Sponsors Link

Biaya Transplantasi Ginjal yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Ginjal adalah organ penting dalam tubuh, khususnya pada sistem metabolisme tubuh. Fungsi ginjal ada banyak sekali. Fungsi utama ginjal yang paling banyak adalah untuk menyaring zat sisa metabolisme dan racun dalam darah. Fungsi lainnya adalah untuk mengatur cairan tubuh serta mengeluarkan hormon yang bisa memicu produksi sel darah merah. Apabila ginjal mengalami kerusakan, maka tentunya tubuh akan mengalami penumpukan racun dan limbah sisa metabolisme. Dampak buruknya, organ lainnya juga bisa terkena dampaknya yang diakibatkan tekanan darah dan elektrolit yang tidak seimbang.

ads

Salah satu jenis penyakit ginjal yang kerap kali terjadi adalah gagal ginjal. Gagal ginjal adalah kondisi dimana ginjal tidak bisa berfungsi dengan baik. Gagal ginjal memiliki atri bahwa fungsi kerja ginjal pada seseorang hanya tinggal 15 persen saja. Itu berarti tingkat kerusakan ginjal sudah mencapai 85 persen. Gagal ginjal terbagi ke dalam dua jenis, akut dan kronis. Perbedaan Gagal Ginjal Akut dan Kronik adalah dari kurun waktunya. Gagal ginjal akut terjadi secara mendadak, sementara gagal ginjal kronik terjadi secara bertahap.

Gagal ginjal yang sudah cukup parah biasanya menjadikan pasien harus rutin melakukan cuci darah. Cuci darah ini biasanya dilakukan 2 kali dalam seminggu. Tujuan Cuci Darah adalah untuk membantu membersihkan zat sisa metabolisme pada tubuh yang tidak bisa dibersihkan ginjal. Namun tentunya seseorang tidak ingin terus menerus melakukan prosedur ini, karena pasti menjemukan sekali jika setiap minggu, pasien harus ke rumah sakit 2 kali secara terus menerus. Belum lagi biaya yang dikeluarkan juga tidak murah. Biaya cuci darah itu sendiri jika ditotal dalam satu tahun bisa mencapai Rp 50 sampai 80 juta.

Maka dari itu, transplantasi ginjal merupakan salah satu solusi efektif yang biasanya direkomendasikan oleh dokter, terutama pada pasien Gagal Ginjal Kronis yang ginjalnya sudah mengalami kerusakan cukup parah. Walau biaya transplantasi ginjal juga tidak murah, namun transplantasi ginjal bisa menjadi solusi efektif dan bertahan seumur hidup tanpa perlu cuci darah kembali.

Prosedur Transplantasi Ginjal

Operasi transplantasi ginjal mencakup dua komponen penting, yaitu eksplantasi dan implantasi. Eksplantasi adalah proses pengambilan jaringan atau organ dari manusia yang masih hidup atau yang sudah meninggal. Implantasi adalah proses penempatan jaringan atau organ ke tubuh manusia yang membutuhkan transplantasi ginjal.

Jenis dari transplantasi ginjal itu sendiri ada dua jenis berdasarkan asalnya, yaitu donor dari orang yang masih hidup dan donor dari orang yang sudah meninggal. Namun yang lebih diutamakan adalah donor ginjal dari orang yang masih hidup. Hal ini dikarenakan manfaat transplantasi ginjal ini lebih praktis dengan efek samping yang lebih rendah. Selain itu, perawatannya juga lebih mudah, sehingga biaya transplantasi ginjal yang berasal dari donor hidup akan lebih terjangkau. Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan donor ginjal yang pas dan sesuai. Tentu perlu dilakukan beberapa pengecekan atau tes-tes kesehatan yang dilakukan sebelum operasi transplantasi ginjal dilakukan.

