Sponsors Link

Bolehkah Penderita Batu Ginjal Merokok? Ini Jawabannya

Sponsors Link

Ginjal memiliki peran yang penting bagi kesehatan tubuh kita. Oleh karena itu menjaga kesehatan ginjal merupakan suatu keharusan. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan ginjal. Mulai dari mengkonsumsi makanan sehat hingga menjalani pola hidup sehat. Kita dapat mengkonsumsi makanan sehat seperti misalnya buah untuk batu ginjal, buah buahan penghancur batu ginjal, sayuran untuk penderita batu ginjal dan menu makanan untuk penderita batu ginjal lainnya. Selain mengkonsumsi makanan yang sehat, kita juga perlu mengubah pola hidup kita untuk menjaga kesehatan ginjal. Caranya adalah berolah raga secara rutin dan menghindari kebiasaan buruk yang bisa merusak ginjal. Salah satu kebiasaan buruk yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan ginjal adalah merokok. Hubungan merokok dengan gagal ginjal jelas sekali ada. Namun apakah rokok juga dapat berpengaruh terhadap penyakit batu ginjal? Bolehkah Penderita Batu Ginjal Merokok? dalam artikel ini akan diuraikan secara lebih lanjut.

ads

Bahaya Merokok untuk Ginjal

Bolehkah Penderita Batu Ginjal Merokok?. Pertanyaan ini hanya dapat kita jawab jika kita mengetahui ada atau tidaknya bahaya merokok bagi ginjal. Menurut pusat kajian kanker di Inggris (Cancer Research UK), terdapat paling tidak 4000 bahan kimia yang terkandung di dalam rokok. Sekitar 80 diantaranya adalah bahan penyebab kanker. Adapun penyakit yang dapat ditimbulkan rokok diantaranya adalah:

  • Kanker paru-paru
  • Kanker kandung kemih
  • Kanker mulut
  • Kanker hati
  • Kanker pankreas
  • Tekanan darah tinggi
  • Kanker serviks
  • Stroke
  • Gangguan kehamilan
  • Menapouse dini

Selain penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas, merokok juga dapat menyebabkan kanker ginjal. Racun-racun yang dihisap melalui mulut ketika merokok dapat masuk ke urin. Segala zat racun yang ada di dalam rokok dapat berpotensi menyebabkan kanker, termasuk kanker ginjal.

Merokok jelas berbahaya bagi ginjal karena rokok dapat merusak fungsi ginjal dan akhirnya menyebabkan gagal ginjal. Namun apakah rokok dapat berpengaruh langsung rokok terhadap batu ginjal?. Merokok memang tidak memiliki pengaruh langsung dengan ginjal. Namun merokok dapat mengganggu kontrol hormon pada ginjal dan akhirnya mempengaruhi kerja ginjal. Kerja ginjal yang terganggu tentu akan menyebabkan ginjal sulit untuk menyaring racun di dalam darah. Sehingga berpotensi menyebabkan batu ginjal. Rokok juga mengandung racun logam kadmium, yang sering dihubung-hubungkan dengan pembentukkan batu ginjal. Selain itu, jika seseorang sebelumnya telah memiliki riwayat penyakit batu ginjal, dengan dia merokok dapat meningkatkan resiko pembentukkan batu ginjal di kemudian hari.

Kebiasaan merokok merupakan kebiasaan yang tidak sehat dan perlu dihentikan. Mungkin menghentikan kebiasaan ini memang sulit, karena kandungan nikotin dalam rokok dapat membuat orang ketagihan dan kecanduan. Jika sudah kecanduan, mungkin hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menguranginya sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa berhenti total. Berikut adalah tips yang dapat membantu untuk menghilangkan dan mengurangi kebiasaan merokok.

Sponsors Link

  • Konsultasikan ke dokter Anda mengenai alternatif lain dari rokok yang bisa menggantikan kecanduan nikotin. Seperti misalnya permen karet atau mungkin obat alternatif seperti Zyban.
  • Targetkan tanggal berhenti merokok dan buang semua rokok yang Anda punya.
  • Pikirkan strategi ketika godaan merokok mulai muncul, seperti:
    • Mengunyah permen karet, mengemut permen, mengunyah makanan ringan sepanjang hari, membuat waktu makan lebih lama dan lainnya.
    • Coba tarik nafas dalam-dalam dan bermeditasi.
  • Bergabung dalam program berhenti merokok.
  • Coba terus sampai benar-benar berhenti.

Jadi Bolehkah Penderita Batu Ginjal Merokok? Jawabannya adalah jelas tidak. Meskipun rokok tidak secara langsung mempengaruhi pembentukkan batu ginjal, namun rokok memiliki banyak racun yang dapat merusak fungsi ginjal. Hal ini tentu saja berbahaya, bukan hanya akan meningkatkan resiko pembentukkan batu tetapi juga dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah yaitu gagal ginjal.

Sponsors Link
>
, , ,