Uremikum.

ads

Pengertian dan Penyebab

Komplikasi ini merupakan salah satu komplikasi yang biasa terjadi pada gangguan Gagal Ginjal Kronis maupun akut. Komplikasi ini menyerang bagian otak yang disebabkan oleh tidak mampunya ginjal dalam menyaring racun dari dalam tubuh. Sehingga otak menjadi dipenuhi dengan racun dan menciptakan masalah di sana.

Pada ginjal yang normal, urine akan dihasilkan dan bisa dibuang dengan proses yang seharusnya. Sementara itu, pada ginjal yang terganggu, misalnya dengan adanya gagal ginjal baik Gagal Ginjal Akut maupun kronis, fungsi ginjal akan mengalami penurunan. Sehingga produksi urine akan menurun. Dan akhirnya, limbah yang seharusnya dibuang bersama urine tidak lagi bisa dibuang. Limbah akan menumpuk di tubuh dan menjadi racun yang bisa menyebar sampai ke otak. Hal ini menyebabkan komplikasi ini.

Gejala

Ensefalopati Uremikum ditandai dengan gejala yang bervariasi antara orang yang satu dengan orang yang lainnya, mulai dari gejala yang ringan hingga gejala yang berat. Semua gejala ini tergantung pada penurunan fungsi ginjal itu sendiri.

Beberapa gejala ringan pada penderita ginjal antara lain:

  • penurunan nafsu makan
  • sulit untuk berkonsentrasi
  • muncul rasa mual
  • sering mengantuk dan lemas
  • penurunan fungsi kognitif seperti sulit berbicara dan sulit mengambil keputusan.

Sedangkan gejala yang berat yang bisa muncul antara lain:

  • kejang
  • penurunan tingkat kesadaran
  • muntah
  • linglung atau disorientasi

Itulah beberapa Tanda dan Gejala Gagal Ginjal Akut dan kronis yang berhubungan dengan otak yang bisa terjadi. Gejala ini akan lebih terasa pada gagal ginjal akut karena penurunan fungsi ginjal yang mendadak.

Sponsors Link

Penanganan

Pada dasarnya Ensefalopati Uremikum memang perlu ditangani dengan baik agar gejala dari gagal ginjal tidak semakin memburuk. Biasanya akan dilakukan pemeriksaan laboratorium sebelum melakukan penanganan yang sesuai.

Salah satu langkah penanganan yang seringkali dilakukan adalah cuci darah atau dialisis.  Dialisis ini memang merupakan salah satu metode yang direkomendasikan untuk pasien gagal ginjal dengan waktu yang ditentukan oleh dokter. Manfaat Cuci Darah adalah untuk membuang kelebihan limbah dari tubuh sehingga gejala yang berkaitan dengan gagal ginjal bisa diminimalisir.

Selain cuci darah, Cara Mengatasi Penyakit Ginjal lainnya tentunya perlu dilakukan sesuai dengan hasil tes dan pemeriksaan lainnya. Mungkin saja ada pasien yang membutuhkan tranfusi darah jika kadar hemoglobin tubuhnya rendah. Namun mungkin juga tidak semua pasien membutuhkannya. Obat-obatan lainnya juga mungkin diberikan untuk beberapa pasien yang memang membutuhkan obat oral karena kondisi tertentu.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai Ensefalopati Uremikum mulai dari penyebab hingga penanganannya yang merupakan salah satu jenis komplikasi dari gangguan ginjal akut dan kronis yang perlu diwaspadai. Semoga bemanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,