Sponsors Link

6 Cara Berhenti Cuci Darah yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Cuci darah adalah salah satu teknik pengobatan untuk mengatasi penyakit ginjal di dalam dunia pengobatan modern. Akan tetapi, pengobatan dengan cuci darah kebanyak ditakuti oleh banyak orang. Hal itu sangat terlihat ketika mereka divonis bahwa mereka harus melakukan cuci darah oleh dokter. Selain itu, tingkat kesembuhan dari cuci darah diperkirakan lebih rendah, dan bila pun ada yang dapat bertahan hidup mereka sebagian besar tidak dapat hidup lebih dari beberapa tahun Akibatnya, banyak orang yang tidak bersemangat melakukan cuci darah, dan malah putus asa untuk mencari kesembuhan dari media yang lain. Oleh karena itu mereka ingin mengetahui cara berhenti cuci darah, tanpa mengetahui lantas apa yang perlu mereka lakukan sebenarnya. Baca juga: Kebiasaan yang Bisa Merusak Ginjal

ads

Walaupun cuci darah mungkin tidak langsung dapat membantu Anda menyembuhkan diri Anda, tetapi melewatkan cuci darah malah akan menambah resiko-resiko lainnya yang bisa berpeluang lebih besar untuk membuat resiko kematian Anda meningkat akibat gagal ginjal. Akibat tidak cuci darah pada saat yang tepat, yang paling fatal, adalah kematian yang akan datang sewaktu-waktu. Selain mengobati dengan menggunakan cuci darah, memang ada beberapa pengobatn lain yang harus kamu tempuh agar kamu bisa sembuh dari penyakit gagal ginjal sekaligus sembuh dari bahaya kematian yang bisa mengintaimu sewaktu-waktu.

Selain karena masalah efektivitas cuci darah, masalah biaya juga kadang kala menjadi penghambat orang-orang untuk melakukan cuci darah. Pada penderita ginjal yang berasal dari kalangan menengah kebawah biaya cuci ginjal yang mahal menjadi salah satu hal yang paling menyulitkan bagi mereka untuk memutuskan terus melakukan cuci ginjal. Oleh karena itu, pengobatan alternatif sangat mereka harapkan daripada bergantung pada cuci darah yang menelan biaya besar tetapi tidak menghasilkan manfaat yang diharapkan. Oleh karena itu, mereka ingin berhenti cuci darah.

Baca juga:

Berikut ini kita akan membahas bagaimana cara berhenti dari cuci darah akan tetapi tetap melakukan penanganan tertentu untuk mengatasi hilangnya fungsi ginjal karena ginjalmu telah rusak, atau sedang dalam kondisi kritis. Beberapa penanganan ini mungkin cocok dan mungkin juga tidak cocok untuk kamu. Oleh karena itu, sebaiknya tetap mengonsultasikan pilihanmu untuk berhenti dari cuci darah dengan dokter yang terpercaya. Apapun itu, segala kesembuhan hanya datang bila kamu berusaha bukan?

Berikut ini adalah cara berhenti dari cuci darah yang dapat kamu lakukan.

1. Mengatur pola makan

Untuk bisa berhenti dari cuci darah, kamu harus menerapkan pola hidup yang seimbang. Salah satunya adalah dengan menerapkan pola makan yang baik dan ramah untuk ginjalmu. Perhatikan apa saja yang kamu makan dan pastikan apa yang kamu makan tidak akan menambah parah ginjalmu yang sedang sakit. Bila ginjalmu sudah sampai pada tahap ginjal kronis, maka pola makan harus semakin ketat di awasi, karena ginjalmu benar-benar sudah tidak berfungsi lagi. Baca juga: Makanan Sehat untuk Ginjal

Apabila ginjalmu tidak mengalami kegagalan pada keduanya, dengan kata lain salah satunya masih bisa bekerja, maka kamu juga harus tetap mengatur pola makanmu agar tetap baik untuk ginjalmu. Satu ginjal berarti kinerja ginjal tersebut akan semakin berat bila dibandingkan dengan saat kamu masih memiliki dua ginjal. Oleh karena itu kamu harus benar-benar memperhatikan pola makan yang kamu terapkan pada tubuhmu. Jangan sampai makan terlalu banyak garam, protein, oksalat, dan lain sebagainya yang dapat memperburuk kondisi ginjalmu. Dengan demikian tidak akan terlalu banyak racun yang terbentuk di dalam tubuhmu.

