Sponsors Link

Ciri Urine Sehat Berdasarkan Pemeriksaan Urine Lengkap

Sponsors Link

Urine adalah air kencing atau air seni yang dikeluarkan oleh tubuh sebagai hasil dari sekresi organ ginjal. Urine tentunya bisa menjadi salah satu tolok ukur dari kesehatan tubuh, terutama organ ginjal dan juga kandung kemih. Ciri Ciri Ginjal Sehat dan Ciri urine sehat bisa dilihat dari kandungan di dalam urine pada masing-masing orang. Kandungan urine itu ada beragam, seperti air, garam, zat warna empedu, sisa pembongkaran protein, dan sisa zat metabolisme tubuh yang tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh. Urine sehat dan tidak sehat bisa diketahui dari sejumlah pemeriksaan urine. Dari pemeriksaan urine tersebut bisa didapatkan hasil untuk mengetahui apakah memang ada masalah dalam tubuh atau tidak. Beberapa pemeriksaan urine antara lain:

ads
  1. Tes urine strip

Tes urine strip adalah tes urin cepat yang bisa dilakukan. Pada tes ini, sampel urine akan dimasuki oleh strip khusus selama beberapa detik. Tes akan menghasilkan warna tertentu. Fungsi tes urine strip adalah untuk mengetahui kadar gula dalam urine, dan mengetahui penyakit pada saluran kemih dan bagian bawah perut lainnya. Ciri urine sehat dari tes urine strip ini ditunjukkan dengan penilaian negatif dan pH dalam rentan 5-7. Jika nilai tes adalah positif, maka kemungkinan ada beberapa gangguan pada tubuh. Indikasi penyakit di bawah ini bisa saja terjadi:

  • peradangan pada ginjal (protein positif)
  • Diabetes Insipidus (keton positif)
  • penyakit batu kemih (pH kurang dari 5 atau lebih dari 7)
  • infeksi bakteri dalam darah (sel darah putih dan nitrit positif)
  1. Tes analisis urine

Ciri urine sehat berikutnya bisa dilihat dari tes analisis urine. Tes ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang secara lebih menyeluruh. Biasanya tes ini dilakukan pada pasien yang baru masuk rumah sakit. Atau bisa juga dilakukan sebelum operasi. Tujuannnya adlaah untuk mengetahui konsentrasi dalam urine, mengetahui zat kimia apa saja di dalam urine, dan mengetahui kemungkinan bakteri dalam urine. Fungsi dari tes analisis urine ini antara lain adalah:

  • Untuk mengetahui kemungkinan penyebab Infeksi Ginjal dan kandung kemih
  • Untuk mengetahui apakah ada pendarahan dalam sistem sekresi
  • Untuk mengetahui parah atau tidaknya penyakit ginjal
  • Untuk mengetahui kadar gula

Urine yang sehat harus memiliki nilai negatif pada kristal, kreatinin, dan kristal. Jika nilai kristal positif, maka itu menunjukkan bahwa kolesterol memiliki tingkat tinggi pada tubuh. Jika kratinin menunjukkan angka positif, maka itu menunjukkan bahwa ada masalah pada ginjal. Sedangkan jika bakteri memiliki angka positif, maka hal ini menunjukkan bahwa terdapat infeksi bakteri pada sakuran kemih.

  1. Tes kultur urine

Tes kultur urine adalah tes yang bisa dilakukan untuk mengetahui keberadaan kuman atau patogen dalam urine. Tes ini bisa dilakukan dengan memasukkan sampel urine ke sebuah wadah khusus. Lalu urine akan disimpan pada inkubator selama waktu yang ditentukan. Urine yang tidak sehat akan ditandai dengan berkembang biaknya bakteri atau jamur di dalam urine.

Sponsors Link

Fungsi dari tes kultur urine ini adalah untuk mengetahui jenis bakteri atau jenis penyebab dari infeksi saluran kemih yang terjadi kepada pasien. Dengan demikian, jenis antibiotik yang tepat bisa diberikan pada pasien sesuai dengan kebutuhan pasien itu sendiri.

ads
  1. Tes urine 24 jam

Ada lagi jenis tes urine 24 jam untuk mengetahui ciri urine sehat atau tidak. Tes ini dilakukan dengan cara mengambil sampel urine dari seseorang dalam kurun waktu 24 jam. Semua sampel urine akan dites untuk mengetahui keberadaan penyakit pada seseorang. Pengambilan sampel urine dilakukan dari pagi hari (bangun tidur) hingga malam hari (sebelum tidur). Pasien yang melakukan tes ini biasanya harus dirawat inap di rumah sakit. Fungsi tes urine 24 jam ini adalah untuk mengetahui kadar protein dan zat sisa metabolisme lain yang ada pada urine.

Hasil tes akan menunjukkan beberapa indikasi dari penyakit tertentu. Pasien yang sedang dites harus menunjukkan nilai negatif. Jika tidak, maka kemungkinan pasien memiliki indikasi penyakit seperti di bawah ini:

  • Gangguan fungsi ginjal atau peradangan pada ginjal (jika nilai kreatinin terlalu sedikit)
  • Radang ginjal, diabetes, kanker ginjal, Diagnosa Gagal Ginjal Kronis, gagal jantung (jika nilai protein dalam urin sangat tinggi)
  • Gangguan sistem hormon (jika kandungan hormon pada urine terlalu tinggi)
  1. Tes kehamilan

Selain untuk mendeteksi Tanda Tanda Ginjal Mulai Rusak, tes urine juga bisa dijadikan acuan untuk tes kehamilan. Urine memang salah satu zat dari tubuh yang bisa dijadikan indikator deteksi kehamilan. Hal ini pasti sudah diketahui banyak orang. Tes kehamilan dengan urine bisa dilakukan saat mengeluarkan urine di pagi hari (urnie pertama) agar hasilnya lebih akurat. Penyebab urine dijadikan salah satu bahan untuk tes kehamilan adalah keberadaan hormon hCG atau hormon human chorionic gonadotropin. Hormon ini adalah indikasi awal bahwa produksi plasenta sudah mulai berjalan. Saat ini tes kehamilan dengan urine bsia dilakukan dengan mudah dan praktis, salah satunya dengan memanfaatkan testpack atau tes kehamilan yang sudah bisa dibeli secara mudah di apotek.

  1. Tes urine untuk narkoba dan dopping

Tes urine selanjutnya yang juga cukup sering dilakukan adalah untuk mengetahui apakah ada kandungan alkohol dan zat narkoba di dalam tubuh. Tes urine memang merupakan salah satu tes narkoba dan dopping paling mudah dan paling praktis untuk mengetahui apakah ada zat-zat terlarang di dalam tubuh. Hasil tes urine untuk mengetahui zat ganja bisa didapatkan setelah 1 minggu dari hari tes. Sementara itu, jenis narkoba lain seperti ekstasi, kokai, dan heroin bisa didapatkan hasilnya dalam beberapa hari. Tes urine juga bisa dilakukan untuk mengetahui zat dopping dalam tubuh.

Sponsors Link

Demikianlah beberapa ciri urine sehat yang bisa diketahui dari adanya pemeriksaan urine lengkap untuk mengetahui indikasi penyakit atau gangguan pada sistem kemih dalam tubuh. Tes tersebut bisa dilakukan jika seseorang menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit. Maka dari itu, jika Anda merasa ada masalah dengan sistem sekresi, baik itu dari ginjal atau dari kandung kemih, ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk menjalani serangkaian tes yang sudah disebutkan di atas. Dengan demikian, pengobatan yang tepat bisa dilakukan. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Gaya Hidup