Sponsors Link

Efek Samping Donor Ginjal

Sponsors Link

Banyaknya masyarakat yang terkena penyakit ginjal, membuat kasus penyakit ginjal selalu meningkat setiap tahunnya. Angka kematian pun juga semakin tinggi. Hal ini pun dipengaruhi oleh beberapa faktor. Setiap penyakit memiliki tingkat keparahan dan penyebab berbeda.

ads

Salah satunya pada kasus penyakit ginjal ini disebabkan oleh beberapa hal yang kompleks, seperti faktor genetik, faktor pola hidup tidak sehat , serta kurangnya dalam menjaga kesehatan. Ada beberapa jenis penyakit ginjal yang perlu kita ketahui dan kita waspadai diantaranya adalah infeksi ginjal dan saluran kemih , kista ginjal kanan , ginjal mengecil sebelah , dan gagal ginjal stadium 5 dan lain sebagainya.

Penyakit ginjal tersebut memiliki penanganan yang berbeda-beda karena tingkatan keparahan nya pun berbeda. Ada beberapa cara yaitu dengan mengkonsumsi obat dari dokter, pencangkokan ginjal, embedahan, transfusi darah, transplatasi, serta terapi lainnya. Apabila seseorang memiliki ginjal yang tidak berfungsi maka penggantian ginjal dengan ginjal baru pun perlu dilakukan.

Hal ini akan terjadi penerimaan ginjal dari orang lain yang mendonorkannya. Lalu terdapat beberapa efek atau dampak pada seseorang yang mendonorkan ginjalnya . Berikut mengenai penjelasan dari efek samping donor ginjal.

Efek Samping Donor Ginjal

Donor ginjal merupakan menyumbangkan ginjalnya kepada orang lain yang membutuhkan. Biasany seseorang yang membutuhkan donor ginjal adalah orang yang memiliki ginjal tidak berfungsi , ataupun penyakit ginjal lainnya yag dikategorikan parah. Penyakit ginjal yang membutuhkan donor ginjal contohnya adalah ginjal kronis , kanker ginjal dan penyakit ginjal lainnya.

Pada dasarnya seseorang yang mendonorkan ginjal nya masih dapat melakukan aktivitas sehari-harinya dan masih dapat bertahan hidup meskipun hanya mempunyai satu ginjal. Namun teteap saja akan menimbuklkan efek samping , efek samping tersebut bisa dikategorikan ringan ataupun berat. Berikut beberapa efek samping donor ginjal:

1. Fungsi Ginjal Menurun

Perbedaan fungsi ginjal dan hati memanga sangat berbeda , ginjal lebih berperan penting didalam tubuh manusia. Adanya donor darah akan mengakibatkan beberapa sedikit masalah salah satunya yaitu fungsi ginjal didalam tubuh akan menurun. Ginjal memiliki fungsi yang tidak bisa digantikan oleh organ lain. Beberapa fungsi diantaranya adalah sebagai tempat penyaringan zat sisa metabolisme, sebagai pengatur tekanan darah , menjaga keseimbangan cairan didalam tubuh , menjaga konsentrasi ion didalam tubuh dan masih banyak lagi.

Seseorang yang mendonorkan ginjalnya secara otomatis tidak dapat bekerja secara optimal. Meski ginjal tidak dapat digantikan oleh organ lain dalam fungsinya , ada alat canggih yaitu ginjal buatan. Fungsi ginjal buatan sangat memiliki kesamaan dengan ginjal asli , dan hanya sedikit perbedaannya.

2. Terdapat Luka Bekas Operasi

Tidak bisa dipungkiri bahwa seseorang yang mendonorkan ginjalnya akan malakukan operasi. Bekas operasi tersebut akan membentuk luka yang membekas, meskipun bekas luka tersebut dikurangi dengan cream untuk bekas luka , tetap saja masih akan membekas. Hal ini memang sudah merupakan resiko pertama yang melakukan donor ginjal. Selain itu mungkin setelah operasi akan merasakan beberapa rasa sakit , ataupun nyeri. Maka dari itu kita tetap harus mengikuti prosedur dokter , apabila disuruh untuk check up. Prosedur CT scan ginjal mungkin juga akan dilakukan untuk memastikan keadaan ginjal yang akan didonorkan.