Pemeriksaan awal sebelum operasi dilakukan adalah dengan melakukan tes Human Leukocyte Antigen atau yang biasa disebut dengan HLA dan juga tes crossmatch. Sementara itu, sambil menunggu adanya donor ginjal yang sesuai, penderita gagal ginjal biasanya disarankan untuk:

  • Melakukan konsultasi rutin dengan dokter atau tim medis
  • Melakukan olahraga sesuai dengan rekomendasi dokter
  • Mengonsumsi makanan dan obat yang disarankan oleh dokter
  • Menghentikan kebiasaan merokok dan minuman beralkohol
Sponsors Link

Namun satu hal yang perlu diketahui adalah tidak semua penderita gagal ginjal bisa melakukan operasi transplantasi ginjal. Beberapa orang yang tidak bisa melakukan operasi ini antara lain:

  • Penderita kanker
  • Penderita penyakit jantung
  • Penderita penyakit paru-paru
  • Ada infeksi aktif dalam tubuh
ads

Prosedur transplantasi ginjal setelah menemukan donor yang cocok adalah langsung menjalani operasi. Operasi ini biasanya membutuhkan waktu 3 hingga 4 jam, tergantung dari kondisi masing-masing pasien. Pembiusan akan dilakukan secara total. Setelah operasi dilakukan, ginjal baru biasanya sudah bisa menjalankan fungsinya pada tubuh yang baru. Namun ada beberapa kasus yang membutuhkan masa adaptasi, sehingga produksi urine mungkin akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Selama masa adaptasi tersebut, konsumsi obat, Makanan Untuk Penderita Gagal Ginjal Kronis, dan juga cuci darah tetap bisa dilakukan, hingga ginjal baru bisa bekerja seperti ginjal normal pada umumnya.

Namun, setiap perlakuan medis pastilah memiliki risiko. Risiko dari transplantasi ginjal antara lain:

  • Terjadi infeksi
  • Terjadi penggumpalan darah
  • Penyempitan pembuluh darah arteri
  • Ureter atau saluran yang membawa urine bisa jadi tersumbat
  • Urine bocor
  • Tubuh yang menolak ginjal baru
  • Serangan jantung hingga stroke
  • Kematian

Maka dari itu, untuk pasien yang baru saja menjalani operasi transplantasi ginjal, selalu diperlukan konsultasi dengan dokter. Jika setelah menjalani transplantasi ginjal tersebut muncul gejala seperti demam, diare, atau sakit kepala berkepanjangan, ada baiknya segera hubungi dokter untuk antisipasi lebih lanjut.

Biaya Melakukan Transplantasi Ginjal

Seperti yang dijelaskan di atas, biaya transplantasi ginjal pastinya lebih mahal daripada cuci darah secara rutin. Apalagi ada beberapa Efek Terlambat Cuci Darah yang membuat pasien harus terikat pada program pengobatan tersebut. Sehingga, transplantasi ginjal ini akan memberikan dampak yang jauh lebih baik daripada sekadar cuci darah biasa. Hal ini dikarenakan pasien akan mendapatkan organ baru yang jauh lebih sehat, sehingga ginjal yang rusak akan dibuang. Saat ini biaya transplantasi ginjal bervariasi antara Rp 200 sampai 400 juta, tergantung situasi dan kondisi. Biaya itu belum termasuk ke dalam biaya tambahan yang berkisar kurang lebih Rp 40 juta.

Sponsors Link

Biaya transplantasi ginjal memang sangat mahal. Namun, biaya ini akan jauh lebih murah jika dibandingkan dengan melakukan cuci darah sebanyak 2 kali dalam seminggu. Jika ditotal, maka biaya transplantasi ginjal ini sama dengan 3 tahun atau 4 tahun perawatan cuci darah. Namun semua alternatif pengobatan itu dikembalikan kepada masing-masing pasien. Tapi ada baiknya rekomendasi dokter tetap dijalani agar kesehatan tetap terjaga. Dan bagi orang yang masih sehat, ada baiknya tetap menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Demikianlah penjelasan mengenai prosedur dan biaya transplantasi ginjal. Semoga artikel ini bermanfaat. Tetap jaga kesehatan dan pola hidup sehat Anda agar terhindar dari berbagai sumber penyakit.

Sponsors Link
>
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan