Sponsors Link

7 Efek Batu Dalam Rongga Ginjal

Sponsors Link

Batu ginjal merupakan material keras dan kasar yang terdiri dari garam mineral seperti asam urat dan kalsium. Batu yang ada pada rongga ginjal tersebut bisa menyebabkan banyak masalah seperti kencing berdarah, rasa sakit, hidronefrosis atau pembengkakan ginjal, infeksi ginjal sampai gagal ginjal kronis.

Batu ginjal juga bisa berjalan ke bagian lain dari saluran kemih yang kemudian diiringi dengan berbagai masalah. Permukaan saluran kemih yang halus bukanlah area tepat bagi batu ginjal yang kasar dan tajam tersebut sehingga bisa menimbulkan goresan, gesekan dan sumbatan. Berikut adalah beberapa efek batu dalam rongga ginjal yang bisa terjadi.

1. Timbul Rasa Sakit

Kolik renal merupakan rasa sakit luar biasa yang berkembang pada saat batu ginjal ada di dalam rongga melewati ureter yakni saluran sesudahnya yang berukuran lebih kecil. Umumnya, rasa nyeri akan terasa tajam seperti kram yang berkembang di salah satu sisi punggung dan juga menjalar ke sekitar area perut.

Terkadang, rasa nyeri kolik ini juga akan menyebar ke area selangkangan. Rasa sakit yang kronis tersebut juga bisa disertai dengan sensasi terbakar ketika buang air kecil, mual dan muntah atau penyebab kencing berdarah.

2. Mual dan Muntah

Efek batu dalam rongga ginjal yang biasanya terjadi adalah rasa mual dan muntah. Gejala tersebut bisa terjadi akibat koneksi saraf bersama ginjal dan saluran pencernaan. Batu ginjal bisa memicu saraf di saluran pencernaan dan menyebabkan sakit perut. Mual dan muntah juga menjadi cara tubuh untuk menanggapi rasa sakit hebat akibat ciri ciri batu ginjal.

3. Penyumbatan Ginjal

Pada saat batu melewati ureter, maka batu tersebut bisa menghalangi aliran urin dari ginjal ke kandung kemih. Penyumbatan urin tersebut dinamakan dengan obstruksi outlet kandung kemih dan bisa terjadi tanpa menimbulkan rasa sakit. Umumnya, penyumbatan akan berlanjut hingga menyebabkan hidronefrosis, infeksi atau gagal ginjal.

4. Infeksi

Batu ginjal juga bisa menyebabkan infeksi khususnya jika sampai menghalangi aliran urin. Demam disertai nyeri pinggang menjadi beberapa tanda dari infeksi ginjal kiri atau kanan.

Infeksi ginjal tersebut bisa sangat berbahaya dan harus segera diobati, Antibiotik intravena serta pemasangan selang unuk menguras ginjal yang tersumbat bisa membantu penyembuhan dengan cara yang aman. Beberapa batu yang disebut dengan batu struvite sebetulnya disebabkan karena infeksi ginjal yang butuh strategi perawatan khusus.

5. Air Seni Berawan atau Bau

Urin yang sehat akan terlihat jernih serta tidak berbau kuat. Air seni yang berawan atau bau busuk kemungkinan menjadi tanda infeksi ginjal atau bagian lain pada saluran kemih.

Sebuah studi menemukan jika sekitar 8% orang dengan batu ginjal akut juga mengalami penyakit infeksi saluran kemih. Sebuah studi menemukan jika sekitar 8% orang dengan batu ginjal akut mengalami infeksi saluran kemih. Warna keruh menjadi tanda nanah di urin atau pyuria. Sedangkan bau berasal dari bakteri penyebab infeksi saluran kemih yang juga berasal dari urin yang berwarna lebih pekat dibandingkan biasanya.

6. Demam dan Kedinginan

Demam dan juga menggigil merupakan tanda jika tubuh sedang mengalami infeksi. Apabila hal tersebut terjadi bersamaan dengan gejala seperti yang sudah disebutkan di atas, maka kemungkinan merupakan pertanda komplikasi serius pada batu ginjal yaitu ciri ciri infeksi ginjal.

Setiap demam yang diiringi dengan rasa sakit butuh perhatian medis secepatnya. Demam yang terjadi karena infeksi umumnya tinggi yakni sekitar 38 derajat celcius atau lebih dan kedinginan atau menggigil akan sering terjadi bersamaan dengan demam.

7. Terdapat Darah Dalam Urin

Urin berwarna merah atau kencing berdarah merupakan gejala umum dari penderita batu pada rongga ginjal yang disebut dengan hematuria. Darah yang keluar bisa berwarna merah, merah muda atau coklat yang terkadang jumlahnya sangat sedikit sehingga hanya bisa dilihat memakai mikroskop yang disebut dengan hematuria mikroskopis.

Sponsors Link
>
, , , ,