Sponsors Link

14 Ciri Ciri Anatomi Ginjal dan Kelainannya Terlengkap

Sponsors Link

Ginjal anatomi atau bisa juga disebut dengan anatomi ginjal adalah bagian-bagian, komponen penyusun, serta struktur organ ginjal. Setiap manusia memiliki dua organ ginjal. Organ ginjal manusia dewasa memiliki berat sekitar 120 – 175 gram, atau seukuran kepalan tangan. Ginjal terletak di bawah tulang rusuk, satu di sebelah kanan, dan satu di sebelah kiri, keduanya terletak di bagian belakang pinggang. Ciri ciri anatomi ginjal secara umum adalah ginjal berwarna coklat, berbentuk seperti kacang, dengan lekukan menghadap ke dalam saling berhadapan.

ads

Posisi ginjal kanan biasanya terletak sedikit ke bawah dibandingkan posisi ginjal kiri. Secara mikroskopis, ciri ciri anatomi ginjal berupa ginjal disusun oleh jutaan nefron, yaitu unit penyusun utama ginjal yang berfungsi untuk menyaring dan melakukan fungsi ginjal secara penuh. Setiap unit nefron terdiri dari kapsula bowman, glomerulus, tubulus kontortus distal, tubulus kontortus proksimal, dan lengkung henle.

Berikut adalah ciri ciri anatomi ginjal bagian luar dan fungsinya masing masing:

  1. Aorta Pulmonalis : Membawa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh.
  2. Arteri Ginjal : Membawa darah masuk ke dalam ginjal untuk disaring dan dibersihkan di glomerulus.
  3. Kandung Kemih : Menyimpan urine secara sementara sebelum dikeluarkan dari tubuh.
  4. Kelenjar Adrenal : Mengatur sintesis kortikosteroid dan katekolamin serta kortisol dan hormon adrenal.
  5. Vena Cava Inferior : Menerima darah yang mengandung karbondioksida dari kedua kaki dan seluruh badan.
  6. Vena Ginjal : Membawa darah keluar dari ginjal
  7. Ureter : Membawa hasil pengolahan urine dari ginjal menuju kandung kemih.
  8. Uretra : Menghubungkan kandung kemih dengan saluran pembuangan urine untuk membawa urine keluar dari tubuh.

Berikut adalah ciri ciri anatomi ginjal bagian dalam dan fungsinya masing masing:

  1. Calyces : Merupakan bagian seperti cangkir yang berfungsi sebagai penampung sementara urine sebelum disalurkan ke kandung kemih melalui ureter.
  2. Korteks : Merupakan bagian luar ginjal yang mengandung kurang lebih 100 juta nefron. Fungsi utama korteks adalah untuk menyaring cairan dan darah yang masuk ke ginjal, mengatur dan menjernihkan proses pengolahan urine, dan mengolah sisa sisa zat sekresi yang masuk ke ginjal.
  3. Medula : Merupakan anatomi ginjal yang berfungsi untuk menghubungkan tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal pada bagain lengkung henle.
  4. Pelvis : Merupakan tempat berakhirnya saluran tubulus, sehingga pelvis berfungsi sebagai tempat penampungan urine sementara sebelum kemudian dikeluarkan melalui saluran ureter menuju ke kandung kemih lalu melalui saluran uretra, sebelum akhirnya urine dikeluarkan dari tubuh.
  5. Ureter : Merupakan saluran berbentuk silinder yang menghantarkan hasil pengolahan urine dari ginjal menuju kandung kemih.
  6. Vena Ginjal : Merupakan pembuluh darah balik yang memiliki fungsi untuk membawa darah keluar dari dalam ginjal masuk menuju vena cava interior kemudian kembali lagi ke jantung.

Saat terjadi kelainan pada anatomi ginjal, hal ini dapat menyebabkan penurunan dan disfungsi ginjal, bahkan menyebabkan berbagai penyakit ginjal seperti gagal ginjal akut, batu ginjal, dan hematuria. Terkadang hal ini tidak bisa ditangani dengan obat gangguan ginjal biasa, terlebih jika kelainan anatomi ginjal tersebut terjadi secara genetik atau bawaan. Hal ini seringkali memerlukan transplantasi ginjal, padahal biaya transplantasi ginjal sangat mahal. Untuk mengatasi hal ini secara dini, anda harus mengetahui dan mewaspadai ciri ciri kelainan anatomi ginjal, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

Sponsors Link

  • Volume urine sedikit, tetapi frekuensi kencing meningkat
  • Pembengkakan pada bagian bagian tubuh tertentu
  • Merasa pusing, mual-mual disertai muntah terus menerus
  • Sering sesak napas, merasa gelisah disertai rasa lelah padahal tidak beraktivitas

Jika anda mengalami kelainan ciri ciri anatomi ginjal diatas, sangat dianjurkan agar anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis terdekat. Semakin cepat terdeteksi, maka semakin baik dan cepat pula penanganannya. Jangan lupa terapkan tips  menjaga kesehatan ginjal dalam kehidupan sehari-hari agar ginjal tetap sehat dan terjaga kestabilan fungsinya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Anatomi