Sponsors Link

2. Berpikir positif

Pikiran adalah salah satu bagian dari diri kita yang memiliki kekuatan luar biasa. Banyak kisah yang menunjukkan betapa kuat pikiran kita sampai dapat mempengaruhi fisik kita. Banyak atlet yang menggapai kemenangan dengan kekuatan jiwa mereka yang senatiasa berpikir positif, menanamkan kepercayaan diri, dan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai kemenangan.

Hal yang sama juga akan berlaku pada saat kamu sakit. Berpikir bahwa segalanya sangat buruk, tidak ada kebaikan yang terjadi padamu saat sakit, apalagi saat terkena gagal ginjal dan harus cuci darah, dan lain sebagainya, tidak akan banyak membantumu untuk sembuh. Justru berpikir negatif adalah salah satu hal yang menghambat kesembuhanmu. Oleh karena itu, apabila kamu memutuskan untuk berhenti cuci darah, maka yang harus kamu lakukan berikutnya adalah berpikir apa yang harus dilakukan berikutnya untuk mengatasi sakit yang sedang kamu derita.

Ketika tubuhmu sakit, kamu pasti bisa menggunakan pikiranmu untuk menatap masa depan yang lebih positif. Ingatlah bahwa ada banyak jalan untuk menghabiskan hidupmu, gunakanlah untuk menciptakan dan menebarkan manfaat pada orang lain.

Baca juga:

ads

3. Mengonsumsi propolis

Propolis adalah sejenis senyawa yang dihasilkan oleh lebah Apis cerana dan Apis mellifera. Zat ini bermanfaat untuk meringankan berbagai macam penyakit. Menurut, Ir. Hotnida CH Siregar, M.Si, lebah pekerja mengolah berbagai macam bahan seperti pucuk daun, getah tumbuhan, dan kulit dari berbagai macam tumbuhan untuk menghasilkan senyawa yang bernama propolis ini. Propolis terletak di luar sarang lebah.

Propolis banyak dijual dalam bentul botol. Dengan mengonsumsi 3 kali sehari sebelum makan, dengan 1 sendok makan propolis dicampur dengan 50cc air setiap kali minum. Beberapa pasien menunjukkan bahwa setelah rutin mengonsumsi propolis, kadar kreatinin di dalam darah turun hingga berada di bawah 10 mg/dl, yang menunjukkan kemajuan pesat. Hasil tersebut juga menandakan bahwa pasien tidak perlu lagi melakukan cuci darah karena tingkat kreatinin di dalam darah sudah tidak lagi tinggi. Baca juga: Penyebab Radang Ginjal

Konsumsi rutin propolis dapat membantu menurunkan kadar kreatinin hingga di bawah 4 mg/dl. Selain itu, konsumsi propolis juga dapat membuat pasien akan menjadi lebih bertenaga, sehingga tidak cepat lemas dan capai. Dengan demikian, aktivitas sehari-hari dari pasien akan lebih mendekati aktivitas reguler yang biasa dia lakukan.

Berdasarkan Liu CF, periset di Universitas Perawatan Nasional di Taipei, propolis mengandung antioksidan yang dapat melindungi ginjal dari kerusakan parah setelah merisetnya secara in vivo pada tikus percobaannya. Kelompok tikus yang diberi propolis mengalami kerusakan ginjal yang lebih rendah bila dibandingkan dengan kelompok tikus yang tidak diberi propolis. Baca juga: Cara Mengobati Ginjal Bengkak

Oleh karena itu, bila kamu berhenti cuci darah, maka mengonsumsi propolis sangat baik untuk tubuhmu, khususnya ginjalmu, karena secara perlahan akan membantumu bertahan menghadapi penyakit ginjal dengan baik.