Sponsors Link

3. Tekanan Darah Menjadi Tinggi

Selain itu seseorang yang mendonorkan ginjalnya akan beresiko tinggi mempunyai tekanan darah yang tinggi atau yang biasa disebut dengan hipertensi. Hal ini terjadi dikarenakan salaha satu fungsi ginal didalam tubuh yaitu digunakan untuk menyaring darah. Saat proses penyaringan darah ini akan melibatkan kerja jantung dimana jantung memompa darah keseluruh tubuh, saat seseorang hanya menggunakan ginjal satu untuk fungsi ini maka akan mengakibatkan penumpukan yang membuat jantung harus bekerja lebih keras sehingga tekanan darahpun ikut naik.

ads

Untuk mempermudah aliran darah maka sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih yang banyak , sehingga kebutuhan cairan akan tercukupi dan aliran darahpun menjadi lancar. Tes darah untuk penyakit ginjal juga perlu dilakukan apabila seseorang merasa mempunyai masalah pada ginjalnya.

4. Adanya Kandungan Protein Didalam Urine

Efek samping donor ginjal selanjunya yaitu akan mengakibatkan adanya kandungan protein didalam urine. Hal ini bisa terjadi karena salah satu fungsi ginjal yaitu menyaring hasil sisa zat yang akan dikeluarkan dalam tubuh. Saat ginjal hanya bekerja sendiri maka proses penyaringan tersebut tidak akan maksimal . Maka akan berdampak pengeluaran urine yang tidak bersih.

Untuk mengurangi hal tersebut seseorang dianjurkan untuk menjaga kesehatan ginjal dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, serta menjaga olahraga ,namun olah raga yang dilakukan untuk orang dengan satu ginjal yaitu dengan olahraga ringan (jalan kaki). Apabila seseorang telah terindikasi adanya protein didalam urine maka sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter untuk memastikan adanya sebuah penyakit lainnya. Saat buang air kecil keluar darah juga merupakan dampak yang mungkin timbul yang perlu di waspadai.

5.  Rasa Nyeri Berkepanjangan

Rasa nyeri akan dirasakan oleh seseorang yang mendonorkan ginjalnya. Hal ini mungkin terjadi akibat dari operasi besar dalam pendonoran ginjal. Untuk mengurangi rasa nyeri ini biasanya dokter memberikan obat. Nyei juga akan dirasaan apbila tubuh lelah dalam melakukan aktivits yang berat. Karena seseorang yang hanya hidup dengan satu ginjal daya tahan ataupun kekuatan saat melakukan aktivitas berat tidak seperti dengan orang yang mempunyai dua ginjal. Efek samping kista ginjal mungkin juga akan mempunyai kesamaan dengan orang yang mempunyai ginjal satu yaitu nyeri.

6. Kerusakan Saraf

Ada beberapa kasus pada efek bagi pendonor ginjal yaitu terjadinya kerusakan saraf. Saraf merupakan sistem yang terpenting didalam tubuh. Karena saraf pada dasarnya yang mengatur proses jalannya fungsi anggota tubuh. Saat salah satu orgn mengalami masalah maka saraf yang memfungsikan organ tersebut akan beresiko tinggi terjadi masalah juga. Bahaya donor ginjal yang perlu kita ketahuipun salah satunya hal yang berkaitan dengan kerusakan saraf.

Sponsors Link

7. Obstruksi Usus atau Hernia

Obstruksi usus atau hernia merupakan salah satu gangguan diusus yang memerlukan penanganan yang khusus. Apabila usus mengalami gangguan maka secara otomatis didalam proses pencernaan pada tubuh juga akan mengalami ganggua. Hal ini akan membuat seseorang merasakan ketidak nyamanan pada tubuhnya. Maka dari itu segeralah melakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan dokter.

Seseorang yang mendonorkan ginjalnya arus melakukan pemeriksaan secara rutin untu memantau kesehatannya. Pemerikasaan yang dilakukan yaitu memonitor fungsi ginjal, tekanan darah secara berkala dan lain sebagainya.

Sponsors Link
>
, , ,