4. Mengatur pola minum

Untuk bisa berhenti dari cuci darah, kamu harus menerapkan pola hidup yang seimbang. Salah satunya adalah dengan menerapkan pola minum yang baik dan ramah untuk ginjalmu. Perhatikan apa saja yang kamu minum dan pastikan apa yang kamu makan tidak akan menambah parah ginjalmu yang sedang sakit. Bila ginjalmu sudah sampai pada tahap ginjal kronis, maka pola minum harus semakin ketat di awasi, karena ginjalmu benar-benar sudah tidak berfungsi lagi.

Apabila ginjalmu tidak mengalami kegagalan pada keduanya, dengan kata lain salah satunya masih bisa bekerja, maka kamu juga harus tetap mengatur pola minummu agar tetap baik untuk ginjalmu. Satu ginjal berarti kinerja ginjal tersebut akan semakin berat bila dibandingkan dengan saat kamu masih memiliki dua ginjal. Oleh karena itu kamu harus benar-benar memperhatikan pola minum yang kamu terapkan pada tubuhmu. Jangan sampai minum terlalu banyak minuman dengan pemanis buatan, gula, soft drink, dan minuman lain yang buruk untuk kesehtan ginjalmu. Baca juga: Minuman Pembersih Ginjal

5. Mengatur beban aktivitas sehari-hari

Hilangnya fungsi ginjal juga akan berpengaruh terhadap kemampuanmu dalam beraktivitas sehari-hari. Sebisa mungkin kamu harus menghindari pekerjaan yang berat-berat, dan jangan sampai kecapekan karena hal itu akan meningkatkan kandungan racun yang ada di dalam tubuhmu. Saat kamu memutuskan untuk berhenti cuci darah, maka kamu harus berhati-hati dalam beraktivitas, terutama pada awal-awal kamu berhenti dari cuci darah dan belum mengonsumsi propolis atau melakukan pengobatan yang lainnya.

Sponsors Link

6. Melakukan cangkok ginjal

Ini adalah langkah terakhir dan mungkin paling ampuh untuk menghentikan cuci darah yang harus kamu lakukan. Cangkok ginjal selain dapat menghentikan cuci darah, juga akan menghilangkan penyakit ginjalmu secara menyeluruh karena memang ginjalu digantikan dengan ginjal yang baru. Akibatnya, lambat laun tubuhmu akan kembali berfungsi seperti sedia kala, dengan catatan kamu hidup dengan gaya hidup yang seimbang.

Baca juga:

Masalah yang mungkin muncul adalah menemukan pendonor yang tepat untuk tubuhmu. Biasanya dokter akan mencarinya dari keluarga terdekatmu yang memiliki kemiripan gen paling besar, sehingga akan lebih aman untuk dilakukan pencangkokan ginjal.

Pantangan cuci darah

Bila kamu sudah memutuskan untuk berhenti cuci darah, maka itu berarti kamu akan menempuh penanganan yang berbeda untuk mengatasi masalah sakit ginjalmu. Oleh karena keadaan ginjalmu tidak normal, maka beberapa hal yang perlu kamu lakukan agar kamu tidak mengalami sakit yang lebih parah adalah dengan menjauhi hal-hal di bawah ini.

Beberapa hal yang perlu kamu jauhi, atau pantangan yang harus kamu perhatikan adalah sebagai berikut:

  • Memakan makanan dengan kadar garam terlalu tinggi
  • Memakan makanan dengan kadar kalium terlalu tinggi
  • Memakan makanan dengan kadar oksalat terlalu tinggi
  • Beraktivitas terlalu berat
  • Minum alkohol
  • Memakan sayuran tinggi protein

Itulah beberapa cara berhenti cuci darah yang dapat kamu lakukan. Beberapa cara mungkin tidak sesuai dengan keadaan tubuhmu, oleh karena itu jangan lupa meminta pendapat dokter kepercayaanmu untuk memastikan apakah kamu dapat berhenti dari cuci darah serta bagaimana cara yang tepat untuk melakukannya. Semoga setelah berhenti dari cuci darah kamu dapat kembali sehat seperti biasanya.

Baca juga:

Sponsors Link
>
,
Oleh :
Kategori : Tips